Jodoh Di Kejar Dateline

Jodoh Di Kejar Dateline
extra part


__ADS_3

...My wife❀️...



^^^Kamu liat dehh, alat make up aku rusakk πŸ˜‚πŸ˜‚ sama Sean^^^


Ya Allah, yang sabar ya sayang


Nanti kita beli lagi


^^^yang bener???^^^


Iya apa sih yang gak buat kamu..


^^^Akhh kamu πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°^^^


😘😘😘


Aletta mematikan ponselnya lalu beralih pada gadis kecilnya itu.


"Sorry mom"


Aletta menghela nafas, mana tega memarahi putri kecilnya yang menggemaskan itu.


"Jangan diulangi ya kakak"


"Iya mom" Sean langsung memeluk Aletta lalu mencium kedua pipi Aletta bergantian "Sean sayang momma"


"Momma juga sayang Sean"


"Sean doang di sayang, Abi enggak?" Tanya seorang anak laki-laki yang baru saja muncul dari balik pintu


Aletta tersenyum sambil merentangkan sebelah tangannya yang langsung disambut oleh putranya itu, "momma juga sayang sama Abi"


"Abi juga sayang momma" ucap Abi sambil mencium pipi Aletta


"Yaudah sekarang kalian mandi, udah siang nanti kalian terlambat ke sekolah"


"Siap ibu ratu" ucap si kembar lalu bergegas ke kamar mereka masing-masing


Aletta hanya geleng-geleng kepala melihat anak kembarnya yang kini sudah berusia lima tahun.


Si sulung Abizar Al-Ghifari William titisan Alvaro bukan hanya titisan tapi duplikat Alvaro versi kecil, anak lelakinya itu terbilang cukup cuek dan irit bicara seperti ayahnya berbeda dengan kembarannya Afshean Alecia William yang akrab disapa Sean gadis cantik yang juga duplikat Alvaro versi perempuan ini memiliki sifat persis seperti ibunya supel dan tentu saja paling bawel.


Menjadi satu-satunya cucu perempuan di keluarga Ferdinan membuat Sean menjadi kesayangan semua anggota keluarga Ferdinan.



Rin_aletta first day school


Rasanya baru kemarin mereka masih bayi sekarang anaknya udah sekolah aja.


Jangan cepet besar ya nak, momma belum rela😒


❀️ Like by alvarowilliam and 998.765 Others


Alvarowilliam maaf Bu, saya pacarnya Abi 🀭


...Rin_aletta πŸ™„πŸ™„πŸ™„...


Nathannavelino my princess, Miss you so much


...Alvarowilliam anak gue itu πŸ˜‘...


...Iam_anggaprawira bapak posesif πŸ™„...


Aleaaprilia Abang,,, kakak ga berasa tahun depan Arkana juga masuk sekolah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


...Rin_aletta paham kan rasanya???...


Andin_citra si ganteng dan si cantik kesayangan onty, di tanyain Dede Athar nih kapan main?


...Rin_aletta kita ketemu hari Minggu πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€...


Olshopkeren yuk samaan tasnya sama si kembar!!!


DoubleAl muka bapake semua 🀩🀩🀩🀩


Doktergans ❀️❀️❀️❀️


Cogankeren so cute


*****


Alvaro baru saja pulang ketika melirik jam tangan miliknya, waktu sudah menunjukan pukul 11 malam.


Dengan perlahan Alvaro masuk ke dalam rumah, "Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam..."


"Sean belum tidur sayang udah malem loh?" Tanya Alvaro yang melihat sean masih terjaga selarut ini sementara Abi sudah tidur nyenyak di sofa


"Daddy bohong.. Daddy bilang mau ngajak Sean jalan- jalan..." Ucap Sean sambil membelakangi Alvaro


Alvaro melirik Aletta yang hanya diam mengangkat bahunya, "Sean maafin Daddy ya, Daddy tadi ada operasi mendadak..."


Sean langsung memangis memeluk Aletta, "Mom...."


Aletta langsung menggendong Sean lalu membawanya ke kamar sementara Alvaro menggendong jagoannya yang sudah tertidur pulas dan memindahkannya ke kamar.


"Bobo ya sayang.. udah malem..." Kata Aletta sambil membaringkan Sean


"Sean Daddy bacain dongeng ya?" Bujuk Alvaro setelah membaringkan Abi ditempat tidurnya


"Gak,, Sean ga mau sama Daddy..." Rengek Sean yang kembali menangis


Aletta menghela nafas lalu menatap suaminya itu "kamu keluar dulu biar aku yang nidurin Sean.."


Alvaro mengangguk lalu berjalan keluar dengan gontai. Ahh sedih sekali rasanya biasanya Alvaro yang selalu menidurkan Sean setiap malamnya, membacakan dongeng, bermain super hero dan masih banyak hal yang mereka lakukan sebelum tidur.

