
Alvaro berniat mengajak Aletta ke rumah Kakaknya karena hari ini keponakan sedang berulangtahun.
Niatnya seperti itu tapi siapa sangka jika mereka malah terjebak macet karena ada kecelakaan didepan sana.
"Al..." Alvaro menoleh ke samping ternyata Aletta sudah tertidur pulas.
"Kamu pasti capek banget ya" Alvaro mengusap rambut Aletta merapikan anak rambut yang menghalangi wajah cantik kekasihnya itu.
"Enggak juga sih cuma ngantuk" Aletta membuka matanya lalu tersenyum
"Kalo ngantuk tidur aja lagi, nanti kalo udah sampe rumah aku bangunin" tangan Alvaro masih bertengger diatas kepala Aletta mengusap dengan pelan
"Ga jadi perginya?"
"Bisa kapan- kapan, kamunya juga udah capek. Kita ke sana pas hari libur aja nanti"
Aletta menarik tangan Alvaro yang ada di atas kepalanya perlahan ia satukan dengan tangannya lalu menggenggamnya, "kita mau kemana?"
"Nanti juga kamu tau. Kita pulang aja ya.. "
Aletta mengangguk, "tapi mampir makan dulu ya, aku laper hehe"
"Iya"
"Al.."
Alvaro menoleh, "kenapa Al?" Balasnya sambil terkekeh
"Kenapa Suka sama aku?"
"Hmm mungkin karena kamu ngelamar aku waktu diruang fisioterapi dulu"
Aletta menolehkan wajahnya menghadap kaca jendela, wajahnya memerah. Kenapa masih inget aja sih.
Alvaro mengulum senyum, wajah Aletta yang merah karena malu sungguh menggemaskan. Saking gemasnya pengen di karungin terus dibawa ke KUA.
"Mungkin karena nyaman,..."
"Nyaman?".
"Kamu sama aku pernah kehilangan orang yang disayang. Jadi mungkin secara tidak sadar kita saling memahami satu sama lain dan timbul perasaan"
"Hmm" kepala Aletta mengangguk- angguk , "hmm bisa jadi..."
Aletta masih menggenggam sebelah tangan Alvaro, rasanya nyaman. Tangan Alvaro yang besar terasa begitu pas seolah tangan itu diciptakan untuk menggenggam tangan Aletta seorang.
Mobil mulai bergerak, arus lalu lintas sudah mulai normal, Alvaro kembali fokus menatap jalan dengan sebelah tangannya memegang kemudi.
*****
Nathan tiba didepan Mension keluarga Ferdinan, ia membawa sebuket bunga mawar putih ditangannya.
Mbok sum menyuruhnya untuk masuk sementara beliau memanggil Alea.
Beberapa saat kemudian Alea turun bersama Angga dan Andin, mereka agak terkejut melihat Nathan.
"Nathan kamu..."
Nathan langsung memeluk Alea, "maafin aku yank"
Alea balas memeluk Nathan tersenyum lalu mengangguk pelan, "kamu gak papa kan?"
Nathan mengurai pelukannya menatap wajah Alea, "aku gak papa, maafin aku ya..."
"Aku khawatir kamu kenapa- kenapa" lirih Alea yang membuat Nathan semakin merasa bersalah
"Aku gak papa..."
"Ehem"
__ADS_1
Nathan melirik "Ck! Ganggu momen aja loe" desis Nathan kesal pada Angga yang merusak suasana
"Sorry ya bro, mending kita lanjut sambil makan. Kasian pacar loe udah laper.." kata Angga
"Oh ya ini buat kamu..." Nathan menyerahkan bunga mawar putih yang dibawanya
"Makasih" Alea menempelkan hidungnya menghirup wangi bunga mawar yang masih segar, " kita makan yuk"
Mereka langsung menuju ruang makan, disana mbok Sum sudah menyediakan berbagai jenis makanan lezat untuk disantap.
"Aletta belom pulang?" Tanya Angga
"Yang lagi pacaran mah lupa waktu.." jawab Andin sambil terkekeh
"Kaya loe berdua ga pacaran aja" cibir Nathan
"Ya kita mah udah bukan rahasia umum lagi" kekeh Angga
"jijik gue dengarnya" Nathan bergidik ngeri
Obrolan sambil makan terus berlanjut dengan guyonan Angga yang membuat suasana semakin ceria.
Mood Alea sudah jauh lebih baik. Ia tidak lagi uring- uringan memikirkan Nathan karena lelaki itu kini tengah bersamanya.
Selesai makan malam, keempat anak muda itu memilih duduk di ruang tengah sambil menonton.
"Wesss yang baru pulang"
Aletta baru saja pulang, ia memaksa Alvaro untuk mampir begitu melihat mobil Nathan dan Angga masih ada didepan rumahnya.
