Jodoh Di Kejar Dateline

Jodoh Di Kejar Dateline
34


__ADS_3

Setelah melewati serangkaian proses yang panjang kini Aletta bisa bernafas lega. Ia dinyatakan lulus dengan nilai terbaik


"Selamat ya Al... Doain gue biar cepet kelar juga jadi kita wisuda bareng nanti" kata Alea sambil memeluk Aletta


"Aamiin. Makasih ya Le"


Gantian Andin yang memeluknya, "Aletta my besti congrats ya beb.. doa terbaik buat lo"


"Makasih beb,,, lo juga berjuang biar kita wisuda bareng" sahut Aletta


"Pasti, gue pasti berjuang" ujar Andin melepaskan pelukannya


"Aletta temen gue yang jomblo.. akhirnya lo lulus juga. Selamat ya.. cumlaude loh dia." Angga terkekeh melihat Aletta mendelik


Kesal lalu merangkulnya


Gue udah ga jomblo lagi tau, batin Aletta


Nathan baru saja datang ikut menjahili Aletta, "calon adek iparku yang cantik. Congrats ya!!!! Doa terbaik buat lo semoga ilmunya bermanfaat dan lo ga jomblo lagi"


Aletta mengumpat pelan, Angga sama Nathan sama aja sama- sama mines akhlak.


"Makasih" jawab Aletta ketus


"Foto yuk" ajak Alea


Mereka semua antusias kecuali Aletta, rasanya kurang lengkap tanpa Alvaro. Lelaki itu tadi menghubunginya sebelum ia masuk ke ruang sidang


Lelaki itu juga mengatakan ia sedang bersiap untuk melakukan operasi. Mau bagaimana lagi sudah resiko dirinya pacaran dengan dokter yang pastinya super sibuk.


Alea dan Aletta bersiap untuk berfoto, tapi dari kejauhan Aletta melihat sosok yang sedari tadi ia harapkan kedatangannya.


Tanpa membuang waktu ia langsung berlari, tidak peduli teriakan Alea yang terus memanggil namanya.


Alvaro berjalan dengan santai sebelah tangannya membawa buket bunga matahari yang dipesannya khusus untuk Aletta, bibirnya mengulum senyum melihat gadis itu berlari ke arahnya.


Aletta sedikit melompat memeluk Alvaro, kedua tangannya melingkar di leher lelaki itu. Alvaro membalas pelukan Aletta, tangannya memeluk pinggang ramping kekasihnya lalu memutar tubuh gadis itu beberapa kali.


"Katanya sibuk?" Cicit Aletta mendongakkan kepalanya saking tingginya Alvaro Aletta bahkan harus berjijit saat kedua tangannya masih melingkar dileher lelaki itu


"Sibuk bukan berarti ga dateng kan?" Alvaro tersenyum sambil menaikan sebelah alisnya


"Aku lulus loh..."kata Aletta bangga


Alvaro mengangguk, "i'm proud of you" bisiknya sambil mengecup kening Aletta


Aletta tersenyum lebar. Bahagia tentu saja, ia senang bisa bersama dengan kekasih, dan juga para sahabatnya di momen paling berkesan di hidupnya.


"Makasih" Aletta mengurai pelukan mereka, lalu menerima buket bunga yang diberikan Alvaro


"Ehem"


Nathan dan yang lainnya menyusul Aletta yang ternyata sedang berpelukan dengan Alvaro.


"Hmm jadi udah ga jomblo lagi nih ceritanya?" Goda Angga


"Lo jadian tapi ga ngasih tau gue. Dasar adek durjana" kaya Alea merajuk


"Bukan gitu Le, tapi ya emang begitu." Jawab Aletta tak jelas


"Sahabat macam apa lo, jadian ga ngasih tau" protes Andin


"Udah- udah.. lagi bahagia nih interogasinya nanti aja ya" lerai Nathan


"Lo hutang penjelasan sama kita" ancam Andin


"Hehhee" kekeh Aletta

__ADS_1


"Yuk lanjut foto- fotonya." Ajak Angga


"Abis foto kalian ikut ke rumah gue ya, mama bilang tadi mau ada acara syukuran buat Aletta" kata Alea


"Siap!!!"


****


Aletta dan yang lainnya sudah berada mension keluarga Ferdinan. Mama April dan papa Ferdi sudah menunggu kedatangan mereka.


Dihalaman depan ada beberapa karangan bunga besar ucapan selamat atas kelulusan Aletta.


"Selamat ya sayang, mama bangga sama kamu. Semoga ilmunya bermanfaat buat masa depan kamu nak" kata mama April sambil mencium kedua pipi Aletta


"Makasih ma, ini juga karena doa mama" sahut Aletta


Papa Ferdi memeluk Aletta , "selamat ya sayang, i'm proud of you.. my little Aletta" papa Ferdi mengecup pucuk kepala Aletta


"Makasih papa"


"Kamu mau hadiah apa dari papa?" Tanya papa Ferdi


"Ehm ga ada sih pa, Al cuma mau bilang kalo sekarang Al punya pacar" ucapnya malu- malu


Papa Ferdi menepuk jidatnya pelan baru beberapa hari yang lalu Alea membawa pacarnya kini putri bungsunya juga melakukan hal yang sama.


