Janda Muda 2 Anak

Janda Muda 2 Anak
Dukungan Mami Rey


__ADS_3

Plakkkk


''Rey!''


''Rizki.!''


Calista dan Bibi tak menyangka bisa melihat Rey kena tampar tangan papi nya.


Tamparan keras harus di terima oleh Reyhan, ketika dia memilih Calista. Di bandingkan memilih pilihan yang lainnya dari sang Papi, yaitu mendapatkan harta juga menikah dengan Anisa. Wanita yang dijodohkan dengan nya .


Reyhan tidak menyesal dengan keputusannya ini, karena dia sudah sangat bulat dengan memikirkan sangat matang. Juga dalam keadaan sadar se sadar sadarnya walaupun hidup miskin tak apa yang penting bisa bersama wanita yang menurutnya pantas untuk ia perjuangkan.


''Kurang ajar kamu berani memilihnya, di banding meneruskan kekayaan Papi Reyhan !'' papi nya jelas marah dengan keputusan Reyhan


Reyhan balas tersenyum tenang, ''Bukan kah Papi yang memberikan pilihan itu, seharusnya tadi papi gak usah berikan dua pilihan segala Pi, kalau reaksi Papi akan kaya gitu. Karena dari awal sudah ku tegaskan dengan keinginanku yang akan tetap berdiri dengan pilihan hati ku Pi,'' kata Rey


''Reyhan, kamu sudah begitu di buatkan oleh wanita ini . Sampai kamu gak lagi menuruti omongannya Papi Rey, dan kamu,'' menunjuk Calista ''Kamu udah sukses membuat anak saya melawan saya, dan bertekuk lutut padamu memang kau itu wanita tidak tahu diri, apa sebenarnya yang kamu berikan untuk putra saya ini, sehingga dia jadi pembangkang hah? Apa kamu memberitahu tubuhmu itu untuk anak saya?'' ucap Papi Rey menuduh Calista melakukan hal yang di luar dugaan semua orang.


''Pi,stopp!''


''Rizki, jaga bicaramu!'' teriak Paman Calista angkat bicara karena kali ini Rizki Papi Rey sudah begitu keterlaluan dengan menghina Calista sampai sejauh itu.


''Kamu jangan ikut campur ya Sam, apa kamu akan menerima bila Sani jadi pembangkang gara-gara satu orang hah? Ayo jawab Sam? Menurutku, kamu juga akan sama dengan ku melakukan hal ini membuat anak mu sadar.'' ucap Papi Rey


''Tapi aku tidak akan sekejam kamu Rizki, sampai menghina orang lain seperti itu apalagi kalau belum tahu yang sebenarnya terjadi, aku akan lebih memilih diam.'' seru Ayah Sani jelas akan membela Calista, karena dia adalah keponakan nya juga Paman Sam tidak terima orang asing menghina ponakannya ini yang menuduh tanpa bukti.


''Apa kejam, aku ini mengatakan yang sebenarnya ya Sam, dia itu memang wanita hina. Kalau bukan coba mana sekarang suaminya wanita ini atau mantan suamiku? Oh astaga aku lupa dia itu kan tidak menikah mana mungkin ada mantan suami.'' Papi Rey habis-habisan merendahkan Calista


''Pi cukup ya Papi menjelekan Calista Pi, aku gak mau mendengarkan nya lagi cukup Papi buat keributan di sini, dan itu hanya buang-buang waktu saja Pi karena aku tetap akan memilihnya dia yang terbaik untukku.'' ucap Rey kekeh dengan pendiriannya

__ADS_1


''Rey , Papi gak nyangka beginikah balasan kamu setelah ya Papi berikan untukmu hah? Ini balasan kamu tidak mendengarkan Papi Rey?''


''Maaf Pi, keputusan Rey sudah bulat.'' Rey menegaskan sekali lagi dengan ucapannya dan ini tidak main-main


''Rey, kamu kembali pada Papi kamu Rey! Jangan perdulikan Aku atau Juna, pilihlah keinginan Papi kamu Rey, aku gak ingin masalah ini semakin besar Rey, juga aku gak mau kamu jadi membangkang gara-gara aku.'' ucap Calista dia sadar akan dirinya yang memang tidak pantas untuk Reyhan sedari awal juga. Ditambah dia melihat langsung penolakan bahkan penghinaan dari Papi pria yang dia cintai ini semakin membuat Calista tersudutkan dan tidak enak


''Tidak Nona, kamu percaya padaku kita bisa jalani ini sama-sama.'' ucap Rey


''Tapi Rey, itu Papi kamu orang yang menyayangi mu membesarkan kamu selama ini, kamu harus mengikutinya keinginan Papi mu Rey, aku hanya orang asing yang barusaja kamu kenal Rey mungkinkah kita memang tak berjodoh.'' ucap Calista sejujurnya saat mengatasi ini hati wanita itu rapuh dan terasa sangat sakit jelas karena Calista menyayangi Reyhan tapi bila karena dia Reyhan bermusuhan dengan Papi nya Calista akan selalu merasa bersalah.


