Istriku Lely

Istriku Lely
Ikut istri


__ADS_3

Ipul menepuk jidatnya. ternyata bukan punya istrinya. hampir saja dia memarahi istrinya.


"Ah itu dia sayang, di meja rias". ucap ipul seperti baru melihatnya.


Akhirnya ipul mengatakan kalau flashdisc itu di atas meja rias. malu kalau berkata jujur.


"Alhamdulillah.. untung ada. kata Dian ada bahan praktek isinya. Besok abang bawakan saja saat menjemputku. biar langsung diambil dian". ucap lely.


Bahan praktek apa? praktek mesum. ucap ipul dalam hati sambil melihat flashdisc teman istrinya dan meremasnya. yang membuat benih ipul berserakan di kasur dan bathrobenya.


"Bahan praktek apa. praktek koas ?!". Pancing ipul.


"Kurang tahu bang. kan punya anak kebidanan yang sedang magang. bukan bahan koasku". jawab lely.


"Ooo.. ok, besok pagi abang bawakan". ucap ipul akhirnya.


" baik bang..Assalamualaikum". ucap lely.


"Waalaikummussalam...". jawab ipul.


Ipul memandang sijun yang terkulai lemas dan masih terbuka. saat ini ipul sedang berdiri di dekat rak televisi. mengambil flashdisc yang ditanya istrinya tadi.


Lalu ipul berjalan ke meja rias istrinya, meletakan flashdisc tersebut.


lalu ipul masuk kekamar mandi dan mandi tengah malam gara- gara menonton film.


Ipul menyiram tubuhnya dengan air hangat untuk mandi secepat mungkin, karena sudah tengah malam. dan diluar masih hujan.


Selesai mandi ipul menganti seprai kasurnya. karena basah di bagian ipul rebahan tadi. Dia mengambil bed cover yang baru. dan memasukan seprei dan bathrobe ke keranjang kain kotor.


Setelah menganti seprai ipul pun tidur dan mematikan lampu. dan menstel alarm pukul setengah lima. karena ipul akan mencuci seprai dan bathrobe. malu jika ketahuan istrinya.


Karena hujan dan ipul baru siap mandi, ipul tertidur cepat. lagian sudah lewat pukul satu malam.


Paginya pukul tujuh ipul menjemput istrinya kerumah sakit. tidak lupa membawa flashdisc lucnut yang membuat ipul kesal.


"Tidak lupa kan bang?!". ucap lely saat ipul datang menjemput istrinya di depan igd.


"Punya siapa?!". tanya ipul memberikan flashdisc semalam kepada lely.


"Punya sivia, kemaren waktu dia mau pulang bertemu aku makanya dia titipin padaku, karena aku dinas bareng dian. dan dititipi untuk dikasih ke dian". jelas lely.


Ipul hanya menganguk saja. dia mengambil helm lalu memasang kan ke kepala lely.

__ADS_1


"Aku kasih ini dulu ke dian ya bang". ucap lely.


"Hmm". ucap ipul melihat siapa yang akan meminjam flasdisc itu.


Sesampai dirumah ipul tidak masuk kerumah. karena harus berangkat bekerja.


"Jangan lupa minta izin nanti ya bang. besok sudah jum'at. minggu pagi kita berangkat". ucap lely pada suaminya.


"Baik sayang. Abang akan minta izin nanti. kamu istirahat saja ya. Tadi abang sudah memasak untuk sarapan dan makan siang". ucap ipul.


"Baik bang". uca lely masuk ke garase.


Ipul mengunci pintu dari luar, dan juga pintu pagar. Menuju tempat bekerjanya.


.


Seperti yang dikatakan Lely, minggu pagi mereka berangkat menuju kita S di provinsi R


Rumah sakit daerah mengirim satu orang dokter alhi dan tiga orang dokter koas. Dokter koas diajak untuk mendampingi dokter ahli yang merupakan dokter senior mereka.


Dan kebetulan hanya lely yang perempuan. entah kenapa bisa hanya satu yang perempuan dalam utusan ini.


Makanya dokter senior menyuruh lely membawa serta suaminya. Dan ikutlah ipul dengan istri dan rombongan para dokter ke provinsi R.


"Para dokter semua, kita akan berada ke provinsi R selama seminggu. Seperti saat pertemuan kemaren, karena dokter lely satu- satunya perempuan. Maka beliau diminta membawa suaminya". ucap dokter senior yang bernama dokter Lukman.


"Buat suami lely. Saiful ya nama nya?. kenalkan aku dokter Lukman dokter senior. Yang ini dokter Rio dan sebelahnya dokter yudha. Mereka masih jomblo, jika mereka juga sudah menikah, akan disuruh membawa istri juga berangkatnya".


