Jodoh Di Kejar Dateline

Jodoh Di Kejar Dateline
60


__ADS_3

Alvaro beberapa kali menguap, rasanya sudah tidak sanggup lagi. Kemarin malam ia pulang sebentar lalu kembali lagi karena menghentikan rekan kerjanya yang sakit.


"Suster Intan, saya keluar sebentar" pamit Alvaro pada asistennya


"Baik dokter, istirahatlah masih ada waktu untuk jadwal selanjutnya"


Alvaro mengangguk, ia ingin pergi keluar sebentar untuk membeli kopi. Rasanya kepalanya mulai berat.


Kalau tidak salah Nathan membuka cabang cafenya tak jauh dari rumah sakit, Alvaro memutuskan untuk me-refresh dirinya disana sebentar.


"Selamat datang di Caffedia. Mau pesan apa?"


"Ice Americano satu"


"Baik, silahkan menunggu"


Alvaro memilih untuk duduk didekat jendela, langit mulai mendung sebentar lagi sepertinya akan turun hujan. Sambil menunggu Alvaro mengeluarkan ponselnya yang sepi sejak kemarin tidak ada kabar dari Aletta.


Ingin rasanya ia pergi menemui gadis itu, namun ia tidak mempunyai banyak waktu. Alvaro hanya berharap Aletta baik- baik saja dan memaklumi keadaannya.


"Oii ngopi sendirian aja"


Alvaro mendongak, Angga dan Nathan langsung duduk bergabung bersamanya.


"Sibuk banget loe ya?" Nathan memperhatikan wajah lelah sepupunya itu


Alvaro mengangguk, sudah beberapa hari ini ia kurang tidur


"Jaga kesehatan Var..." Kata Angga


"Iya"


"Sepi juga ya ga ada Alea..." Nathan menghela nafas sambil melirik pengunjung cafe yang membawa pasangan


"Tinggal telpon suruh ke sini" sahut Alvaro


"Loe lupa, Alea sama Aletta kan ke Jogja"


Alvaro yang sedang menyedot ice Americano miliknya langsung tersedak begitu mendengar ucapan Nathan barusan, "apa loe bilang tadi, ke Jogja?"


Nathan mengangguk, "iya mereka ke Jogja tadi pagi. Emang Aletta ga ngasih tau?"


Alvaro menggeleng


Angga mengerutkan keningnya, "loe berantem sama Aletta?"

__ADS_1


Alvaro kembali menggeleng.


"Serius loe?" Tanya Angga memastikan


"Iya, kemaren dia ke rumah sakit bawain gue makanan setelah itu dia ga ada ngabarin gue lagi."


"Fix, Aletta ngambek sama loe" Angga menjentikan jarinya


"Loe bikin salah kali Var jadi Aletta ngambek. Coba loe inget-inget loe ngapain sampe dia tiba- tiba cuek, setau gue loe berdua tuh kalo mau kemana- mana pasti saling ngabarin" timpal Nathan


Alvaro menghela nafas, sikap Aletta memang sedikit aneh kemarin. Apa gadis itu marah karena ia tidak punya waktu untuknya?


"Eh iya gue ketemu Vanessa kemaren, dia di Medical Center juga Ro?" Tanya Angga yang teringat pertemuannya dengan Vanessa kemarin


"Iya, udah satu bulan lebih dia disana "


"Dia masih ngejar- ngejar loe?" Tanya Nathan hati- hati, pembahasan ini cukup sensitif bagi Alvaro mengingat Vanessa adalah kembaran Valery tunangan Alvaro yang sudah meninggal


Alvaro mengangguk, ia sedikit menceritakan kejadian dir ruangannya kemarin saat Vanessa tiba- tiba masuk ke ruangannya dan memeluknya.


"Jangan- jangan Aletta ngeliat lagi." Kata Angga


"Yah walaupun dia ga tau siapa Vanessa tapi gue yakin dia pasti cemburu secara pacarnya di peluk- peluk" timpal Nathan


"ga berubah tuh anak dari dulu. gue pikir dia ga bakal balik dari luar negeri" Angga menyeruput espresso miliknya


"Var loe gak apa- apa?" Tanya Nathan yang melihat Alvaro hanya diam, "apa perlu gue suruh Alea tanya..."


