Janda Muda 2 Anak

Janda Muda 2 Anak
Bima, Nayna dan Calista bertemu kembali


__ADS_3

Calista berpikir kalau dugaannya ini salah, karena acara pernikahan teman Reyhan di adakan di hotel yang jauh dari kediaman rumah Bima, mantan kekasih Calista itu.


''Ayo bi, Nona, kita duduk di sini saja biar kelihatan jelas pengantin nya.'' ajak Reyhan


''Iya mas.'' balas bibi sedangkan Calista menjawab dengan senyuman.


. ''Baik semuanya mohon untuk teneng dulu di tempat masing-masing ya, dan saya selaku pembaca acara dari Tuan Bima dan nyonya Nayna yang akan menikah pada malam ini, saya ingin mengucapkan terima kasih banyak atas kehadirannya Nyonya, Tuan Tuan sekalian. Untuk yang baru datang dipersilahkan untuk menduduki tempat yang sudah tersedia.'' ucap MC nya .


''Sebelum kita Mulai pada acara inti, marilah kita panjatkan doa pada Tuhan, sebelum kita panggilkan kedua mempelai, bagaimana kalau kita saksikan dulu hiburan dari artis spesial yang akan menemani acara ini, baiklah saya persilahkan kepada band untuk naik ke atas.'' MC menyuruh anak Band untuk mulai bernyanyi dan menghibur tamu undangan.


''Wahh mas Rey, ini acara nikahnya Nayna mewah sekali ya mas. Bibi mah gak nyangka akan sebesar mewah ini mas, dulu saja saat nikah dengan Bimo gak terlalu mewah gini Mas, ah benar ini Bimo sangat cinta sekali kayaknya dengan Nayna.'' ucap bibi yang dalam hati mengucap syukur juga bibirnya yang selalu tersenyum bahagia karena pondokannya mendapatkan pria yang baik.


''Bibi, apa bibi gak mikirin perasaan aku bi.'' ucap Reyhan pura-pura sedih


''Eh mas, aduh maaf kan Bibi mas..Hehee bibi kelupaan mas.'' ucap Bibi


''Hahaa, ya gak apa bi aku mengerti dan aku hanya bercanda kok, dan Sepertinya yang bibi katakan tadi itu benar bi, aku bisa lihat kok keseriusan Bima ini. Memang mereka paket komplit, dan Aku jadi senang bi, karena si Neng cantik mendapatkan yang baik.'' Reyhan mengakui juga yang bibi ucapkan tadi.


''Jadi apa mas gak sedih atau marah gitu mas?'' tanya bibi sudah menunjukkan ekspresi waspada


Reyhan langsung tersenyum, ''Tidak bi, Aku udah belajar ikhlas kan si neng cantik, ya walaupun ada lah rasa sakit hati, karena gak bisa dapatkan di neng.'' beritahu Reyhan


''Oh syukur deh Mas, bibi jadi lega tapi bibi ikut prihatin kok mas, ya cuma bibi lega takut saja mas belum bisa menerima.'' ucap bibi mengatakan ketakutan nya


''Apa bibi pikir Aku akan mengacaukan acara ini?'' tebak Reyhan


Bibi langsung nyengir, ''Hhhe maaf Mas.''


''Sudah bi gak apa, aku mengerti tapi asal bibi tahu aku gak mungkin melakukan itu, aku gak akan membuat si Neng cantik malu bi.'' ujar Reyhan


''Ini bibi baru suka mas, mas juga sebenarnya begitu baik Bibi doakan semoga mas Rey dapatkan jodoh untuk terbaik juga ya Mas.'' doa Bibi tulus untuk anak majikannya.


''Aamiin Terima kasih Bibi.''


''Kalian lagi ngobrolin apa sih,katak serius banget ?'' tanya Calista yang tidak terlalu fokus karena dia sedang menyusui anaknya tapi lewat dot, tidak langsung karena Reyhan yang melarang juga Calista setuju karena dia gak mau melakukan nya di depan umum.


''Nona nanti kalau Juna ingin *****, kamu bawa botol susu saja ya,'' ucap Reyhan sebelum pergi tadi


''Iya aku tahu, lagian aku juga memang ingin bawa botol.'' jawab Calista


''Iya itu bagus Nona, agar gak ada yang melihat mu ketika lagi menyusui si Juna,''

__ADS_1


''Kenapa memangnya kalau aku menyusui langsung di depan umum ?'' iseng Calista bertanya karena ingin tahu jawaban Reyhan


''Pertama apa kamu gak malu, lalu ke dua karena - aku- gak mau ada yang melihatnya.'' jawab Reyhan


Calista jadi salah tingkah..


Rey, tolong jangan buat Aku nyaman Rey, ku mohon. bisik hati Calista.


Kembali ke tempat acara, ''Ah gak ada aku gak bahas apa-apa kok, tadi cuma bibi bilang katanya dia ingin menikah lagi dan di adakan acara kaya gini.'' Rey sengaja mengalihkan pembicaraan.


''Bi beneran ?'' Calista langsung menanyakan nya pada bibi


''Apanya Neng ?'' bibi jadi tidak mengerti


''Yang tadi Rey bilang kalau katanya Bibi ingin menikah lagi dan juga ingin di adakan acara kaya gini bi?''