"Macet parah betttttt" keluh Aletta yang langsung merebahkan diri di sofa
"Mandi kali Al bau loe dari mana- mana" Alea mengusir adiknya itu untuk mandi
"Entar aja capek banget gue" Aletta menyandarkan kepalanya dibahu Alvaro
"Hayo.. eh kita pulang dulu ya.. takut kemaleman gue " kata Angga yang sudah berdiri bersiap untuk pulang
"Ga nginep aja?" Tawar Alea
"Next time aja lah, besok gue ada bimbingan pagi soalnya" Andin langsung cipika cipiki dengan Alea lalu gantian dengan Aletta
"Yaudah hati- hati ya"
"Al Aku juga pulang ya, udah malem" ujar Alvaro
"Hmm kamu hati-hati ya . Jangan ngebut.. kabarin kalo udah sampe"
Alvaro mengacak-acak rambut Aletta, "siap komandan"
Aletta mengantarkan Alvaro sampai ke depan rumahnya, "hati- hati"
Alvaro mengangguk lalu masuk ke dalam mobilnya.
*****
Alea dan Nathan duduk berhadapan, semua teman- teman mereka sudah pulang dan Aletta masuk ke kamarnya.
Alea masih menunggu apakah Nathan akan bercerita apa yang terjadi padanya kemarin. Namun sudah setengah jam mereka hanya duduk diam saling menatap satu sama lain.
"Kamu kenapa senyam- senyum ga jelas?" Alea yang risih pun bertanya
Nathan tersenyum, "gak papa, kangen aja sama kamu"
"Gombal"
Lelaki itu menyentuh rambut Alea menyelipkan dibelakang kuping gadis itu
__ADS_1
"Kamu ga mau cerita apa gitu sama aku?" Tanya Alea yang sudah tidak tahan lagi untuk tidak bertanya.
Nathan menghela nafasnya, sebelum akhirnya ia membuka suara menceritakan apa yang terjadi padanya kemarin lalu menunjukkan foto yang ia dapat dari nomor yang tidak ia kenal.
Alea menutup mulutnya tak percaya, "astaga..."
"Maaf"
Alea memijit pelipisnya pening, ia mengira kekasihnya itu punya masalah yang sangat besar, tapi ternyata lelaki itu tengah cemburu. Cemburu tidak jelas lebih tepatnya
"Terus kamu tau dia om aku dari mana?" Alea penasaran bagaimana akhirnya Nathan tau jika lelaki difoto itu adalah om-nya
"Aletta dia nyamperin aku tadi"
"Ya Allah Al..." Alea speechless
"kalo Aletta ga nyamperin aku mungkin aku masih... "
"Makanya yank, kalo ada apa-apa tuh cerita, kalo ga tau kamu bisa nanya sama aku. Lagian biasanya juga aku cerita semua hal sama kamu ..." Sela Alea sedikit kesal
"Maaf yank..."
Alea menghela nafas, setidaknya tidak terjadi sesuatu yang buruk pada Nathan seperti pikiran, "gak papa kamu juga ga tau. Tapi lain kali jangan kaya gini ya.."
"Iya yank. Makasih ya"
"Oh ya kamu udah tau siapa yang ngirim foto itu ke kamu?"
"Nanti aku bakal cari tau siapa yang udah sengaja ngirim foto kaya gitu ke aku"
"Lain kali kamu ga boleh kaya gini lagi ya, harusnya make sure dulu kebenarannya jangan mudah percaya begitu aja"
"Aku waktu itu langsung emosi, entahlah kenapa rasanya kesel aja liat kamu sama cowok lain mesra-mesraan jadi ga bisa berfikir jernih."
"Yank... Yank... ternyata kamu cemburuan"
Nathan hanya terkekeh" karena aku takut kehilanganmu"
Alea merebahkan kepalanya dibahu Nathan hanya tersenyum mendengar perkataan lelaki itu.
Keduanya melanjutkan acara menonton film yang sempat tertunda hingga pukul sepuluh malam Nathan pamit untuk pulang.
Nathannavelino kamu adalah alasan mengapa aku sering tersenyum tanpa sebab @aleaaprilia
❤️ Like by aleaaprilia and 876.543 others
Aleaaprilia gombal
Rin_aletta itu mah loe aja yang gila 🤪🤪🤪
Alvarowilliam minum obat Nat udah malem masih aja kambuh
Iam_anggaprawira kasih resep yang lebih ampuh Var @alvarowilliam
Andin_citra bucieeenn 😑
Nathannavelino @aleaaprilia hehehe😘😘😘
Nathannavelino dasar loe pada mines akhlak @rin_aletta , @alvarowilliam, @iam_anggaprawira, @andin_citra
Fansnathan aaaa Abang Adek juga mau jadi alasanmu bahagia 🥰🥰🥰
Nathancalonsuamiku 😱😱😱😱😱 aku belum rela
Olshopkeren mau topi samaan sama pacar @nathannavelino yuk di order kakak!!!
Pelangsingmujarab pengen langsing tanpa ribet? Kami punya solusinya, yuk diorder gan!!!
__ADS_1
Haterscecan dimana-mana isinya dia semua. Alay🤮🤮🤮
Cowokgantengindo selamat ya bro!!! Kawal sampe halal