Janda Muda 2 Anak

Janda Muda 2 Anak
Kedatangan wanita ular


__ADS_3

Rumah Mama Ayyu kedatangan tamu tak diundang dia adalah Calista, entah mau apa lagi wanita itu datang kesini. Padahal Bima dan yang lain tak mengharapkan kehadiran nya lagi di rumah ini.


''Honey ... dimana kamu?''


''Honey ... honey ...''


''Berhenti!'' suara Bima menggema di seluruh ruangan, dan sukses menghentikan langkah wanita yang tak tahu malu itu .


''Honey ... aku rindu kamu.'' dengan tak tahu malunya, Calista maju lalu dia akan mendekati Bima ingin memeluk Bima. Tapi, sebelum itu terjadi sudah ada seseorang datang lalu menghalangi badan Bima yang akan di peluk wanita ulat itu.


''He janda, ngapain Lo halangi gue yang ingin peluk Bima, kekasih gue awas Lo.'' ujar Calista.


''Maaf mantan kekasih lebih tepatnya. Sebab kamu sudah memutuskan Bima, apa kau lupa? Dan saya berhak menghalangi mu dari Bima mulai saat ini.' ujar Nayna dengan tegas


''Ya, aku tidak lupa. Karena itu em, aku- aku saat itu sedang marah dan aku hanya bercanda, jadi itu artinya kami belum berpisah.'' ucap Calista dengan suara terbata


Semua terkejut mendengar tanggapan dari Calista ini.


''Apa? Kau bercanda, hahaha ... Calista, Calista. Sudah jangan buat keributan. Cepat kau pergi dari rumah ku ini, pergi!'' Bima mengusir Calista wanita yang sudah menorehkan luka di hatinya.


''Tidak honey, aku gak akan pergi semudah itu dari sini . Karena kamu harus mengetahui satu hal ini.'' ucap Calista ambigu


''Sudah lah , aku sudah tak ingin lagi melihat wajah munafik mu.'' sungut Bima tidak Sudi lagi menatap Calista


''Bima kamu harus tahu tentang ini dan ini semua tentang kita.'' ujar Calista kembali dengan memberikan kode tangan mengusap perut. Nayna melihat nya.


''Cukup Calista! Ku bilang pergi, ya pergi.'' Bima berteriak mengusir Calista


''Tunggu dulu, apa memang nya yang ingin kau bicarakan?'' Nayna penasaran


''Bim, aku--hamil.'' ucapnya begitu mengejutkan dan membuat semua yang mendengar langsung diam di tempat.


''Ha-hamil Bima!'' Mama berteriak kencang


''Hamil?'' Nayna bergumam tapi tentu ia shock

__ADS_1


''Ya Tante, aku hamil anaknya Bima tan hiksss.'' Calista langsung mendekati Mama Ayyu


''tan anak mu ini sudah menghancurkan hidup saya, dia sudah berbuat hal itu kepada saya. Tante hikss saya ingin Bima bertanggung jawab.'' Calista meminta dukungan dari Mama dan menyudutkan Bima


''Bima jelaskan semuanya!'' Mama masih menahan marah nya.


''Tidak ma, gak mungkin Bima melakukan itu gak ma, Bima gak pernah melakukan nya sama dia, bahkan Bima tidak Sudi ma tidak. Ma, Mama percayakan sama aku, ma aku gak mungkin kaya gitu, aku masih perjaka asli ma, aku juga masih punya harga diri, aku masih memiliki iman.'' ujar Bima mengatakan yang sebenarnya.


''Bim, kamu kok gitu sih, kamu ngelak Bim..Apa kamu lupa dengan apa yang sudah terjadi antara kita di apartemen Bim? Apa kamu lupa, kau telah menyentuh ku. Kau mencium ku, kau meraba-raba diriku. Bahkan kamu--- sudah-- memasuki ku Bima, apa kamu lupa, kau mengerang nikm--''


''Cukup! jangan kau teruskan lagi Calista! cukup! Apa bukti mu, bila Bima pernah meniduri mu hm?'' Nayna tak tahan lagi mendengar omongan Calista yang menyebutkan soal ranjang, Nayna gak sanggup menerima bila itu semua benar.


''Ohh kau mau bukti iya, tapi kenapa kau ingin bukti segala. Memang nya siapa dirimu. Kau juga kelihatan tidak suka saat aku mengatakan kalau Bima berada di atas ku hah?'' ucap Calista


''Karena aku-- ini-- istrinya.'' tegas Nayna


Degh!


