
Sudah beberapa jam lamanya Rena memilih untuk tetap bertahan di dalam kamarnya karena merasa malu untuk keluar dari kamar dan bertemu dengan teman-teman Nio yang begitu ramai. Padahal saat itu ia cukup merasa gelisah karena mulai merasa dahaga dan sayangnya tidak ada air di kamarnya.
"Sudah jam tiga lebih, kenapa mereka masih belum pulang juga?" Gumam Rena seorang diri sembari mulai kembali bangkit dari atas tempat tidur.
Namun selang beberapa detik, Rena mendengar suara mobil dari arah balkon kamarnya yang kebetulan balkon kamar itu langsung menghadap ke arah halaman depan rumah.
"Ada suara mobil, apa itu berarti mereka sudah pulang?" Tanya Rena lagi yang sontak langsung melangkah cepat menuju balkon kamarnya untuk lebih memastikan.
Dan benar saja, beberapa mobil nampaknya telah bergerak pergi meningalkan halaman rumah mereka, Rena yang menyaksikan hal itu pun akhirnya mulai tersenyum tipis dan dengan cepat kembali masuk ke kamarnya.
"Mereka sudah pulang, akhirnya aku bisa keluar kamar untuk mengambil minuman." Celetuk Rena yang tanpa ragu lagi, langsung beranjak keluar dari kamarnya.
Dengan langkah cepat Rena terus menapaki satu persatu anak tangga untuk menuju dapur, karena dia benar-benar sudah sangat kehausan saat itu. Namun seketika langkahnya terhenti saat ia telah sampai di ujung tangga, dengan kedua matanya yang jadi sedikit membulat saat mendapati Nio yang juga kebetulan baru saja memasuki rumah dari arah pintu samping bersama ketiga temannya yang masih tersisa.
"Eh hai tante cantik," Sapa Aldy yang langsung tersenyum lebar saat mendapati Rena yang berada tak jauh darinya.
"Ha,,, hai Aldy," jawab Rena yang nampaknya masih sedikit terkejut saat menyadari jika sebagian teman Nio masih berada di rumahnya.
"Tante terbangun di jam segini, apa itu karena keributan yang kami buat di kolam berenang tadi?" Tanya Aldy yang nampaknya jadi sedikit tak enak hati.
"Ahh ti,, tidak," Jawab Rena yang masih nampak sedikit kikuk.
"Tante,,, Tante terbangun karena haus," Tambahnya lagi
"Ohh begitu rupanya, hmm syukurlah." Aldy pun semakin melebarkan senyumannya.
Rena pun ikut tersenyum sembari melirik singkat ke arah Nio, lalu beralih menatap Sonia yang kala itu tengah berdiri tepat di samping Nio. Melihat Sonia yang nampak basah kuyup dengan wajahnya yang jadi terlihat sedikit pucat, sontak membuat Rena mulai mengerutkan dahinya lalu akhirnya menyadari jika mereka semua ternyata sama-sama dalam keadaan basah.
"Kenapa kalian semua jadi basah begitu? apa kalian,,,,?"
"Ah iya tante, awalnya kami ingin membuat malam ini jadi semakin seru dengan cara menyeburkan Nio ke kolam, tapi akhirnya kami semua jadi ikut nyemplung ke dalam kolam renang itu, dan ternyata hal itu membuat suasana tadi jadi jauh lebih seru dan menyenangkan hehehe." Jelas Rio yang ikut tersenyum sumringah.
"Ohh, begitu rupanya,,," Rena pun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Oh ya Nio, selamat ulang tahun, maaf kalau ibu baru mengucapkannya sekarang, semoga kedepannya kamu bisa semakin dewasa dan menjadi lelaki yang sukses ya," Ucap Rena yng kembali menatap Nio seolah tidak ada terjadi apapun pada mereka.
"Dan untuk kado, kamu bisa meminta apapun pada ibu, nanti akan ibu belikan." Tambahnya lagi sembari terus tersenyum dengan tenang.
Nio pun mulai tersenyum.
"Terima kasih, bu," Ucapnya pelan.