__ADS_1


Namun malam ini Sean ngambek padanya, karena tadi pagi sebelum berangkat ke rumah sakit dirinya berjanji pada Sean akan mengajaknya makan malam diluar. Tapi, keadaan berkata lain ketika Alvaro hendak pulang ada pasien kritis korban kecelakaan yang harus segera ditangani sementara hanya ia dokter yang masih standby dirumah sakit.


Mau tidak mau, Alvaro harus melakukan tugasnya.


"Udah tidur?" Tanya Alvaro ketika Aletta keluar dari kamar


Aletta mengangguk, " udah..."


"Maafin aku ya sayang, tadi..."


"Lain kali jangan pernah janji lagi ya,, kasian anak-anak nungguin kamu selarut ini.. "


"Aku bakal tebus ini weekend nanti.. ja..."


Aletta membekap mulut Alvaro, "gak usah pake janji segala..."


Alvaro menghela nafas pasrah, "berasa di bully deh..." Lalu mengikuti istrinya masuk ke kamar mereka


"Kamu mandi gih aku udah siapin air hangat buat kamu, selesai mandi kamu makan..." Ucap Aletta sambil menyiapkan baju ganti untuk Alvaro


"Kamu ikutan marah juga?" Tanya Alvaro sambil memeluk Aletta dari belakang


"Aku sih udah biasa kaya gini jadi ga heran lagi.."


"Ini sih sama aja ngambek namanya non..."


"Udah ihh mandi sana.. ngapain peluk- peluk belom mandi juga.." kata Aletta sambari berusaha melepaskan pelukan Alvaro


" mandi bareng..."


Aletta mencubit lengan Alvaro perlahan," ngarep..."


"Kamu mahhh... Ga jaman pacaran, abis nikah, abis lahiran, anak udah gede masih aja seneng nyubit.." gerutu Alvaro sambil menyentuh lengannya


"Biarin.. kamunya genit sih.." ucap Aletta sambil menjulurkan lidahnya lalu menghilang dari balik pintu


"Sayang mau kemana?" Alvaro menghela nafas misi mesra-mesraan gagal


****


"Yank... Mumpung Arkana udah tidur.. " kata Nathan sambil menggoda Alea


"Apa sih yank.. aku ngantuk nih..."


"Yank,,, Arkana butuh adik loh biar ga kesepian dia..."


"Yank.. besok- besok aja ya,, aku ngantuk banget nih..."


"Yankk ihhh kamu mahhh..."


Nathan tak kehabisan ide, ia terus saja menggoda Alea yang sedang tidur.


"Yankkk kamu akhh..." Alea yang terus diganggu akhirnya terpaksa bangun dari tidurnya


"Ayoo..." Ajak Nathan sambil menaikan kedua alisnya


"Kamu mahhh..."


Alea menghela nafas pasrah, ditatapnya Nathan yang kini semakin mendekatkan wajahnya


"Papy.... Mommy. Bukain pintunya." Teriak seorang anak lelaki membangunkan kedua orangtuanya.


Nathan memejamkan matanya "Akhhh Arkana momennya gak tepat nak..." Gerutu Nathan yang langsung bangkit membuka pintu kamar, "Loh, Arkana kenapa sayang?"


"Kana mimpi selem py..." Jawab Arkana


Nathan langsung memeluk jagoan kecilnya, "gak papa nak, anak papy kan jagoan , lagian itu cuma mimpi ya nak,, dah sekarang Arkana bobo lagi papy temenin."


"Bobo disini ya py..." Rengek Arkana


"Yaudah Arkana bobo disini sama mommy samaΒ  papy.." kata Alea lalu meninabobokan Arkana


Nathan hanya bisa pasrah, acara malam ini gagal.


Alea melirik Nathan sambil terkekeh tanpa suara, "sabar ya Sayang...."


****


Weekend pun tiba sesuai janji Alvaro akan menebus rasa bersalahnya pada si kembar dan akan bermain dengan mereka seharian penuh.


"Momma tinggal ya, Abi, Sean kalian baik- baik sama Daddy, jangan nakal ya.." ucap Aletta sambil mengecup kedua pipi si Kembar bergantian


"Siap ibu Ratu hati- hati ya..."


"Aku berangkat ya,..." Pamit Aletta


"Siap nyonya.. kamu tenang aja mereka aman sama aku.." kata Alvaro pelan


Aletta mengangguk lalu mencium kedua pipi Alvaro secara bergantian.


"Yang ini enggak?" Tanya Alvaro sambil menunjuk bibirnya


"Ada anak-anak kak, jangan mesum deh"


Tak ingin membuang kesempatan saat si kembar lengah, Alvaro langsung mengecup singkat bibir istrinya dan berlalu pergi sebelum istri cantiknya itu marah.


"Alvaro William" pekik Aletta


"bye momma, we love you" ucap Alvaro sambil melambaikan tangannya


Aletta menghela nafas lalu melambaikan tangannya sebelum akhirnya menghilang dari balik pintu.


"Yeeeee... Momma pergiiii...." Sorak ketiganya kegirangan.


