Istriku Lely

Istriku Lely
Kembali Ke Rumah


__ADS_3

Pukul dua lewat malam ipul dan rombongan sudah sampai.


Tapi kata orang suruhan ayah mertuanya yang menanti di tempat yang akan menjadi toko ipul mengatakan. kalau mereka istirahat saja terlebih dahulu.


Besok pagi saja bongkar barangnya.


"Sebaiknya istirahat saja di dalam terlebih dahulu. yang mau tiduran tidur saja di dalam. yang mau ngopi silahkan. didalam sudah tersedia.


Besok pagi akan ada yang datang membantu menurunkan barangnya dari mobil. itu pesan bapak!". ucap bapak yang menunggu mereka.


"Iya bang, sebaiknya abang istirahat saja dulu. lagian abang butuh istirahat!". ucap ipul.


"Nak ipul juga istirahat pulang. ini kunci rumahnya. besok pagi saja datang kesini lagi!". ucap bapak itu.


Maka supir dan kernet truk itu masuk kedalam ruko yang sudah terbuka lebar pintunya. dan ipul pulang kerumahnya.


Toko ipul tidak begitu jauh dari rumah mereka. karena toko berada dekat simpang ke perumahan tempat tinggal mereka.


Sesampai di rumah, ipul membuka kunci pagar dan garase sekalian. dan langsung memasukan mobilnya kegarase.


Sementara ipul menutup pagar dan pintu garase. lely membuka dan menghidupkan lampu dekat ruangan menonton.


Setelah pintu terkunci, ipul membawa satu persatu anaknya ke kamar bawah, dekat ruangan menonton.


"Tidak dibawa ke kamar atas saja bang?!" tanya lely.


"Tanggung. kita tidur di kamar bawah saja sekarang. biar cepat istirahat. sebentar lagi juga subuh". ucap ipul.


Lely membantu menyelmuti ketiga anaknya. dan, mereka rebahan di kasur besar yang berada di kamar bawah.


Saat azan subuh, dengan sedikit mengantuk ipul melaksanakan sholat subuh. dia membangunkan istrinya untuk sholat.


Selesai sholat subuh, ipul kembali rebahan di samping ketiga anaknya yang masih tertidur pulas.


lely ikut tidur di samping suaminya.


Hingga.

__ADS_1


Ipul yang merasa tubuhnya di goyang.


"Ayah bangun!!". ucap ketiga anaknya memanggil dan membangunkan ipul.


"Ah iya sayang. ada apa?!". tanya ipul masih sedikit mengantuk.


"Bangu ayah. kita sudah sampai di rumah kita!". ucapnya.


"Oh ya?!. Apa kok ayah tidak tahu?!". ucap ipul asal.


"Makanya ayah bangun!. nenek mengantar sarapan. banyak!". ucap Adiva.


"Ok sayang. tapi ayah masih mengantuk nih!". ucap ipul.


"Makan dulu ayah. nanti istirahat lagi!". ucap adiva yang paham, karena kenaren ayahnya sibuk, dan kurang tidur semalam. karena membawa mobil.


"Ok adiva sayang. kalian duluan saja sarapan ya sebentar lagi ayah menyusul!". ucap ipul pada putri sulungnya.


"Baik yah!. ayah cepat bangun ya. kata bunda kita mau melihat toko baru!". ucap Adiva.


Maka Adiva mengajak kedua adik kembarnya keluar kamar.


Ipul yang lelah memejamkan matanya sejenak. dan berusaha untuk bangun. melihat kejendela kamar yang belum terbuka.


Ternyata sudah terang.


Maka ipul bangun dari tidurnya, duduk sebentar. dan keluar kamar, dia melihat ketiga anaknya sedang sarapan. Dan istrinya menyiapkan sarapan.


"Sarapan dulu bang!. ibu mengantar sarapan pagi". ucap lely.


"Abang mandi dulu sayang!". ucap ipul.


Dia menuju kamarnya di lantai atas untuk mandi sebentar.


cukup sebentar ipul mandi, untuk menghilangkan kantuk. karena hanya tidur beberapa jam.


"Sarapan abang sudah aku siapkan di meja!". ucap lely.

__ADS_1


Saat ipul menuruni tangga.


"Terima kasih sayang!". ucap ipul yang sudah segar karena baru selesai mandi.


Ketiga anaknya duduk di kasur santai yang ada di ruang menonton untuk menonton televisi.


Ipul menuju meja makan, untuk sarapan pagi. yang diantar mertuanya tadi pagi.


Ipul makan dengan lahap. selain lapar, ipul juga butuh energi banyak untuk bersiap menata tokonya nanti.


Lely ikut duduk di samping suaminya yang sedang sarapan.


"Tadi ayah berpesan, biar ayah dan ibu yang mengawasi penurunan barang dari truk.


Katanya kita di suruh ketoko siap zuhur dan makan siang saja!". ucap lely pada suaminya.


"Apa ayah tidak berangkat kerja?. tidak enak ayah izin tidak masuk kerja!". ucap ipul.


"Ayah bekerja. tapi ayah melihat sampai mau berangkat. dan ayah mertua yang akan di sana nanti mengawasinta!". jelas lely.


"Oo.. ". ipul paham. ternyata ayahnya juga ikut membantu mengawasinya.


"Kamu juga istirahat saja. biar tidak kecapek an. dari tadi sibuk terus!.


Anak-anak juga sudah mandi, dan sarapan. sekarang kamu yang butuh energi". ucap ipul sambil menyuapkan sarapan kemulut istrinya.


"Mereka tadi di bantu ibu mandi dan ganti pakaian. Aku juga mandi dan ganti baju saat mereka di bantu ibu!". jawab lely.


Ipuk mengangguk paham. dia tertidur lagi tadi setelah sholat subuh, dan baru terbangun pukul setengah delapan.


Mingkin dari pagi kemaren sampai tiba di rumah pukul tiga pagi dia kelelahan dan mengantuk.


Makanya saat anak-anaknya bangun dia tidak tahu. padahal dia tidur di samping mereka.


.


.

__ADS_1


__ADS_2