"Masalah kado nanti saja, biarkan aku memikirkannya dulu, karena untuk saat ini aku sendiri belum tau apa yang sedang aku inginkan." Tambah Nio lagi.
"Hmm baiklah, kabari ibu jika kamu sudah tau apa yang kamu inginkan," Jawab Rena yang kembali tersenyum tipis, lalu kemudian langsung beranjak menuju dapur untuk mengambil minum.
"Hmm baiklah Bro, kalau begitu kami juga pamit pulang ya," Ucap Aldy sembari menepuk singkat pundak Nio.
"Oh ok, terima kasih untuk malam ini ya," Jawab Nio yang langsung merangkul Aldy secara singkat.
"Aku juga pulang ya Bro," Kali ini giliran Rio.
"Iya, terima kasih Bro untuk waktunya malam ini," Nio pun melakukan hal yang sama terhadap Rio.
"Ah kamu juga, terima kasih banyak Sonia,"
Aldy pun kembali menoleh ke arah Rena yang kala itu terlihar sedang meneguk minumannya.
"Tante,, kalau begitu kami pamit pulang dulu ya," Ucap Aldy
Mendengar hal itu, membuat Rena sontak meletakkan gelasnya ke atas meja dan menatap mereka dengan tatapan tak biasa,
"Apa kalian akan pulang dalam keadaan basah kuyup seperti itu???" Tanya Rena yang nampak sedikit terkejut.
"Iy,, iya tante hehehe" Jawab Rio cengengesan.
"Ya ampun, kalian akan masuk angin dan jatuh sakit kalau pulang dalam keadaan basah begitu, apa kalian tidak lihat jam berapa ini??" Omel Rena yang mendadak menunjukkan sikap keibuannya di hadapan mereka semua.
__ADS_1
Rena pun kembali menatap ke arah Sonia yang saat itu cenderung lebih banyak diam dan terlihat seperti kedinginan.
"Sonia, sejak tadi tante perhatikan kamu lebih banyak diam, itu pasti karena kamu sedang merasa kedinginan kan??" Tanya Rena dengan tatapan penuh introgasi.
Hal itu, membuat mereka sejenak jadi terdiam dan saling tatap-tatapan satu sama lain.
"Haiish, kenapa kalian semua hanya diam??" Akhirnya Rena pun kembali menghampiri mereka.
"Nio, mereka datang kesini sebagai tamu dan memberimu kejutan kan?" kali ini Rena kembali menatap Nio.
Nio pun hanya mengangguk, entah kenapa saat Rena memasuki mode menjadi ibu, cukup membuat Nio jadi merasa sedikit takut padanya, apalagi saat wanita cantik itu mulai menatapnya dengan sangat serius.
"Kalau begitu, apa kamu tidak bisa meminjamkan bajumu pada mereka? ibu tidak mau mereka jadi jatuh sakit sehabis pulang dari rumah kita!"
"Aku sudah menawarkan hal itu pada mereka sebelumnya, tapi mereka menolaknya,"
Kali ini Rena kembali menatap Aldy dan Rio.
"Kalau tante yang meminta, apa kalian masih ingin menolak??" Tanya Rena yang mulai menyedekapkan kedua tangannya di dada.
Aldy dan Rio pun sontak nampak cengengesan
"Hehehe, kalau tante yang memintanya, kami bisa apa selain patuh?" Jawab Aldy akhirnya.
Rena pun akhirnya tersenyum puas.
"Bagus, kalau begitu segeralah ganti baju sekarang!" Ucap Rena.
Nio pun seketika mendengus pada kedua sahabatnya itu,
"Haaissh, kalian ini benar-benar ya!! Kenapa tidak dari tadi??!!"
"Hehehe sorry, Bro. kalau sudah wanita cantik yang meminta, sulit untuk menolak hehehe." Jawab Aldy.
__ADS_1
"Haiish!! hmm. ya sudah, ikut aku ke kamar!!" Ajak Nio yang langsung beranjak lebih dulu.
Rio dan Aldy pun bergegas mengikuti langkah Nio dan meninggalkan Rena bersama Sonia berduaan yang kala itu masih berdiri tak jauh dari tangga.