"Kita mau ngapain sekarang?" Tanya Alvaro


pada si kembar


"berenang Dad" seru Sean

__ADS_1


"no,,, kita sarapan dulu baru setelah itu kita berenang"


"tapi Dad..." kata Abi


"sarapan atau ga jadi berenang" kata Alvaro tegas


"okay" sahut si Kembar pasrah


"Kalian mau makan apa? Eh iya momma kan udah masak ya, ayo kita makan..."


Alvaro mengajak si kembar untuk sarapan terlebih dahulu baru setelah itu ia akan menemani mereka untuk berenang.


puas berenang Alvaro memandikan kedua anaknya, mereka harus bersiap karena sudah ada janji dengan Arkana dan Athar


"Nah,,, udah cantik dan ganteng anak Daddy... " Kata Alvaro setelah selesai membantu memakaikan baju pada si Kembar


"Rambutnya belom Dad..." Ucap Sean


"Hah? Rambutnya mau diapain sayang?"


"Diiket dua kaya biasa Momma iketin .."


Alvaro menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sebisa mungkin berusaha mengikat rambut panjang Sean sesuai keinginannya.


"Dad, bukan kaya gini..." Rengek Sean saat melihat hasil karya ayahnya yang tidak sesuai keinginannya


"Duuhh sayang, maafin Daddy ya, Daddy ga bisa iket rambut kamu kaya Momma.."


Sean kembali merengek, membuat Alvaro bingung pasalnya ia benar- benar kurang mahir dalam mengikat rambut, "gimana kalo sekarang kita berangkat, kasian Kana sama Athar udah nunggu di taman"


Sean tak bergeming, ia masih merajuk karena Alvaro tidak bisa mengikat rambutnya dengan benar.


"nanti kita beli es krim di taman"


Begitu mendengar kata 'es krim' tangisan Sean mereda berganti menjadi senyuman," ayo Dad... Tapi kita beli dua ya..."


"Inget jangan banyak- banyak nanti Momma marah loh..."


"Jangan sampe mom tau dad ini rahasia kita..." Bisik Sean


Alvaro hanya geleng- geleng kepala dengan tingkah putri kecilnya, lalu beralih menatap Abi yang sedari tadi sudah kesal menunggu "sabar ya, kamu tau perempuan itu istimewa.."


****


Ketiganya tiba ditaman komplek setelah drama cukup panjang, disana sudah ada Nathan dan Angga beserta putra mereka Arkana dan Athar yang sudah lebih dulu tiba.


"Jam berapa ini, telat Lo" omel Angga


"sorry, biasa anak gadis drama"


"hallo my princess" sapa Nathan pada Sean


"halo papy" balas Sean sembari memeluk Nathan


"my bro!!!" Nathan mengangkat sebelah tangannya untuk berhigh five dengan Abi


"Andin ngajak Aletta kemana sih?" tanya Alvaro


Angga mengangkat bahunya" katanya ada arisan. Gue bingung sejak kapan mereka jadi ibu- ibu sosialita???"


"Sejak mereka jadi ibu-ibu, kan temenannya juga sama emak- emak gimana gak nular coba..." sahut Nathan yang sudah bergabung setelah memastikan anak-anak mereka main ditempat yang aman


"Iya juga sih.." Alvaro mengangguk setuju dengan jawaban Nathan


"Var lo inget rambut Sean kaya gitu?" Tanya Nathan sambil tertawa


"Jangan ngejek deh lo pada... Mentang- mentang anak loe laki..."


"Hahaha parah si itu, ..." ucap Angga ikut tertawa


"udah jangan di ketawain ntar dia nangis lagi"


"Kana, Athar .. sini dehh..." Ucap Sean pada Arkana dan Athar


"Kenapa ka ???" Tanya Arkana


"Kamu mau punya adik ga?"


"Adik? Gak akh... Kata temen Kana kalo punya adik nanti mommy sama papy ga cayang lagi.."


"Punya adik seru loh, temen sekolah kaΒ  Sean punya adik semua.. "


"Jadi, ka Sean mau punya adik??" Tanya Athar


Sean mengangguk antusias,"nanti kakak minta sama Momma..."


"Di mall ada ka??" tanya Arkana


Sean menepuk keningnya, "bukan di mall Kana, tapi diperut Momma.. Kana kalo mau adik minta sama Mommy.. Athar juga jangan lupa minta sama Buna"


"Oohh gitu ya ka, iyadeh nanti kalo mommy pulang Kana minta adik sama Mommy.."


Abi hanya menghela nafas mendengar percakapan adik-adiknya itu, ia tidak setuju dengan ide gila saudara kembarnya yang ingin mempunyai adik lagi, baginya Sean saja sudah sangat merepotkan apalagi jika harus punya adik lagi. oh tidak terima kasih!!! lagipula ia juga sudah punya Arkana dan juga Athar yang satu tahun lebih muda darinya. bukankah merekansama saja seperti adik?


.


.


.


.


.


holla, i em cambek


sudah lama cerita ini tamat, tapi


ternyata bonus chapter yang diminta belum di-update. maaf ya reader πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


happy Reading semoga kalian masih sempet membaca bonus chapter berisi the next NA⁡ generations hehe


__ADS_2