Jerat Cinta Sang Mafia

Jerat Cinta Sang Mafia
Bab 21. Bertemu yang lainnya


__ADS_3

#Terjebak Gairah Sang Mafia 2


Bertemu yang lainnya




Selagi Arul memilih menu, Lova mengedarkan pandangannya. Tanpa sengaja, dirinya menangkap sosok wanita mengenakan masker serta hoodie abu-abu yang baru memasuki restoran itu. Yang menjadi masalahnya adalah, pria yang bersama wanita itu dapat dikenali oleh Lova sebagai Tom alias asisten pribadi Jeevan.


"Itu kan si Tom, kok dia disini?" batin Lova.


Karena penasaran, Lova memilih bangkit dari duduknya dan menghampiri pria itu. Namun, lengannya dicekal oleh Arul yang masih terduduk disana.


"Tunggu non, nona mau kemana?" tanya Arul.


"Ih lu diam dulu deh, gue cuma mau kesana tuh nyamperin orang!" ujar Lova.


"Tapi, dia siapa nona?" tanya Arul penasaran.


"Teman gue, udah ah lepasin!" kesal Lova.


Arul melepas pegangannya, kemudian Lova pun bergerak cepat menghampiri pria yang diduga Tom tersebut. Ia menyapa pria itu dan tersenyum ke arahnya, membuat sang pemilik nama terkejut lalu spontan menoleh ke wajahnya.


"Heh Tom!" sapa Lova.


"Hah??" Tom terkejut bukan main, ia bertemu dengan salah satu sahabat dari Dinda disana.


"Lova?" Dinda yang masih mengenakan masker itu spontan mengucap nama sohibnya, sehingga Lova pun beralih menatapnya.


"Eh lu siapa? Kok lu tau nama gue?" tanya Lova pada wanita di depannya.


Perlahan Dinda melepas maskernya, betapa terkejutnya Lova ketika melihat wajah sahabat yang selama ini ia cari-cari.


"Dinda?!" ucap Lova spontan.


"Ya ampun, ini beneran lu Din? Gue gak lagi mimpi kan?" Lova mendekat dan coba memastikan sendiri bahwa yang ia lihat saat ini benar-benar Dinda sahabatnya.


"Benar Lova, ini gue Dinda. Gue kangen banget sama lu, gak nyangka kita bisa ketemu disini!" ucap Dinda sambil tersenyum.


"Ih Dinda!" Lova langsung saja memeluk erat tubuh sohibnya itu dan melepaskan segala kerinduan yang ia pendam selama ini.


Dinda sama rindunya dengan Lova, mereka berpelukan sangat erat disana sampai mengeluarkan air mata kesedihan. Tom yang menyaksikan itu hanya bisa diam, jujur ia ikut terharu melihat dua sahabat yang saling berpelukan di dekatnya.


"Gue senang banget bisa ketemu lu lagi Din, lu kemana aja sih? Gue sama yang lain cariin lu terus tau, tapi belum ketemu juga," ujar Lova.

__ADS_1


"Sama Lova, gue juga nyariin lu tau sama yang lain juga. Untungnya kita bisa ketemu disini sekarang, jadi gue gak perlu repot-repot cari kalian lagi!" ucap Dinda sambil terisak.


Lova melepas pelukannya dan menatap wajah Dinda dengan intens, "Lo kok bisa sama si Tom sih? Gimana ceritanya?" tanyanya heran.


"Eee jadi gini..."


Dinda pun menceritakan semuanya pada Lova, hingga membuat wanita itu terperangah tak percaya dengan cerita Dinda.




Singkat cerita, Lova membawa Dinda ke tempat tinggal Queen. Tak lupa juga Arul serta Tom ikut bersama mereka kesana, menemani dua wanita yang sedang bersenang-senang setelah cukup lama tidak bertemu. Ini adalah hal yang paling ditunggu Dinda, ia sudah tidak sabar ingin bertemu kembali dengan teman-temannya yang lain.


"Din, ini dia rumahnya Queen yang baru. Dia sekarang udah jadi pemimpin kelompok mafia loh, gantiin papanya. Gue salut banget sama tuh anak, gila kan?" ucap Lova.


"Oh ya? Waw keren dong si Queen, terakhir gue ketemu sama dia kan dia masih jadi peliharaannya si Jeevan. Eh ternyata sekarang dia udah jadi bos mafia," ucap Dinda geleng-geleng.


