
Sebenarnya ketika Rey menanyakan pakaian apa yang terakhir kali di kenakan Arjuna pada Calista, saat itu juga Rey melihat ada seseorang pria yang sedang menggendong anak kecil sepertinya seumuran Arjuna.
Maka saat sesudah mendengar penjelasan tentang pakaian Juna, Rey langsung berlari kencang dan mengejar pria yang lagi menggendong bayi tersebut.
''Berhenti ...'' teriak Rey sambil berlari
''Rey, kau mau kemana ?'' tanya Calista juga berteriak dan kaget saat pria itu tiba-tiba berlari
Rey langsung menahan pria yanng lagi membawa anak kecil ''Tunggu.'' ucap Rey pada orang itu
''S-siapa kau?'' tanyanya pria yang lebih tua sedikit dari Rey dan memakai pakaian serba putih seperti bekerja pada seseorang
''Berikan anak itu kepada ku, cepat!'' pinta Rey akan merebut anak laki-laki yang langsung menangis saat melihat kedatangan Reyhan
''Tidak bisa, dan siapa kau jangan coba-coba mengambil anak majikan saya.'' pria itu tidak mengijinkan Rey merebut anak laki-laki tadi
''Mas, jangan buat saya berbuat kasar pada mas ya, ayo cepat berikan saja anak itu padaku mas! Karena dia ini sebenarnya anak saya, dan anak saya ini di culik seseorang mas, apa mas tega memisahkan saya dengan anak laki-laki saya ini?'' tanya Rey dengan meminta pengertian pria itu
''Apa anak? Jangan mengarang cerita ya , ini tuh anaknya majikan saya cepat menyingkir.'' usir sopirnya Jo dan akan pergi dari hadapan Rey
''Hei hei, mau bawa pergi kemana dia? Kemari kan Arjuna ku sialan.''
Rupanya pria ini sudah tidak bisa bicara baik-baik sehingga tidak ada cara lain Rey pun terpaksa berbuat kasar dan Rey menghajar pria itu lalu dengan cepat merebut Arjuna
Bughhh bughh
Rey menghajar nya untuk menyelamatkan Arjuna dan langsung membawa Arjuna dalam gendongannya.
__ADS_1
''Ahh Awww.'' pekik sopir tidak bisa menghindar
Dari arah belakang ada Jo datang dan ia kaget karena sopirnya ini kena hajar seorang pria dan merebut Arjuna , kemudian Jo segera berlari dan mendekati sopir juga pria yang dulu ada di rumah sakit .
''Hei kau, kemari kan anak itu dasar kurang ajar, kenapa bisa di bawa dia '' teriak Jo memarahi sopirnya yang tidak becus
''Tuan, maafkan saya tadi pria ini maksa dan mengaku kalau dia adalah ayah dari bayi itu.'' ucap sopir
''Halah dasar kau sopir bodoh, kembalikan dia pria sialan, dia anakku.'' pinta Jo memaksa Rey mengembalikan Arjuna
''Tidak bisa semudah itu keparat, sudah ada aku yang tak akan membiarkan Arjuna di tangan mu lagi.'' balas Rey menegaskan
''Oh berani ya Lo sama gue, sini maju Lo.'' tantang Jo meminta Rey mendekati nya dan mereka adu kemampuan
Calista pun cepat ia berlari dan mengambil Arjuna juga ia tidak mau Rey berkelahi dengan Jo dan membuat Rey terluka.
''Rey, jangan berkelahi ku mohon.'' ucap Calista akan menengahi
''Jaga bicaramu Jo, kurang ajar sekali bahasa mu pada Putriku ini, dasar pria tidak punya perasaan dan hati kau Jo, ingat ini semua juga karena ulah mu.'' Papi marah saat Jo menghina Calista bahkan kini di depan umum
''Om om, siapa yang tidak punya perasaan Om, anak Om itu yang memang murahan dia ngaku sana-sini kalau anak yang dulu ia kandung ini adalah anaknya si Bima, apa Om tidak tahu akan hal itu?'' balas Jo semakin menjadi-jadi dan sangat menjelekkan Calista
''Diam kau!''
Plakkk!
Tak tahan Rey langsung menampar pipi Jo dengan begitu keras hingga bibir sisi Jo berdarah.
__ADS_1
''Kurang ajar kau berani ikut campur hah? Segitu ingin nya ya Lo sama wanita ini.'' kata Jo
''Cukup Jo, berhenti menghina ku ya, dan tolong jangan lagi ganggu aku dan anakku, bukankah aku ini hina lalu kenapa kau masih menggangu ku hah? Urusin aja hidupmu.'' pekik Calista ia tak tahan
''Aku akan pergi kalau kau berikan Juna padaku.'' pinta Jo sangat tidak tahu malu
''Apa memberikan Juna padamu, itu sangat tidak mungkin terjadi. Juna adalah milikku, dan kau bukan lah siapa-siapanya dia, kau orang asing yang gila.'' teriak Calista membalas ucapan Jo yang sangat kurang ajar
''Ayo berikan dia padaku, akan aku bawa dia pergi.'' tiba-tiba Jo merebut paksa Arjuna dari tangan Reyhan.
''Nona, cepat bawa dia pergi cepat Ayo!'' Rey memberikan Juna pada Calista dan ia langsung menghajar Jo habis-habisan
Kemudian dua pria itu saling menonjook dan menghajar balik hingga mengenai wajah dan perut atau tubuh lainnya yang terkena.
Disini Rey bisa membalas pukulan Jo hingga dia lah yang menang. Dan Jo kedapatan kalah, karena Jo tidak terima ia kalah dia pun tiba-tiba mengeluarkan sesuatu dari saku jaket nya dan ia langsung menyodorkan sebelah pisau kepada Rey.
Jo tersenyum smrik pada Rey yang terlihat keterkejutan dalam wajahnya ketika ia mengacungkan pisau yang tajam ke arah Rey.
''Jo, jangan macam-macam kamu, jangan berbuat sesuatu pada Rey !'' peringat Calista agar Jo tidak kelewat batas
''Semakin kau melarang, semakin aku ingin menghabisi pria mu ini.'' ucap Jo
''Tidak Jo, singkirkan pisau itu.'' pinta Calista
''Tapi aku ingin dia lenyap Calista.'' pekik Jo dan ia mencoba menus uk Rey.
''Jangan Jo ....!''
__ADS_1
''Rasakan ini.''
''Ahk Rey, Reyhan!'' jerit Calista sangat menggema di ruangan itu sehingga membuat semua orang juga ikut memekik dan terkejut melihat apa yang terjadi