
Aletta membisikan sesuatu di telinga Angga yang akan mengiringinya dengan memainkan gitar akustik.
Angga mengangguk paham lalu jari- jemarinya mulai memetik senar gitar hingga mengalun nada yang indah.
Aletta bersiap, ia gugup karena sudah lama ia tidak pernah bernyanyi didepan banyak orang. Ia hanya bernyanyi ketika dirinya sedang sendiri dan tak ada yang melihatnya.
"Can I call you baby?
Can you be my friend?
Can you be my lover up until the very end?
Let me show you love, oh, I don't pretend
Stick by my side even when the world is givin' in, yeah"
"Oh, oh, oh, don't
Don't you worry
I'll be there, whenever you want me"
"I need somebody who can love me at my worst
No, I'm not perfect, but I hope you see my worth
'Cause it's only you, nobody new, I put you first
And for you, girl, I swear I'll do the worst"
Riuh tepuk tangan penonton menyudahi acara konser dadakan versi Aletta. Gadis itu membungkukkan sedikit badannya sambil mengucapkan terima kasih lalu turun dari panggung dengan sebelah tangan menutup wajahnya karena malu.
"Air... Gue butuh air" ucap Aletta
Alvaro menyodorkan botol air mineral miliknya yang langsung di tenggak oleh Aletta hingga setengah botol itu tandas.
"Aletta lo keren banget.. gue ga nyangka suara lo bagus banget." Puji Nathan
"Lagunya buat siapa Le?" Goda Doni
"Ga ada gue cuma suka denger lagu itu aja. Itu doang sih yang gue apal.." cengir Aletta
"Kenapa lo harus jadi altet bela diri Al, kenapa ga jadi penyanyi aja?" Tanya Okky
Aletta menggeleng, "kalo gue jadi penyanyi terus gue terkenal ntar lo susah lagi mau ketemu sama gue.." jawab Aletta jumawa
"Nyesel gue nanya." Cibir Okky yang langsung mengundang gelak tawa teman- temannya
Permainan terjeda ketika beberapa pelayan membawa makanan dan mereka menikmati makan malam itu dengan suka cita
💖💖💖💖
Keesokan harinya Aletta baru saja tiba di bengkel Nathan semalam sebelum berpisah di restoran lelaki itu memintanya untuk datang ke bengkel sepulang kuliah.
Aletta bertanya kepada salah satu pegawai bengkel dimana Nathan, lalu mereka mengatakan bahwa lelaki itu ada dibasecame yang berada di belakang bengkel. Setelah mengucapkan terima kasih Aletta langsung menuju tempat yang disebutkan tadi.
Gadis itu menghentikan langkahnya begitu melihat Nathan sedang bersama seorang wanita. Sepertinya mereka sedang bertengkar terdengar beberapa kali wanita itu berbicara dengan nada tinggi.
Aletta mengurungkan niatnya menemui Nathan, ia akan menunggu lelaki itu di depan tapi begitu dirinya mendengar namanya di sebut-sebut tak urung ia kembali dan terpaksa menguping.
"Nathan, pokoknya aku ga terima kita putus."
__ADS_1
"Rena, hubungan lo sama gue udah berakhir sejak 2 tahun yang lalu."
"Enggak, pokoknya aku ga mau putus. Kamu ke kenapa berubah sih Nat? Ohh..aku tau pasti semua ini karena cewe yang kamu anterin pulang ke kost-kostan waktu itu kan"
"Maksud lo Aletta?" Tanya Nathan
"Aku gak tau siapa nama dia, tapi aku yakin pasti dia yang bikin kamu berubah."
"Kita bahkan udah putus sebelum gue kenal sama dia. Kita putus karena lo selingkuh sama teman gue."
"Bohong!! Itu cuma akal- akalan kamu aja kan nuduh aku selingkuh. Aku yakin cewek itu pasti keganjenan godain kamu."
"Renata, udah deh lo gak usah ganggu gue lagi."
"Asal kamu tau ya Nat, aku ga terima kamu putusin aku dan aku bakal bikin perhitungan sama cewe itu lagi, masih gak kapok juga udah tangannya dibikin c*c*t sampe masuk UGD masih aja ganjen gangguin pacar orang."
"Jadi lo yang udah bikin dia kaya gitu?" Suara Nathan mulai meninggi
"Iya.. itu suruhan aku karena aku gak suka liat kamu deket-deket sama dia , aku gak rela kamu lebih milih dia dari pada aku."
"Lo bener-bener saico." Nathan yang sudah emosi memilih pergi meninggalkan Renata yang terus memanggil-manggil namanya.
Nathan keluar dari basecamp dan terkejut melihat Aletta yang berdiri di depan basecame.
"Aletta..."
Aletta hanya diam tangannya terkepal hingga buku jarinya memutih menahan amarahnya, Nathan yakin gadis itu mendengar obrolannya dengan Renata.
"Al gue bener-bener minta maaf." Ucap Nathan tulus
Aletta menghembuskan nafas kasar, "gue cabut ."
"Gue gak nyalahin lo kok atas insiden waktu itu, tapi gue mohon lo jangan ganggu gue lagi." Aletta menepis cekalan tangan Nathan dan langsung pergi meninggalkan meninggalkan lelaki itu
Nathan masih berusaha mengejar Aletta namun ia kalah cepat gadis itu lebih dulu masuk kedalam taxi.