''Calista ada benarnya Rey, mungkin kamu harus melupakan dia karena Papi mu tidak merestui hubungan ini, dan Paman gak mau Calista TERUS dihina seperti ini bila hidup dengan kamu Rey, sudahlah dia di hina oleh mantan kekasihnya, sekarang Paman tidak mau terulang kembali.'' sahut Paman Calista


''Kenapa kalian semua egois sekali ya, apa kalian ini tidak punya perasaan? Membuat anak saya tersudutkan. Di mana hati kalian itu?'' teriak Mami Reyhan tiba-tiba datang lalu menyela pembicaraan mereka


''Mi.'' panggil Rey terkejut karena Mami nya juga datang


''Kalian ini benar-benar egois, dan kamu saya ingin tanya padamu, jawab dengan jujur kamu menyukai anak saya tidak?'' Mami Rey bertanya tentang perasaan pada Calista dan menginginkan kejujuran


''Lalu kenapa tadi kamu tidak ikut memperjuangkan anak saya?'' tanya Mami Rey kembali


''Saya ... Saya ... Maaf kan Aku Rey, seharusnya aku juga memperjuangkan kamu,!'' Calista takut ia menunduk dan mengaku salah karena yang di katakan Mami Rey itu benar harusnya apapun yang terjadi Calista tidak usah mundur.


''Tidak apa Nona, yang jelas aku Sekarang senang dengan pengakuan mu ini kamu serius mencintaiku?'' Rey meminta jawaban lagi dari Calista


''Iya Rey.'' Calista mengangguk


''Terima kasih Nona, mulai sejarah jangan takut dan ayo kita jalani hubungan ini dari awal. Dengan ke jenjang yang lebih serius lagi kamu mau kan?'' Rey mengajak serius


''I-iya aku mau Rey!'' Calista malu-malu

__ADS_1


''Nah begitu dong, kalau seperti ini kan enak di lihatnya. Kalian kompak menjalani hubungan kalian, dan untuk mu Nak perjuangkan lah yang memang harus kamu perjuangkan. Untuk kamu Reyhan anak Mami, Mami bangga padamu sayang! Jangan takut untuk hidup miskin Nak, bila itu dijalankan dengan pasangan pilihan mu, Mami mendukung hubungan kalian!'' ucap Mami menenangkan


''Mi, makasih.'' Rey langsung memeluk Mami nya Rey bahagia dan bersyukur karena Mami nya merestui hubungan nya ini.


''IRa, untuk apa kamu datang kesini kalau ingin membela perempuan ini Ira? Kamu benar-benar tidak berguna bukannya mendukung suami mu untuk masa depan anak mu, tapi kau malah membela wanita murahan ini. Apa sebenarnya kehebatan dia.'' Papi marah pada Mami Rey, karena istrinya ini malah mendukung hubungan Reyhan dengan Calista.


''Mas, sudahlah jangan lagi ikut campur dengan hubungan dan pilihan hati anak mu, tidak akan bisa di paksakan mas, dan kalau dipaksa juga tidak baik untuk anak kita biarkan dia bahagia dengan pilihannya anak kita ini sudah besar. Bukan lagi Anak kecil yang mudah kita suruh untuk ini dan itu lagi, sekarang Reyhan kita sudah memiliki pendirian nya. Mas harusnya kamu bangga padanya ini.'' Mami menyadarkan suaminya dia saja bngga pada Reyhan


''Sampai kapanpun aku tidak setuju dengan hubungan mereka, Rey kalau kamu sudah benar-benar mengambil keputusan ini dengan hidup bersama wanita itu, baiklah tapi kamu dengarkan ini baik-baik kamu sudah bukan lagi anak saya, kamu di coret dari hak waris harta saya!'' Ucap papi nya Rey tidak main-main rupanya


''Baik Pi, aku terima juga dengan keputusan Papi aku gak masalah Pi, aku yakin dengan pilihan ku dan aku akan buktikan pada Papi aku bisa menjalani hidupku ini walaupun tanpa hartanya Papi.


''Ok kalau itu keinginan mu, kembali fasilitas yang Papi berikan untukmu selama ini.'' Papi Rey dengan tega merampas semua barang juga kendaraan yang pernah dia berikan untuk Reyhan.


Rey tak menyesal dia memberikan kembali semua barang mewah pada Papi nya, seperti kunci mobil juga SIM card nya semuanya sudah diserahkan kembali pada Papi Rey.


''Papi kamu keterlaluan!'' Mami protes dan gak menyangka suaminya bisa melakukan hal ini pada putra mereka.


''Jangan lagi ikut campur kamu Ira, atau mau saya usir juga!''


''Pi, tidak perlu memarahi Mami ku, urusan papi itu dengan aku bukan sama Mami.'' sahut Rey tidak terima Mami nya kena semprot juga


''Berhenti sebut saya Papi ya, kamu itu orang asing bagi saya kamu bukan lah anak saya!''


''Oh maaf Tuan yang terhormat, tapi jangan sekali-kali kasar pada Mami saya!''


''Mi, Mami percaya sama Rey ya Mi. Rey pastikan bisa jalani Semua ini, Rey tahu Mami bela Rey karena Mami sayang dan mendukung aku, tapi Mi aku mau gara-gara ini Mami bertengkar dengan Papi.''


''Iya iya, Mami mengerti maksudmu sayang, Calista jaga putraku jangan buat dia terluka, Mut titip Reyhan, aku percayakan ini padamu.'' ucap Mami

__ADS_1


''Baikk Tante, saya akan selalu menjaga nya dengan sangat baik.'' balas Calista


Dan Bibi Mut mengangguk paham. Papi dan Mami Rey pulang.


__ADS_2