
"Bagaimana?!". tanya ipul pada istrinya.
Mereka selesai makan siang, dan ketiga anak mereka sedang belajar di kamar.
"Awal bulan kangsung masuk bang!". ucap lely.
Lely tadi pagi di pangil ke kantor dinas kesehatan provinsi. untuk mengambil berkas yang akan di bawa kerumah sakit daerah tujuan di kota B.
Dan surat tugasnya lely masuk ke rumah sakit daerah awal bulan depan.
Masih ada waktu untuk pindahan sepuluh hari lagi. Tapi mereka tidak sabar untuk pindah, karena ayah mertua ipul, katanya juga sudah mrnyediakan tempat untuk usaha fotocopy ipul.
"Ya sudah. kita berkemas saja. mungkin tiga atau empat hari lagi kita pindah!". jawab ipul.
"Apa urusan kontrak toko sudah selesai bang?!". tanya lely.
"Sudah. Sudah berurusan dengan bang zul. mereka akan pindah kesini saat kita selesai pindahan!". ucap ipul.
"Baik bang. kita mulai saja mengemasi barang kita. Aku kan sudah libur bekerja.
Biar saat mobil membawa barang kita sakali bawa saja. tidak bolak balik.
Lagian barang rumah juga tidak banyak. tempat tidur punya anak- anak. lemari, kulkas. peralatan dapur juga lemari kecil itu. dapur juga semua menempel kedinding permanen.
Yang banyak juga peralatan toko dan mesin fotocopy". ucap lely.
"Iya. dalam dua hari kita kemasi agar saat berangkat tidak ada yang tertinggal!". ucap ipul.
Dan lely di bantu ipul mengemasi pakaian kedalam koper.
Sampai malam mereka mengemasi pakaian mereka. Banyak juga ternyata. Untung kemaren abang zul meminjampan beberapa koper.
Tidak main-main. dua koper besar, dan empat koper sedang.
__ADS_1
"Bunda. kita kemana?!". tanya Adiva.
Dia melihat kesibukan ayah dan bundanya dari siang tadi. semenjak dia pulang sekolah, orang tuanya sibuk mengemas pakaian mereka.
"kita akan pindah sayang. kerumah kita yang di kota B". jelas ipul.
Mereka sering pulang kerumah mereka yang di kota B. selain setiap lebaran tiap tahun, dan saat liburan sekolah pasti akan menginap di rumah mereka. Walau sering juga menginap di rumah orang tua mereka.
Sekali sebulan mereka juga sering pulang, walau hanya sekedar jalan- jalan juga mengunjungi orang tua dan mertua.
Rumah mereka yang di kota B tidak di kontrakan. karena ibu lely tidak mengizinkan.
Sebab mereka masih sering berkunjung walau kadang hanya menginap semalam.
"Kenapa pindah?. terus sekolah Adiva? pindah juga!". tanya nya.
"Sekolah adiva juga akan pindah ke sana. Bunda kan sekarang bekerja di rumah sakit dekat rumah nenek!". jawab ipul duduk di samping putrinya.
"Besok kita kesekolah adiva ya. minta surat pindah. kakek sudah mendaftarkan adiva di sekolah dekat rumah kakek". tambah ipul.
Sikembar yang mendengar pembicaraan kakak dan ayahnya ikut bergabung. Dia duduk di dekat ayah dan bundanya. mendengar pembicaraan kepindahan mereka ke kota B.
"Semua senangkan. kalau kita pindah kerumah kita di kota B?!". tanya ipul.
"Senang yah. kan jadi dekat sama kakek dan nenek!". ucap mereka.
"Ok. sekarang semua istirahat ya. besok bantu bunda mengemasi buku dan mainan kalian. biar tidak tertinggal!". ucap ipul.
"Baik ayah!". ucap mereka berdiri.
Semua langsung menuju kanar mandi untuk mengosok gigi dan mecuci kaki. lalu menuju kamar untuk tidur.
"Kita lanjut atau istirahat dulu?!". tanya ipul pada istrinya.
__ADS_1
"Istirahat saja bang. pakaian juga sudah siap kok. tinggal beberapa untuk dipakai dua atau tiga hari ini.
besok mengemasi perkakas dapur. dan pakaian yang di jemur di atas!". ucap lely.
"Ok. ucap ipul". jam masih menunjukan pukul sembilan.
Tapi karena istrinya sudah capek. karena dari siang mereka berkutat mengemasi pakaian ke koper. hingga lima koper. juga buku dan peralatan yang ada di ruangan ini.
Seperti rencana kemaren. Ipul kesekolah adiva untuk minta surat pindah. dan dilanjutkan dengan mengemasi semua barang yang ada di lantai tiga dan dua ini.
Ketiga anak mereka juga ikut membantu mengemas mainan mereka. hingga semua selesai sampai malam.
Tadi sore lely mengabarkan pada abang zul. kalau malam ini mereka sudah bisa pindah, kalau banyak yang bantu menolong mengangkat barang ke mobil.
Maka selesai sholat magrib, abang zul datang dengan sebuah truk, yang akan membawa barang mereka ke kota B.
Kedua karyawan toko ipul juga ikut membantu mengemasi barang. hingga pukul sepuluh malam, semua barang sudah berpindah keatas mobil.
Ipul dan bang zul sekali lagi mencek ke lantai atas dan dapur. melihat apakan masih ada barang yang tertinggal.
yang tinggal hanya rak dapur dan rak toko yang menempel permanen di dinding. semua keperluan toko juga di bawa. karena juga akan di pakai di toko baru ipul di kota B.
Tepat pukul sebelas, mobil yang membawa peralatan milik ipul dan lely berangkat.
Dan ipul dan lely mengiringi dengan mobil mereka. Dengan ketiga anak mereka tidur di kursi belakang.
Memakai sabuk pengaman ganda. Ipul merebahkan kursi agar tidur mereka nyaman selama perjalanan.
Perjalanan yang akan di tempuh lebih kurang tiga jam untuk sampai di kota B.
.
.
__ADS_1
.