"Al.. Aletta... Tunggu Al..."
Alea yang baru tiba di bengkel melihat adiknya bergegas naik ke dalam taxi dalam keadaan marah sementara Nathan terus mengejar sambil terus meneriaki namanya.
Alea yang penasaran dengan apa yang terjadi langsung menghampiri Nathan, "Nat, Aletta kenapa?"
Nathan menghela nafas, ia bingung harus mengatakan apa. Haruskah ia berbicara jujur pada Alea tentang Renata dan apa yang sudah diperbuatnya kepada adiknya itu
"Gak papa Le, cuma salah faham kecil doang." jawab Nathan
"Lo gak bohong kan sama gue?" Tanya Alea curiga
Nathan menggeleng pelan
sorry Le gue belum bisa jujur ke lo. Batin Nathan
"Apa perlu gue bantu jelasin ke Aletta?"
"Gak usah Le, biar nanti gue yang jelasin langsung ke Aletta"
Alea mentap wajah Nathan yang berubah sendu
Nat apa lo bener- bener jatuh cinta ya sama Aletta. sampe-sampe lo sefrustasi itu. Batin Alea
💖💖💖💖
__ADS_1
Alvaro menghentikan mobilnya di sebuah pemakaman umum, ia keluar dari mobilnya sambil membawa sebuket bunga mawar merah lalu berjalan memasuki area pemakaman.
"Hai..." Sapanya pada sebuah bantu nisan
Alvaro berjongkok sambil meletakan buket bunga mawar yang dibawanya, tangannya mengusap batu nisan itu perlahan.
"Kamu apa kabar..." Lirihnya dengan mata yang mulai memerah dibalik kaca mata hitamnya, "sekarang kamu udah ga perlu ngerasa sakit lagi, ga perlu minum obat setiap harinya.. sementara aku,..."
Alvaro memukul dadanya perlahan, rasanya begitu sesak, "aku akan belajar ikhlas"
Alvaro memejamkan matanya sambil menundukkan kepala tangannya menengadah membaca doa. Setelah selesai ia mengusap wajahnya tersenyum hambar memandang batu nisan, "aku pamit ya, nanti aku balik lagi.."
Alvaro bangkit setelah melirik jam tangannya sudah hampir magrib, ia bergegas pergi meninggalkan area pemakaman. Sepanjang langkahnya Alvaro teringat Aletta. Entah mengapa bayangan gadis itu terlintas dipikirannya.
Apa ia sudah mulai gila memikirkan gadis itu? Pikirnya
Alvaro mengurungkan niatnya yang baru saja akan masuk ke dalam mobil, matanya menangkap sosok yang sangat ia kenal yang baru saja memenuhi pikirannya.
"Aletta..." Gumamnya
Gak mungkin itu Aletta.. lo halu Ro.. lo udah gila semua cewek lo kira Aletta, batinnya
"Eh.. tapi itu beneran Aletta..." Tanpa berpikir panjang Alvaro berlari menghampiri gadis itu yang baru saja keluar dari area pemakaman
"Aletta..."
Aletta yang sedari tadi berjalan sambil menundukkan kepalanya mendongak mendapati Alvaro berdiri didepannya.
"Dokter!!!???"
"Eh..." Alvaro mematung ketika gadis itu memeluknya sambil menangis. Alvaro melingkarkan tangannya membalas pelukan gadis itu. Sebelah tangannya mengelus rambut Aletta menenangkan gadis itu dipelukannya
Satu hal yang lelaki itu rasakan saat ini adalah hatinya ikut sakit melihat gadis itu menangis. Entah apa yang membuat gadis itu terlihat sangat terluka yang jelas Alvaro tidak menyukainya. Ia tidak suka melihat gadis itu menangis
💖💖💖💖
Alea sedang mengemasi barang- barangnya bersiap untuk pulang sebelum Nathan masuk ke ruangannya dengan wajah ditekuk.
"Nat, are u okay?" Tanya Alea yang sedikit khawatir melihat keadaan Nathan. Seperti orang yang baru saja putus cinta
"Le, lo ada waktu gak?" Tanya Nathan
"Waktu? Buat?"
"Temenin gue balapan yuk di sirkuit, itu juga kalo lo gak sibuk." Ucap Nathan
Apa Nathan galau ya gara- gara berantem sama Aletta? Masalah apa sih sampe bikin Nathan sefrustasi ini, batin Alea
Melihat Nathan yang kacau, Alea menjadi tidak tega menolak ajakan lelaki itu.
"Le, lo sibuk? Kalo sibuk ya usah gue cabut" Nathan bangkit hendak keluar dari basecamp
"Gak kok Nat, gue free." Jawab Alea sebelum lelaki itu keluar
"Makasih Le, Kalo gitu gue ambil motor dulu ya." Pamit Nathan
Alea mengangguk pelan kembali melanjutkan kegiatannya mengemasi barang- barang miliknya.
Al gue cuma mau ngehibur Nathan doang, lo ga bakal nuduh gue nikung gebetan lo kan, batin Alea
Bersambung... 🎈🎈🎈🎈
__ADS_1