Ternyata mereka sudah bukan anak kecil lagi, pikirnya


"Jadi kamu pacaran sama Alvaro ?" Sidang papa Ferdi


Aletta hanya nyengir lalu mengangguk ," iya pa, boleh kan pa?"


"Kalo papa ga ngebolehin?" Tanya papa Ferdi


"Al bakal bujuk papa supaya ngerestuin hubungan Al sama Varo" jawabnya tegas


"Dia laki- laki baik pa, bertanggung jawab, laki- laki kedua setelah papa yang buat Aletta merasa aman dan nyaman, dia cinta kedua Aletta setelah papa" ucap Aletta


Papa Ferdi berdecak, anak bungsunya ini memang seperti mendiang ibunya dulu.


"Alea..." Panggil papa Ferdi


"Iya pa?"


"Papa mau tanya kenapa kamu suka sama Nathan?" Tanya papa Ferdi


"Hmm dia laki- laki yang punya prinsip pa, menghargai perempuan dan dia bertanggung jawab pa" jawab Alea


Papa Ferdi mengangguk, sepertinya kedua putrinya ini tidak sembarangan memilih laki- laki untuk jadi pacar mereka.


Hmm aku akan mengujinya, pikir papa Ferdi


"Kalian berdua..." Tunjuk papa Ferdi pada Alvaro dan Nathan, "hari minggu dateng ke sini jam 6 pagi. Ga boleh telat"


Alea dan Aletta saling pandang, "mereka mau disuruh ngapain pa?" Tanya Alea


"Kalian ga usah ikut campur.. ini urusan laki- laki. Mereka udah berani deketin anak gadis papa maka mereka juga harus buktiin ke papa kalo mereka layak. Kalian siap?"


"InsyaAllah saya siap om" jawab Alvaro


"Iya om, insyaAllah saya siap" ucap Nathan


Papa Ferdi mengangguk puas, "bagus"


"Yuk makan dulu. Makanannya udah siap" kata mama April


Mereka semua makan bersama diiringi canda dan tawa. Rasanya kalo pada punya pasangan begini ga ada yang jadi obat nyamuk kan?

__ADS_1


Selesai makan mama April dan papa Ferdi pergi untuk bertemu dengan kolega bisnis meninjau proyek baru. Sementara Alea cs tengah bersantai di taman belakang.


"Eh gila Al bakop lo ngeri juga" kata Angga yang ingat bagaimana papa Ferdi meminta calon menantunya itu datang pagi- pagi ke rumahnya


"Ga sesadis itu kok, hahah bokap gue aslinya baik. Baik banget malah. Gue sama Aletta aja ga pernah dimarahin" ucap Alea


"Tapi yah wajar sih beb, yang namanya orang tua pasti pengen yang terbaik buat anaknya. Makanya Varo sama Nathan harus bisa lewat uji coba dulu." Ujar Andin


"Tapi yank kamu ga takut kan?" Tanya Alea


"Enggak lah yank, masa iya takut. Aku harus berjuang buat dapetin restu dari papa kamu" jawab Nathan sambil mengelus kepala Alea


"Makasih ya kamu udah mau berjuang buat hubungan kita"


"Emang harus begitu kan? Kita sama-sama berjuang. Karena aku ga mau main- main.. aku serius sama kamu."


Alea memeluk Nathan, "kita berjuang sama-sama"


"Deeh bucin lo" cibir Angga


"Apa kabar elo. Sama aja kan" sahut Alea


Dan berlanjutlah perdebatan sesama bucin yang sama- sama tidak menyadari kalo mereka sebenarnya sudah menjadi budak cinta.


Alvaro memperhatikan Aletta yang sedari tadi hanya diam, bukan diam- diam sedih tapi diam- diam mengantuk.


Ia yakin Aletta tidak bisa tidur semalam mengingat paginya gadis itu akan menjalani sidang skripsi.


Dirasa Aletta hampir tertidur Alvaro pindah ke sebelah gadis itu dan benar saja kini kepala Aletta sudah bersandar dibahunya.


Alvaro tersenyum sebelah tangannya merangkul bahu gadis itu merengkuhnya lalu mengecup kening Aletta.



Alvarowilliam proud of you @rin_aletta


❤️ Like by rin_aletta and 897.856 others


rin_aletta 🤩🤩🤩


Iam_anggaprawira akhirnya di public juga cie.. cie


nathannavelino ehem kita jadi saudara ipar bro


andin_citra uhh varo so sweet😍😍


Aleaapillia diem- diem ternyata 😉


alicewilliam ajak ke rumah Varo!!!!


Alanna_willi mom anakmu punya pacar mom @aldawilliam, @albert_william


Ikatandokterganteng ternyata diam- diam dokter Varo udah punya pacar🤔


dokterAlvarofans potek hati adek bang😭😭😭


Peninggibadan buruan di order kakak!!


Olshopemes pacarnya cantik😊


Alvarofansclub what!!! 😱😱😱


Alvarocalonimamku ini tidak mungkin!?!? Aku gak rela 😡😡😡


Haterscecan ga banget ceweknya😒😒😒


876_vhs gimana sih cara ngilangin mata panda??

__ADS_1


alvarolovers 😰 sejak kapan? @alvarowilliam


__ADS_2