Jodoh Di Kejar Dateline

Jodoh Di Kejar Dateline
100


__ADS_3

Aletta dan Andin tiba dirumah, masih menunggu kabar dari Alvaro dan Angga mengenai Nathan. Semoga saja mereka baik-baik saja


"Kalian dari mana aja?" Tanya mama April yang ikut bergabung duduk di ruang tengah


"Dari kedai es krim ma" jawab Aletta


Mama April meminta mbok Sum mengambilkan jus untuk Aletta dan Andin, " tadi mamy Alda bilang kamu harus banyak makan sayur Al, karena kamu ga suka sayur selama hamil mama campur jadi jus. Diminum ya"


Aletta mengangguk, "iya ma nanti Al minum"


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Alea pulang lalu bergabung bersama duduk diruang tengah, "kebetulan gue haus" Alea langsung meminum jus yang ada di hadapan Aletta


"Alea, itu punya Aletta" kata mama April


"Alea haus ma"


"Tapi itu mama buat khusus buat Aletta.."


"Tinggal suruh mbok bikin lagi ma kenapa harus marah sih"


"Udah ma gak apa- apa biarin aja, kasian Alea baru pulang kerja pasti capek" ucap Aletta


"Tapi itu jus khusus buat kamu Al, itu udah mama campur sama vitamin kamu seperti biasanya"


Alea menyemburkan sisa jus yang diminumnya, "kenapa mama ga bilang sih"


"Lah kan mama bilang itu mama buat khusus buat Aletta, Kamunya aja ngeyel"


"Mama kenapa sih pilih kasih banget, semenjak Aletta hamil semua orang meratiin dia. Kalian semua gak sayang apa sama Alea?"


"Ngomong apa sih loe Le, mulai ngaco. Mending loe mandi gih biar otak loe fresh" mendengar ucapan Alea barusan mendadak perasaannya tidak enak


"Emang bener kan semua orang peduli sama loe ga ada yang peduli sama gue"


Aletta hanya geleng-geleng kepala, sepertinya mood kakaknya itu sedang tidak baik.


"Siapa sih yang ga peduli sama loe Lea?" Tanya Andin


"Keluarga gue, temen-temen gue.. Kalian bahkan ngumpul ga ngajak gue"


Aletta terkekeh, "baper loe Lea, tadi kita ga sengaja ketemu. Nathan pulang kerja nganter gue ke Kedai nunggu Varo disana terus ga sengaja ketemu Andin sama Angga."


"Bahkan Nathan aja bela-belain nganter loe, sementara gue istrinya seharian ga di kasih kabar" sinis Alea

__ADS_1


"Alea, kamu kenapa sih? Kalo capek mending istirahat nak" kata mama April


"Iya Le mending loe istirahat gih..." Timpal Andin


"Aletta... Sayang...."


"Iya pah, Aletta di ruang tengah."


"Al, nih cobain tadi papa mancing loh katanya kemaren kamu pengen makan ikan bakar" papa Ferdi muncul dari dapur sambil membawa piring berisi ikan Nila bakar diatasnya


"Papa repot-repot deh, makasih ya pah"


"Cobain dulu.. ini papa yang panggang langsung"


Aletta mencicipi ikan bakar buatan papa Ferdi lalu mengacungkan dua jempol, "enak banget pah"


"Yaudah kamu makan gih mumpung anget"


"Nanti aja pah, nunggu yang lain...biar sama-sama makannya.."


Papa Ferdi mengusap kepala Aletta, "yaudah papa mau mandi"


Alea yang menyaksikan perlakuan papa Ferdi menatap Aletta nanar, hatinya seketika panas. Kata-kata Sarah di cafe tadi kembali terngiang di telinganya.


"Aku yakin bukan cuma suami kamu yang perhatiannya teralih tapi semua keluarga kamu juga cuma perhatian sama Aletta, ga ada yang peduli sama kamu"


"Kamu yakin ga cemburu, kalo aku jadi kamu aku pasti cemburu. Bahkan ibukamu aja lebih sayang sama Aletta dari pada sama kamu yang jelas-jelas anak kandungnya..."