''Apa istrinya? Tidak mungkin!'' Calista kini yang terkejut


Calista menggeleng dan Tertawa ''Hahaaaa gak mungkin Bim, tapi kalau iya kamu harus tahu janda, kalau kau ini mendapat kan bekas ku.'' Calista mengejek


''Calista sudah cukup, ku bilang jangan bicara Omong kosong lagi ya. Sekarang pergi lah Lista, sebelum ku seret kau hingga menyesal.'' ancam Bima


''Hei janda, apa kau ingin melihat bukti aku dengan Bima sedang tidur hah?'' Calista sengaja mengatakan nya pada Nayna, sebab Sepertinya dia ini kelemahan hubungan mereka.


''A-apa itu apa buktinya Calista?'' ucap Nayna dengan bibir bergetar


'Mbak Nay, kau jangan percaya.'' tapi Nayna seolah tuli kekeh ingin melihat bukti yang disebut Calista


''Baiklah kau lihat ini, saat aku tertidur dengan Bima.'' bisik Nayna dan memperlihatkan bukti-bukti dari foto yang memang ada Bima tidur bersama Calista.


''Tidak Mbak, kau jangan percaya.'' mohon Bima walaupun dia tak merasa tidur bersama Calista tapi yang Bima takutkan Calista akan percaya pada wanita ular itu.


Nayna melihat foto-foto yang di perlihatkan Calista. Awalnya Nayna hampir percaya, tapi ketika dilihatnya Nayna langsung tersenyum tenang.

__ADS_1


''Jadi ini bukti saat kau tidur bersama Bima?'' ucap Nayna


''Ya ini bukti nya, lihat lah aku dan Bima begitu menikmati.'' kata Calista percaya diri


''Lalu kau hamil berapa bulan sekarang?'' tanya Nayna kini mulai tenang


''I-itu, a-aku aku hamil lima bulan.'' jawab Calista


Nayna menatap pada Bima, lalu Bima menggeleng seolah jangan percaya.


''Jadi itu kamu sedang hamil lima bulan ya Calista, tapi ....Aku lihat kok ini sama ya dengan Foto yang orang kirim pada ponsel ku, beberapa tahun lalu.'' Nayna menekan kata terakhirnya


''A-apa maksud mu?'' Calista sudah panik


''Sebentar.'' Nayna mengambil dulu ponsel


''Aku tanya sekali lagi, ini beneran Anaknya Bima?'' ''Ya.'' Calista mengangguk


''Lihat ini lihat, tapi foto itu kenapa sama dengan foto yang kau kirimkan beberapa tahun lalu pada-ku Calista, kau pandai sekali berbohong rupanya ya. ckkkk.'' Nayna pun membongkar kebohongan Calista dan menunjukkan foto dari ponsel Calista yang di sebutkan bukti, juga foto di ponsel nya sama posisinya dan hanya waktu yang berbeda.


''I-itu , itu --'' Calista kesusahan lagi untuk membela diri


''Calista .... Kurang ajar sekali kau, kau sudah berbohong kamu memang manusia tak punya malu. Kau begitu hina , kau pembohong besar.Kau manusia rendah Calista, Cepat pergi dari sini. Jangan lagi menampakkan diri mu, dari hadapan ku.'' Bima marah besar dan untung lah semua ini hanya kebohongan, walaupun dia yakin dia ini masih perjaka.


''Tidak Bima, tolong maafkan aku Bim ... Aku aku memang bersalah Bima. Aku menyesal, maaf Bim. Tolong maafkan aku, kau mau kan kembali padaku Bima.'' Calista bersujud di kaki Bima dengan Meraung-raung Minta di maafkan.


''Pergi lah aku muak melihat mu.'' ucap Bima


Tiba-tiba Calista bangun dan dengan gerak cepat, Calista memeluk Bima lalu berbisik. ''Bim ... Aku, aku hamil anaknya Jonathan, Bima tolong aku. Dia gak mau bertanggung jawab Bima, dia kabur Bim. Bima, aku gak mau hamil di luar nikah Bim, aku ingin kau menjadi ayah bayi ku, kau mau kan Bim. aku mohon.'' bisik Calista dengan menangis tersedu-sedu.


''Kurang ajar!''


Plakkkkk!


Bagaimana tanggapan Bima, saat Calista meminta nya menikah Calista dan menjadi ayah dari anak nya yang ia kandung sekarang.? Setelah di tinggal oleh pria selingkuh nya itu? Dan siapa yang di tampar, siapa yang menampar? Lalu, seperti apa sikap Nayna ketika mendengar jawaban Bima.. Simak selanjutnya. .

__ADS_1


__ADS_2