Perkenalan dokter senior kepada dokter yang ikut kepada ipul. saat mereka akan menaiki mobil jemputan.


"Terima kasih dok, pangil saja Ipul. semoga dengan ikutnya saya menemani istri saya tidak akan menganggu pekerjaan para dokter dan istri saya". jawab ipul berbasa- basi.


"Tidak menganggu kok Pul. malah kami senang, dokter lely akan lebih tenang bekerja jika suaminya ikut. karena kami tahu, akan canggung dokter lely dikelilingi para dokter ganteng ini". jawab dokter senior.


Yang membuat semua tersenyum mendengarnya.


"Terimakasih dokter semua. mau menjaga perasaan istri saya ini". ucap ipul memandang lely.


Setelah berbincang berbasa-basi, mereka berangkat ke bandara diantar mobil dinas rumah sakit.


Dan mobil rumah sakit akan mengantar ke bandara yang berada di ibukota provinsi. sekitar dua jam lebih berkendara.


Mobil yang akan mengantar akan berangkat pukul tujuh menuju bandara. karena pesawat yang akan membawa mereka ke provinsi R pukul sepuluh lewat.

__ADS_1


Kurang lebih empat jam penerbangan menuju provinsi R, dan sekali transit di ibukota negara. rombongan para dokter sampai di penginapan yang disewa pihak rumah sakit.


Penginapan yang disewa merupakan sebuah villa yang berada di tepi pantai. tidak jauh dari lokasi hotel tempat akan mengadakan seminar.


"Wow... menginap di villa ya dok. asyik lah kalau begini. tidak akan terkurung di hotel". ucap dokter rio saat sampai di depan villa.


"Iya dok.. bagusnya pemandangan villa yang akan kita tempati selama seminggu ini. menghadap ke pantai langsung viewnya!". ucap dokter Yudha.


Semua mengikuti dokter Lukman memasuki villa yang sudah dibukakan pintu oleh penjaga villa.


"Maka dari itu pimpinan rumah sakit menyuruh dokter lely membawa suaminya. karena kita akan menginap di villa, bukan di hotel tempat seminar.


Kalau menginap dihotel selama seminggu, akan terasa bosan. Setelah acara seminar pasti akan berkurung di kamar hotel, kapan kita akan jalan di pantainya". jawab dokter senior.


"Benar itu dok. hotel tempat seminarnya pun tidak terlalu jauh dari sini. mungkin bisa jalan kaki saja dari villa ini ". ucap dokter Yudha semangat.


"Cukup dekat, hanya sekitar tujuh menit jalan kaki". jawab dokter Lukman berdiri di ruang tamu vila. Dan menghadap ke dokter yang mengikutinya.


"Villa ini ada tiga kamar di bagian atas, dan dua kamar di bagian bawah. Karena dokter lely spesial. maka dia akan menempati kamar utama yang berada di atas.


Kamar utamanya di sebelah kanan setelah menaiki tangga ini". ucap dokter Lukman.


"Dan buat dokter Rio dan dokter Yudha, silahkan pilih kamar yang mana saja. mau di lantai atas atau di lantai bawah. Aku akan di kamar depan ini". tambah dokter Lukman sambil menunjuk kamar di dekat ruang tamu villa.


"Baik dok. Biar adil, kita juga di kamar atas saja". jawab dokter rio.


Ipul dan lely hanya mendengar ucapan para temannya. Karena dia juga paham dengan ucapan dokter lukman.


"Ok, silahkan beristirahat. kalau untuk makan malam dan sarapan sudah disediakan oleh pekerja villa ini saat waktunya akan makan.


Semua juga bisa memakai dapur disini, jika ingin memasak apa yang diinginkan. karena semua ada di sediakan di kulkas dapur". ucap dokter lukmam memberi tahu.


"Baik dok". ucap mereka semua.


"Satu lagi. untuk registrasi dan acara pembukaan seminar kehotel nanti malam. kita berangkat ke hotel bersama-sama setelah sholat magrib, kita makan malam di hotel. ipul juga boleh ikut kesana". tambah dokter lukman sebelum mereka bubar.


"Apa tidak menganggu kalau aku ikut dok?!". ucap ipul.


"Tidak. kamu boleh ikut pas acara malam. karena kita pulang akan larut. kamu akan menemani istrimu saat pulang ke villa. hanya malam ini saja yang acaranya malam. karena acara pembukaan dan registrasi". jawab dokter lukman.


Ipul mengangguk mengerti.


.

__ADS_1


.


__ADS_2