KEENAN (Kontrak Pernikahan 3)

KEENAN (Kontrak Pernikahan 3)
BAB 114 (Bonchap 2)


__ADS_3

"Lalu sekarang kamu mau aku bagaimana?" tanya Keenan pasrah.


Dira tersenyum, dia bangkit dari ranjang dan memeluk lengan suaminya.


"Aku mau ikut denganmu membeli es krim. Aku tidak akan pernah membiarkanmu melirik apa lagi tebar pesona dengan penjaga mini market," ucap Dira sambil menatap suaminya sinis.


Keenan hampir saja tertawa mendengar ucapan istrinya. Memikirkan wanita lain saja tidak pernah, apa lagi sampai berniat mendekati dan melakukan tebar pesona dengan penjaga mini market, rasa-rasanya membuat Keenan ingin tertawa mendengarnya. Namun, dia menahan diri untuk tidak tertawa. Keenan yakin kalau dia tertawa, istrinya itu akan kembali merajuk. Sikap Dira yang kini terlalu posesif membuat Keenan begitu bahagia.


"Kalau begitu ayo ikut! Aku juga senang kalau kita bisa pergi membeli es krim itu bersama," jawab Keenan.


"Tunggu sebentar!" seru Dira, dia melepaskan lengan suaminya dqn berjalan ke arah lemari. Dira memilih salah satu baju terbaiknya dari dalam lemari kemudian memakainya. Setelah itu dia mengambil alat make up dari dalam laci meja riasnya.


"Sayang, untuk apa kamu berdandan?" tanya Keenan saat melihat istrinya mulai memoles wajahnya.


"Tentu saja supaya aku cantik," jawab Dira sambil memoleskan lipstik berwarna merah muda di atas bibir ranumnya.

__ADS_1


"Kalau kamu dandan seperti ini, justru aku yang tidak suka."


"Kenapa?"


"Karena akan banyak pria yang menikmati wajah cantikmu itu. Aku tidak rala membagi kecantikanmu kepada pria mana pun." Kini giliran Keenan yang merajuk.


"Jadi, aku harus terlihat jelek di depan penjaga mini market itu dan membiarkan dia menggodamu begitu?" tanya Dira.


"Sayang, kan belum tentu kalau penjaga mini marketnya itu perempuan. Kalau yang jaga mini market itu ternyata laki-laki bagaimana? Masa aku harus membagi wajah cantik istriku kepada dia," protes Keenan.


"Dan aku juga tidak mau kamu terlihat cantik di depan laki-laki lain," sahut Keenan.


Keenan dan Dira sama-sama menghela napas mereka. Keduanya kemudian berpikir untuk mencari solusi terbaik untuk masalah yang sebenarnya sepele.


"Bagaimana kalau begini saja, kita sama-sama pergi ke mini market. Terus kalau yang jaga mini marketnya itu perempuan, kamu bisa turun bersamaku. Tapi, kalau ternyata yang jaga mini marketnya adalah laki-laki kamu harus tetap berada di dalam mobil. Bagaimana?" tanya Keenan setelah menyampaikan hasil pemikirannya.

__ADS_1


"Baik aku setuju."


Setelah sama-sama sepakat, sepasang suami istri itu pun segera ke luar dari kamar mereka dan menuju ke garasi untuk mengambil mobil. Keenan membukakan pintu mobil dan mempersilakan istrinya untuk masuk terlebih dulu. Setelah memasangkan seat belt untuk Dira, Keenan pun ikut masuk ke dalam mobil tersebut. Keenan bergegas melajukan mobilnya meninggalkan garasi untuk mencari mini market.


Dan hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit, keduanya tiba di depan mini market yang paling dekat dengan rumah mereka. Dia memarkirkan mobilnya tepat di depan mini market tersebut, dan sesuai kesepakatan, Dira tetap berada di dalam mobil karena yang jaga mini market adalah laki-laki. Dengan langkah panjangnya Keenan masuk ke mini market dan langsung menuju ke lemari pendingin untuk membeli es krim. Tidak lama kemudian Keenan ke luar dari mini market dan langsung menghampiri istrinya yang berada di dalam mobil.


"Sayang ini es krim yang kamu mau." Keenan tersenyum sambil menyerahkan es krim yang diminta Dira.


Dira mengerjapkan matanya beberapa kali melihat es krim yang di bawa oleh suaminya.


🍂🍂🍂


Nah, lho, kenapa ya sampai Dira mengerjapkan matanya beberapa kali? Tetap berikan like, komen dan gifynya. Terima kasih🤗.


Oh iya, otor juga mau ngingetin kalau karya terbaru otor akan diumumkan di sini. Jadi, jangan di unfovorit dulu ya.

__ADS_1


Salam sayang dari otor ter--KECEH🌹


__ADS_2