
Satu bulan berlalu, sejak papa Ferdi memutuskan perjodohan Aletta dengan Reynar kehidupan kedua gadis itu berjalan normal walaupun Eyang masih pada pendiriannya mempertahankan Ferel untuk Alea.
Tapi sesuai perjanjian diawal Ferel dan Alea tetap menolak namun mereka akan mengatakannya nanti ketika orang tua Ferel kembali setelah perjalanan bisnis dari luar negeri.
Tradisi tetap tradisi sebelum usia mereka menginjak 21 tahun mereka harus sudah menikah.
Eyang mengatakan akan bertemu dengan Alvaro dan Nathan setelah Alvaro pulang dari Jerman. Ujian calon mantu season dua akan segera dimulai.
Alea dan Nathan semakin mesra, sementara Aletta dan Alvaro masih jadi pejuang jarak, entah sampai kapan.
"Heh, mau kemana lo?" Tanya Aletta melihat Alea keluar kamar dengan setelan kasualnya
" hari ini Nathan mau latihan balap mobil gue mau nemenin dia" jawab Alea
"Alea... Lo udah bolos beberapa hari yang lalu demi nonton Nathan latihan. Masa hari ini bolos lagi.. Alea ini akhir bulan, kita lagi pada tutup buku, kerjaan banyak. Papa keluar kota masa lo mau bolos juga sih"
"Hari ini doang Aletta"
"Dua hari yang lalu juga lo bilangnya begitu. Lagian Nathan cuma latihan bukan mau tanding. Lo ga nemenin juga gak papa kali"
"Ga bisa Aletta gue harus nemenin dia.. kemaren gue liat ada Renata disana. Gue yakin hari ini juga dia Dateng , dia masih ngarepin Nathan"
"Lo percaya aja kali Lea sama pacar lo itu, gue yakin Nathan ga bakal tergoda lagi sama mantannya"
"Gue percaya sama Nathan tapi enggak sama mantannya"
Aletta menghela nafas panjang, susah berhadapan sama orang yang lagi cemburu, pikirannya
" udah ahh udah siang gue berangkat ya. Nanti kalo selesai cepet gue ke kantor" Alea langsung berlari menuruni tangga
Aletta berdecak kesal, "dasar Racer couples"
Aletta yakin hari ini akan jadi hari yang melelahkan baginya.
*****
Alea tiba di sirkuit setelah menempuh jarak satu jam lamanya, karena hanya sesi latihan tidak banyak orang disana.
Alea baru tahu ternyata dari dulu pacarnya itu sudah menekuni macam- macam dunia per-balapan. Mulai dari mobil, motor yang terbaru balap karung dan makan kerupuk sisa 17an yang lalu. Heheπ
Ngomong- ngomong soal balap jujur Alea agak khawatir dengan kekasihnya itu. Gimana gak khawatir wong kebut- kebutan di track. Resiko keselamatan dipertaruhkan.
tapi bagaimana lagi ia tidak mungkin melarang. Hanya bisa mendoakan yang terbaik semoga Nathan selalu dalam lindungan Tuhan.
Alea langsung masuk ke basecamp, disana ada Angga yang baru keluar lengkap dengan Racing suit birunya.
"Andin ga ikut?" Tanya Alea
"Banyak kerjaan dia"
"Nathan?"
"Lagi ganti baju"
Beberapa menit kemudian Nathan keluar setelah mengganti pakaiannya dengan Racing suit berwarna hitam.
"Hai" sapa Alea
"Kamu ke sini kok ga bilang- bilang?"
Alea hanya nyengir mendengar pertanyaan Nathan
"Kamu bolos ke kantor lagi ya?"
"Aku pengen liat kamu latihan"
Nathan menghela nafas, bukannya ia tidak senang ditemani Alea jujur ia sangat bahagia pake banget malah tapi ya itu ia tidak enak pada calon mertuanya, apa yang dipikirkan papa Ferdi coba kalo tau Alea bolos ke kantor cuma mau liat Nathan latihan? Bisa di cap memberi pengaruh buruk nantinya
Yang kedua, ia tidak enak hati dengan Aletta. Beberapa hari yang lalu saat Alea bolos ke kantor dan menemani dirinya latihan, gadis itu mengambil alih semua pekerjaan kakaknya hingga pulang larut malam.