Kata-kata Sarah memenuhi isi kepala Alea, semua kejadian hari ini dari mulai Nathan pergi bersama Aletta, teman-teman yang berkumpul tanpa mengajaknya, mama dan papa yang begitu perhatian terhadap Aletta. Kenapa semuanya serba Aletta lalu siapa yang peduli pada dirinya?


Alea yang geram membanting gelas yang ada didepannya, membuat semua orang yang ada didepannya terkejut.


"Bisa ga sih jangan Aletta terus, mah pah anak kalian tuh bukan cuma Aletta tapi ada Alea juga"


"Alea, loe kok ngomong gitu sih.. mama sama papa sayang juga sama loe"


"Stop Aletta, berhenti berpura-pura jadi orang baik. Gue muak sama loe"


Aletta menatap Alea tak percaya, bagaimana bisa kakaknya berkata seperti itu.


"Loe..."


"Gue benci sama loe Aletta. Gue benci. Selama ini loe selalu dapetin apa yang loe mau, bahkan nyokap gue ibu kandung gue lebih sayang sama loe dari pada gue... Papa juga lebih sayang sama loe karena loe anak dari perempuan yang dia cinta. Sementara gue apa, ga ada yang peduli sama gue"


"Alea!!! Jaga sikap kamu" bentak mama April


"Kenapa ma? Mama ga suka kalo anak kesayangan mama terluka, huh?"

__ADS_1


"Alea mama sayang sama kamu nak, kamu anak mama Aletta juga anak mama"


"Enggak ma, selama Aletta hamil semua orang selalu ngasih perhatian lebih ke Aletta tapi ga ada yang peduli sama Alea bahkan Nathan juga lebih care sama Aletta dari pada Alea"


"Gue ga ngerti kenapa loe punya pikiran sepicik itu sama gue. Cuma karena mereka lebih perhatian sama gue dari pada sama loe." Aletta hanya geleng-geleng kepala menanggapi ucapan Alea


"Gue benci sama loe Al"


"Sama gue juga.. bisa-bisanya loe punya pikiran begitu sama gue. Salah gue sama loe apa sih?"


"Salah loe adalah terlahir diantara keluarga gue"


Plak


Alea terkejut begitu juga dengan mama April, Aletta dan Andin yang sama terkejutnya.


"Jaga ucapan kamu Alea!! Papa ga pernah ngajarin kamu jadi anak kurang ajar kaya gini. Kamu sama Aletta sama-sama anak papah, darah daging papa. Bisa-bisanya kamu bicara begitu." Tangan Ferdi bergetar setelah menampar Alea secara tidak langsung putrinya itu menghina mendiang istrinya


Alea menyeringai, "bahkan papa tega nampar aku pah."


"Karena kamu sudah keterlaluan Alea"


"Gue tau loe benci sama gue.. tapi jangan pernah loe hina nyokap gue." mata Aletta memerah ia langsung pergi setelah mengatakan itu


"Al.. loe mau kemana?" Andin mengejar Aletta yang sudah lebih dulu pergi dengan mobil Alvaro


"Astaga kenapa jadi rumit sih..." Andin ingin mengejar tapi tidak tau harus mengendarai apa, ia merogoh saku celananya mengeluarkan ponselnya menghubungi Alvaro.


"Halo"


"Ya Andin kenapa?"


"Ro gawat, Aletta Ro..."


"Aletta kenapa?"


"Panjang ceritanya intinya dia ribut sama Alea dan sekarang pergi bawa mobil ngebut lagi Ro.."


Terdengar umpatan dari ujung sana, "oke Andin thanks"


"Aletta mana Andin?" Tanya mam April panik


"Pergi Tante bawa mobil, Andin bingung mau ngejar pake apa"


"Pak Anto... Siapin mobil" teriak mama April yang langsung pergi bersama Andin mengejar Aletta.


slow update epribadeeh 😉

__ADS_1


typo every where 😂


__ADS_2