Janda Muda 2 Anak

Janda Muda 2 Anak
Kasih sayang Abang Cillo. Season 3


__ADS_3

OTHOR akan melanjutkan cerita ini, tentang Abang Cillo yang di berikan tugas oleh kedua orangtuanya untuk menjaga ke tiga adiknya, yaitu Cilla, Amira dan Amora.


Cillo diberikan tugas untuk menjaga ketiga adiknya karena kedua orangtuanya sedang berada di luar negeri untuk menghabiskan waktu tua mereka disana.


Juga hal ini Bima dan Nayna lakukan untuk membuat Cillo menjadi orang yang bertanggung jawab.


Kini umur Cilla dan Abang Cillo tidak lagi menjadi anak-anak bahkan bukan lagi anak muda, mereka sudah di semester akhir dalam pendidikan kuliah.


Bahkan Cilla dia sudah memiliki calon suami yaitu Zaki namanya.


Tapi Cillo sedikit tidak suka dengan sikap Zaki, yang terkenal anak genk. Sementara Cillo dia adalah anak yang mandiri sedari kecil sudah diajarkan dalam berbisnis oleh sang Ayah yaitu Bima.


Zaki memang anak dari orang kaya dan ternama. Namun kelakuannya jauh dengan Cillo.


''Ka, tadi Abang lihat pacarmu dia sedang nongkrong dan berbalapan Abang gak suka.'' suatu hari Cillo menemui kembarannya dan mengatakan yang dia ketahui tentang pacar Cilla, panggilan Cillo untuk Cilla adalah Kakak.


''Ya Terus Abang mau apa ?. Tapi dia baik sama Aku Bang, Zaki gak seperti yang Abang kira.'' jawab Cilla ini bukan yang pertama kali abangnya membahasnya ini, memang Zaki itu suka bergaul dengan anak genk namun yang Cilla tahu Zaki adalah pria yang baik kepadanya.


''Cill, Abang tahu kau mencintainya kan. Tapi apa kau gak bisa melihat kelakuannya di luar, Abang benar-benar tidak suka dengan dia dan jujur saja ya Abang ingin kau menjauhinya Cill.'' pesan Cillo dengan nada lembut


''Bang please stop deh, aku sudah besar kita seumuran ya! Aku tahu mana yang terbaik buat aku atau yang bukan! Aku kan yang menjalankan ini.'' tanya Cilla dengan marah tertahan dia merasa geram selalu saja seperti ini Abang yang membuat dia kesal.


''Tapi Kak, Abang seperti ini tuh karena Abang sayang padamu Abang gak mau kau menyesal.'' ucap Cillo memberikan nasihat

__ADS_1


''Udah lah Stop lagi urusi hidup ku, daripada pusing-pusing mikirin soal aku dengan Zaki, mending sekarang ini Abang sana cari pasangan yang akan membuat hari-hari mu menyenangkan, oh apa karena kau iri padaku? Kau tidak punya pasangan kan? Makanya sana cari!'' ejek Cilla mengira sikap Cillo itu karena ini.


''Cilla! jaga bicaramu! Abang tidak iri, kau keterlaluan!'' bentak Cillo balass geram dengan ulah adiknya ini


Suara ponsel Cilla berderai kemudian ia angkat dan setelah itu Cilla pun berlalu pergi meninggalkan Cillo sendiri.


''Mau kemana kamu?'' panggil Cillo berteriak


''Jangan ikuti aku ok!'' peringat Cilla menatap tajam


Huftt


''Dasar anak itu, kenapa keras kepala sekali!'' gerutu Cillo


[Iya bang ada apa hm? Kau terdengar lesu?] tanya bunda Nayna


[Bun, Abang lagi pusing menghadapi ulahnya anak bunda, dia tidak mau menuruti perintah Abang. Padahal Bun, Abang melakukan ini karena sayang padanya.] kalau ia ribut Cillo akan langsung curhat pada Nayna hanya Nayna lah yang bisa menenangkan dirinya.


[Siapa yang kamu maksud Bang? Cilla?] tebak bunda Nayna


[Huum Benar dia Bun,]


[Apa masalahnya?]

__ADS_1


Kemudian Cillo menceritakan soal adiknya yang kenal dengan satu pria namun Cillo tidak suka dengan Pria itu, karena beberapa kali Cillo melihat kalau Zaki ini suka nongkrong dengan anak genk motor.


[Ooh jadi itu yang kamu khawatiran, itu bagus Bang artinya iya kau peduli pada adikmu. Tapi apa selama itu kau pernah melihat pria itu bermain wanita dibelakang Cilla tidak?] ucap Nayna setelah mendengarkan penjelasan Cillo di telepon


[Apa maksud Bunda menanyakan ini, apa Bunda ingin sakit hati Cilla terjadi dulu?] Cillo marah


[Bukan begitu sayang, jawab Bunda kau pernah menjadi yang Bunda sebutkan tadi tidak?]


[Tidak Bun, dan jangan sampai dia mengkhianati Cilla.] belum apa-apa Cillo sudah marah mengepalkan tangannya


[Yasudah sekarang tugas Abang pantau terus Pria itu, dan jaga selalu Cilla ya bang. Pokoknya Bunda percayakan ini pada Abang.]


[Yasudah baik Bun, tentu Abang akan selalu menjaga mereka, oh ya katanya Amira dan Amora kangen sama Bunda dan Ayah, kapan kalian kembali?] tanya Cilla


[Nanti ya sayang, ayah mu masih ingin disini. Berikan salam rindu Bunda juga untuk adik-adik mu ya Bang.]


[Oh ok Bun, dan bilang juga pada Ayah, stop melakukan itu dengan Bunda, kalian disana harus benar-benar liburan, bukan hanya Bunda yang menjadi hiburannya ayah saja!] Cillo sengaja menyindir sang Ayah


[Hushh, Cillo. Awas nanti kedengaran ayah mu.]


[Hahaa, yasudah Bun hati-hati disana dekat macam itu.]


[Cillo, iya Ok sayang kalian juga hati-hati disana, I love you more!]

__ADS_1


[Love you Mom!]


__ADS_2