Alvaro menggeleng, "ga perlu.. gue balik ke rumah sakit ya.." Alvaro pergi setelah beradu tos dengan keduanya.


*****


Aletta baru saja selesai ikut meeting di kantor pusat. Setelah ini ia dan Alea akan pulang ke rumah mereka lebih tepatnya mension milik Eyang.


"Hadeeh capek banget gue..." Keluh Alea karena begitu mereka tiba tadi pagi mereka langsung diminta datang ke kantor dan bekerja.


Mobil yang di kendarai pak Tio membelah kota istimewa dengan pelan, sepanjang jalan Aletta hanya diam sambil memandang ke luar jalan.


Flashback on


Begitu mendapat kabar dari asisten pribadi papa Ferdi, Alea dan Aletta langsung berangkat ke Jogjakarta pagi tadi.


Mereka masih punya waktu dua jam sebelum jadwal keberangkatan. Aletta ingin menghubungi Alvaro tapi ponselnya jatuh dan mati.


Dengan waktu yang tersisa ia bergegas pergi ke rumah sakit. Tiba disana Aletta langsung pergi ke ruangan Alvaro.

__ADS_1


Saat berjalan di lorong ia mendengar beberapa perawat yang tengah bergosip didepannya.


Awalnya ia tidak menghiraukan tapi karena mendengar nama Alvaro disebut mau tidak mau kuping Aletta ikut bereaksi.


"Eh dokter Varo sama dokter Vanessa serasi ya.. yang satu ganteng yang satunya lagi cantik"


"Iya bener banget. Aku nge-ship mereka sih. yah Walaupun dokter Varo udah punya pacar tapi katanya pacarnya dokter Varo masih anak kuliah gitu"


"Kamu pernah liat pacarnya dokter Varo?"


"Belum, cuma pernah di post di IG, pernah sih ku kepoin tapi ga pernah keliatan mukanya.."


"mending sama dokter Vanessa aja, udah cantik, pinter, lulusan terbaik dari luar negeri pula"


"Eh tuh liat deh dokter Varo sama dokter Vanessa. Mesra ya pagi- pagi gini.. jadi baper"


Aletta mengikuti arah pandang perawat didepannya itu, tak jauh darinya Alvaro berdiri bersama Vanessa tengah mendiskusikan sesuatu terlihat dari berkas yang bawa oleh Vanessa ditangannya.


Melihat pemandangan itu Aletta jadi ikut menyetujui jika mereka serasi. Ia membalikan badannya mengurungkan niatnya untuk bertemu Alvaro.


Flashback off


"Ta... Aletta..."


Aletta terkesip, Alea berteriak tepat di kupingnya , "Apaan sih Alea???" Aletta memegang kupingnya yang berdenging


"Loe gue panggil ga nyaut - nyaut malah asik dari tadi ngelamun. Loe kenapa sih perasaan dari tadi pagi aneh banget?"


Aletta menggeleng, 'gak papa"


"Berantem loe sama Varo?"


Aletta menggeleng, "gak"


"Kalo ada masalah cerita, siapa tau gue bisa bantu"


Aletta menggeleng, "ga ada"


Alea berdecak sebal ia tidak bertanya lebih jauh dan kembali fokus ke ponselnya.


Aletta menghela nafas bayangan Alvaro bersama Vanessa melintas dipikirannya.


Biasanya siapapun perempuan yang berada didekat Alvaro membuat Aletta kesal dan akan membalasnya minimal mereka harus tau kalau kekasihnya itu punya pawang, tapi kali ini ia tidak merasa kesal, justru ia merasa tidak percaya diri berada didekat Alvaro.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


halo readers, maaf ya kalo sekerang ini updatenya ga menentu karena Riy lagi mempersiapkan cerita terbaru. terima kasih sudah mampir membaca, maaf kalau masih ada typo dan ceritanya rada aneh. hehe


jangan lupa tinggalkan jejak dengan like dan komentar, karena support kalian adalah moodbooster untuk Riy.. 🤗🤗🤗🤗


__ADS_2