Saat itu Nathan mengantar Alea setelah latihan mereka jalan-jalan hingga baru tiba dirumah Alea Jam 8 malam bertepatan dengan gadis itu yang baru pulang dengan wajah lelah. Bahkan saat di sapa pun Aletta tak menyahut. Hal itu makin membuat Nathan merasa tidak nyaman.
"Jangan sering-sering bolos yank, kamu bisa nemenin aku latihan kalo lagi weekend"
"Kamu ga seneng aku di sini?" Tanya Alea agak ngegas
"Bukan gitu yank, aku seneng banget. Tapi aku ga enak kalo kamu bolos ke kantor terus. Nanti papa kamu mikir apa tentang aku, terus kerjaan kamu pasti numpuk nantinya." Kata Nathan mencoba memberi pengertian
Alea mengangguk mengiyakan. Sebenarnya kalau bukan karena melihat Renata waktu itu ia tidak akan jadi over protektif begini pada Nathan.
Bagaimana pun Alea yakin Renata punya niat yang tidak baik. Bukan maksud mau su'uzan tapi gimana ya tetap susah sih mau berfikir positif tentang dia.
"Yaudah aku latihan dulu ya. Kamu jangan kemana- mana" pamit Nathan menyusul Angga yang sudah lebih dulu ke sirkuit
"Hati- hati yank jangan lupa doa" Alea langsung menuju tribun untuk menonton. disana ia melihat Renata yang sedang tertawa bersama
"Nadine" gumamnya
Jadi Nadine sama Renata berteman, batin Alea
Alea duduk di tribun bagian atas, agar tidak terlihat oleh kedua gadis itu. ia akan mengawasi mereka dari jauh.
awas aja kalo mereka berani macem- macem, gumam Alea dalam hati
__ADS_1
sambil melihat Nathan Alea memainkan media sosial miliknya dan sedikit panas begitu melihat story Renata yang memasang foto kekasihnya itu.
"dasar cewek ga tau diri, udah mantan masih aja.. calon- calon pelakor ada didepan"
Aleaaprilia semangat mas pacar @nathannavelino
β€οΈ Like by nathannavelino and 765.764 others
Nathannavelino β€οΈ @aleaaprilia
Rin_aletta woiiii kerja pacaran Mulu @aleaaprilia
Alvarowilliam πππ
Iam_anggaprawira kok gue ga di foto @aleaaprilia?
Andin_citra bucien
Olshopkeren ππ
Peninggibadan yuk mari diorder sis/ganπ
Coganindo mantapππππsukses bro @nathannavelino
Haterscecan cowoknya ganteng πππ
Fanscecan pacarnya keren kakakπππ
Fansnathan mas Nathanπππππ
Nathancalonsuamiku calon imam gue
Renatasesilia @nathannavelino β€οΈ
******
Seperti janji manis Alea yang katanya akan datang ke kantor tapi sampai jam kantor bubar bayangan gadis itu bahkan tak nampak disana.
beberapa pekerjaan Alea yang belum kelar mau tidak mau di ambil alih semua oleh Aletta, karena asisten papa Ferdi bilang Eyang minta semua laporan harus selesai hari ini juga. terpaksa Aletta dan para staf harus kerja rodi hingga malam.
Saking sibuknya Aletta bahkan tak sempat menjamah ponselnya, boro- boro main hape, makan aja ga sempet.
"Non baru pulang? Non mau makan ga bibi panaskan makanannya"
"Ehm nanti aja bi.."
"Hah? Dari Varo?" Pekik Aletta
Mbok sum mengangguk, "tadi ada kurir yang nganter makanan katanya buat non Aletta dari dokter Alvaro"
"Yaudah mbok tolong disiapin ya Aletta mandi dulu. makasih mbok"
"sama- sama non"
Aletta bergegas ke kamar dan langsung membersihkan diri.
30 menit kemudian ia keluar dengan baju tidur dan rambut yang masih basah. Diraihnya benda pipih dari dalam tas yang sudah seharian tidak disentuhnya.