''Hah apa Neng ?'' bibi kaget lalu menatap Reyhan yang lagi senyum-senyum menggoda Bibi


''Ah si bos mah, bisa saja mengelak nya.'' balas bibi begitu ambigu


''Mengelak gimana bi?'' tanya Calista tak tahu ada apa antara Reyhan juga Bibi.


''Tidak Neng, bibi mah ingin menikah dengan acara mewah seperti ini, tapi bukan karena mau menikah lagi Neng, tapi maksudnya dulu gitu saat sama almarhum suami nya Bibi.'' ucap bibi Sri kini dia mengatakan Serius kalau anday saja bibi bisa mengulang menikah dulu yang ingin mewah begini.


''Eh, itu ponakan bibi sudah datang.'' bibi langsung heboh sambil nunjuk ke Arah depan.


Calista dan Reyhan ikut menatap pada yang bibi tunjukkan. Reyhan langsung tersenyum hangat memang gak mudah untuk melupakan Nayna si wanita anggun dan lembut itu. 'Neng cantik.' gumam Reyhan begitu mengagumi


Nayna datang dengan bergandengan tangan sama seorang pria yang membuat mata Calista melotot tajam.


'B-bima.' Calista langsung lemas dengan tatapan yang tertuju pada Bima dan Nayna.


''Nona, itu teman aku Nayna yang aku bicarakan, dia cantik kan dia itu sangat serasi ya dengan si Bima..Ya harusnya sih aku yang di sana.'' Reyhan berbisik di telinga Calista membuat wanita itu panas dingin sebab kini Reyhan juga memuji Nayna.


''Kamu suka sama si janda itu Rey?'' tanya Calista


Rey sedikit aneh dengan suara Calista yang berubah lalu Reyhan memutar kepalanya kini jadi menatap Calista ''Ada apa?'' tanya Rey


''Kamu suka dengan dia?'' ulang Calista


''Tadi kalau gak salah, aku dengar kamu bilang janda ya. Kamu kenapa tahu si neng cantik itu janda?'' tanya Rey dengan mata memicing

__ADS_1


''Jawab saja lah, kamu suka dengan dia?'' desak Calista lagi


''Ya aku suka--''


''Apa?'' pekik Calista terkejut


''Ya kenapa?'' Reyhan kebingungan


''Jadi kau juga, ah sialan.'' gerutu Calista


''Kamu ini kenapa sih Nona?''


''Tidak ada, sudahlah lupakan.'' cetus Calista menjawab


Aneh banget dia, jadi berubah lagi seperti waktu dulu kami bertemu. Sebenarnya kenapa dengan wanita ini. batin Reyhan


"Saya terima nikahnya dan Kawinnya Nayna Naima Aisyah binti almarhum Abdul dengan seperangkat alat sholat dan mas kawin sebesar 190223 gram di bayar tunai." Bima pun mengucapkan ijab Kabul dalam satu tarikan nafas terdengar lancar dan khidmat.



''Alhamdulillah Sah ...'' serentak ucap mereka yang hadir menjadi saksi .


Saat mendengarkan kalimat yang terucap dari mulut Bima ketika menyebutkan ijab Kabul nya pada Nayna ada dua orang yang tersakiti. Merasa sesak di dalam hati mereka. Dan itu adalah Reyhan juga tentunya Calista. Yang sebenarnya masih menyimpan rasa untuk Bima, walaupun dia berselingkuh tapi Calista akui Bima lah pria sejati yang baik.


Bibi menepuk-nepuk punggung tangan Reyhan untuk menguatkan. Reyhan pun balas tersenyum dan tak bisa di hapus rasa sedih nya, Bibi dapat melihat itu. Tapi bibi juga merasa bingung karena rupanya bukan hanya Reyhan yang sedih melainkan wanita yang Reyhan ajak dia sampai terlihat menitikkan air matanya.


Kenapa sama si Neng bule itu ya?. batin bibi


''Mas Rey, Neng bule. Ayo kita kesana kita ucapkan selamat untuk ponakan Bibi.'' ajak Bibi


''Iya Bi.'' ucap Rey dan Calista hanya diam tapi ikut berdiri juga.


Bibi berjalan lebih dulu dan paling depan lalu diikuti oleh Reyhan dan barulah Calista dengan menggendong anaknya ini.


''Bibi ...'' teriak Nayna merasa senang dengan kedatangan Bibi Sri, keluarga yang masih Nayna miliki sekarang ini.


"Nay.." Bibi cepat-cepat mendekati Nayna yang menunggu pelukannya.


"Bun, siapa itu perempuan yang di dekat Reyhan?" bisik Bima Masih terlihat samar pada posisi Calista


"Iya Yah siap- pa." ucapan Nayna terputus ketika sudah jelas di lihatnya wanita yang datang bersama Reyhan adalah Calista!

__ADS_1


"Ngapain kamu kesini Lista?" teriak Bima langsung terdengar tak suka dengan kehadiran Calista si mantan pacar yang telah menorehkan luka pada Bima. Bima menatap begitu tajam nya pada Calista bahkan rahang nya mengeras.


Bibi juga Reyhan sangat kaget dan terkejut ketika Bima marah secara tiba-tiba lalu kenal juga dengan Calista yang datang bersama bibi juga Rey.


__ADS_2