Mendengar itu, Tom sedikit kaget. "Jadi, Queen pimpinan baru kelompok walters?" batinnya.


"Yaudah, yuk kita masuk aja ke dalam!" Lova mengajak Dinda memasuki rumah Queen.


"Yuk!" Dinda mengangguk setuju.


"Arul, lu disini aja ya? Gue sama teman gue mau masuk ke dalam, ini rumah teman gue jadi aman kok," ucap Lova pada pengawalnya.


"Iya iya, bawel banget sih lu! Udah yuk Din, gue gak sabar mau temuin lu sama yang lain!" ucap Lova.


"Okay!" Dinda setuju saja, lalu ia beralih menatap Tom yang sedari tadi hanya diam di sebelahnya.


"Eee Tom, kamu mau ikut atau enggak? Kita ketemu sama Queen dan teman-teman aku yuk!" ucap Dinda pada Tom.


"Jangan sekarang deh Dinda, aku takut Queen masih marah sama aku. Nanti yang ada malah terjadi keributan di dalam," tolak Tom.


"Iya juga sih, Queen kan belum tahu kalau kamu udah gak kerja lagi sama Jeevan," ucap Dinda.


"Yaudah, kita berdua aja yuk Dinda!" sela Lova.


Dinda manggut-manggut menuruti perkataan Lova, mereka pun melangkah bersama-sama ke dalam rumah itu untuk menemui Queen serta teman-temannya yang lain. Sedangkan Tom dan juga Arul menunggu di luar berdua.


"Anda sudah lama jadi pengawal Lova?" tanya Tom memulai pembicaraan.


"Eh enggak, baru berjalan beberapa hari ini. Sejak peristiwa hilangnya non Lova, tuan saya alias papanya non Lova minta saya untuk menjaga putrinya mas," jawab Arul.


"Oalah, tapi saya lihat-lihat pandangan anda ke Lova kayak beda. Suka ya sama Lova?" tebak Tom.

__ADS_1


"Hah??" Arul tersentak kaget, entah mengapa tiba-tiba dirinya merasa gugup.




Queen, Aulia dan juga Nina kebetulan masih berada di rumah itu. Mereka baru selesai menikmati sajian makanan yang disediakan Queen sebelumnya, kini ketiga wanita itu tengah asyik berkeliling di sekitar taman samping rumah Queen.


"Nah guys, taman ini nih gue sendiri loh yang design. Menurut kalian gimana, bagus apa enggak?" ucap Queen.


"Ohh, bagus banget sih ini Queen. Emang gak salah lu dulu sering ikut lomba design," ucap Aulia.


"Hehe, sebenarnya gue ngasal aja sih bikin design taman ini. Awalnya gue gak nyangka bisa jadi sebagus ini," ucap Queen.


"Ngasal aja udah begini, gimana kalau serius coba? Beuh pasti makin mantap!" ujar Nina.


"Terlalu lebay ah kalian! Gue jadi malu tau dipuji terus kayak gitu," ucap Queen memerah.


"Yah elah dia malah baper, pantas aja dulu lu susah buat kabur dari markas Jeevan, ya karena lu gampang baper kan?" kekeh Aulia.


"Apaan sih? Gausah bahas-bahas tuh cowok lagi deh!" kesal Queen.


"Iya iya sorry.." Aulia tersenyum lebar.


Tak lama kemudian, Jago muncul menghampiri mereka. Pria itu mendekati Queen dan berbicara pada wanita tersebut.


"Nona, permisi!" ucap Jago pelan.


"Eh elu, ada apaan?" tanya Queen singkat.


"Itu nona, di depan ada neng Lova sama satu orang temannya mau ketemu," jawab Jago.


"Ohh, yaudah suruh masuk aja! Lagian tumben banget sih Lova pake izin segala, biasanya juga langsung masuk kesini," ujar Queen.


"Iya nona, katanya biar nona aja yang ke depan buat temuin neng Lova sama temannya!" ucap Jago.


"Oh gitu, benar-benar dah si Lova. Dia bawa teman siapa sih?" ujar Queen.


"Mana gue tahu Queen, sana gih lu cek aja ke depan biar tau!" ucap Aulia.


"Iya, kalian ikut juga yuk!" ajak Queen.


Aulia dan Nina mengangguk bersamaan, mereka lalu melangkah ke depan rumah untuk menemui Lova yang sudah menunggu. Mereka penasaran siapa orang yang dibawa Lova kesana.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2