Ada 20 panggilan tak terjawab dan 10 pesan masuk dan semuanya dari Alvaro
Alvaro
Al
Al
Al
sayang
π
Kamu udah berangkat ke kantor ya?
Are u okay?
Kayanya pacarku sibuk, jangan lupa makan siang
Kamu udah pulang kantor?
Jangan lupa makan
Aletta turun ke bawah sambil menggendong Ziggy. Mbok Sum sudah menyiapkan makan malam untuknya.
Rumah besar ini hanya ada dirinya, nampaknya Alea belum pulang. Sambil mengunyah makanannya Aletta menelpon Alvaro, lebih tepatnya video call.
Wajah Alvaro memenuhi layar ponsel Aletta, seperti biasa pria berkulit pucat itu tersenyum padanya.
"Maaf ya seharian aku sibuk banget, Alea bolos lagi terus tadi Eyang juga minta semua laporan kantor hari ini juga jadi aku kerja rodi" jelas Aletta
"Iya aku tau kamu pasti sibuk, kamu pasti capek.. jangan lupa makan abis itu istirahat."
__ADS_1
"Ini aku lagi makan" Aletta menunjukan makanannya, "makasih ya.."
"Buat?"
"Makanannya... Kamu perhatian banget"
"Aku tau kamu sibuk pasti ga sempet makan"
"Kamu tau aja. Hehe"
Alvaro hanya tersenyum, semua kebiasaan pacar kecilnya itu ia hafal.
hening
tak ada obrolan, Aletta sedang mengunyah makanannya sambil menatap mas pacar yang masih mengenakan jas putih lengkap dengan kacamata yang bertengger di hidungnya.
"Kalo kamu pulang kamu harus kasih tau aku.." kata Aletta setelah selesai makan
"Kenapa?"
"Pengen jemput kamu"
"Gimana kalo aku udah pulang terus tiba- tiba muncul di depan kamu?"
"Aku usir.. aku ga mau ketemu sama kamu. Aku bakal beliin kamu tiket ke Jerman lagi terus aku jemput kamu di bandara"
"Kok gitu?"
"Kita berpisah di bandara. Dan aku pengen kita ketemu di bandara."
"Ada- ada kamu Al.."
"Tapi aku serius Alvaro.. aku bakal suruh Security buat usir kamu kalo kamu pulang ga bilang sama aku"
"Iya iya... aku pasti bilang"
"tapi Kapan pulangnya?" Aletta memasang wajah sedih
rasanya ia sudah mencoret setiap tanggal di dua nama bulan di kalendernya yang artinya sudah dua bulan ia menjadi pejuang jarak.
"Lusa"
Mata Aletta membulat, "hah??? serius? Jangan bohongin aku deh dokter Varo"
"Aku serius, aku bakal pulang Lusa jadi kemungkinan minggu siang aku tiba di sana"
"Beneran pulang????" Pekik Aletta
Alvaro tertawa melihat ekspresi lucu kekasihnya itu, "iya"
Aletta langsung menggendong Ziggy dan menciumnya, "Varo pulang Ziggy... Varo pulang" ucapnya dengan bahagia
"Kamu mau sesuatu?" Tanya Alvaro
"Aku mau Alvaro pulang dengan selamat tanpa kurang satu pun"
"Siap komandan"
"Aku bakal nungguin kamu di Bandara"
"Can't wait to see you"
Setelah itu keduanya hanya saling tatap- tatapan sesekali tertawa gak jelas.
Anak muda sekarang pacarannya aneh, pikir mbok Sum yang tak sengaja melihat tingkah anak majikannya itu.
alvarowilliam Miss her so much β€οΈ
β€οΈ like by rin_aletta and 887.543 Others
rin_aletta cepat pulang πππ
nathannavelino buchien
iam_anggaprawira buchien (2)
andin_citra buchien (3)
aleaaprilia buchien (4)
alvarocalonimamku Miss u too @alvarowilliam
coganindo pejuang jarak, semangat!!!
doktergans buchien (5)
fansalvarogariskeras kangen dokter Varo juga
peninggibadan yuk mari diorder kakak!!
haterscecan B aja tuh
__ADS_1