
Di atas ranjang yang sudah berantakan akibat ulah sepasang suami istri yang tengah melakukan kegiatan berpeluh, terdengar suara manja penuh nikmat keluar dari bibir keduanya.
" Apa mas menyakitimu by" Novi menggeleng sambil memejamkan matanya.
" Novi ingin merasakan yang lebih dari ini mas" Novi meminta suaminya melakukan lebih karna Novi takut suaminya tersiksa akan hasratnya yang tidak tersalurkan.
" Apa kamu yakin by" Danil ragu untuk mengabulkan permintaan Novi.
" Iya mas lakukan apa yang mas inginkan, Novi juga menginginkannya mas" ucap Novi yakin.
" Baiklah by tapi bilang sama mas kalau mas menyakiti kamu by" Novi hanya mengangguk.
Dengan hasrat yang sudah meninggi Danil menyalurkannya ke pada istri yang sangat di cintai nya. Rasa cintanya yang begitu besar menambah hasratnya sangat menggebu, di tambah melihat wanita yang di cintainya juga menikmati apa yang di lakukan di atas tubuhnya. Hingga pelepasan yang entah berapa kali itu sampai dan berteriak memanggil nama pujaan hati, menyemburkan benih kenikmatan di dalam rahim sang istri.
" Terima kasih by" Danil mengecup kening dan bibir Novi yang sudah terlelap.
" Mas tau kamu pasti merasakan sakit by, maafkan mas by" Danil berucap dalam hati.
Ada rasa bersalah dalam hati Danil, melihat Novi yang sudah tidak berdaya karenanya. Danil mendekap erat tubuh Novi memejamkan matanya menyusul Novi ke alam mimpi.
Pagi hari menyapa dengan sangat hangat, cahaya matahari tanpa malu menyapa setiap insan yang melihatnya, terkecuali sepasang suami istri yang masih berpelukan di bawah selimut masih dengan tubuh polosnya.
Novi tersenyum melihat wajah Danil yang damai saat sedang terlelap, suami yang Novi cintai, entah sejak kapan perasaan itu timbul kembali, dulu waktu Novi kecil, saat itu usianya baru lima tahun dan Danil berusia dua belas tahun, kasih sayang yang dia beri dan Terima dari pria kecilnya itu memang sangat tulus.
Danil kecil bahkan selalu menyebutnya bayi, karna itulah tersemat panggilan sayangnya "my baby", bayiku, kasih sayang Danil pada Novi melebihi segalanya, bahkan Danil kecil sudah mampu melindunginya dari berbagai macam bahaya, Danil selalu mengkhawatirkan Novi saat dia terjatuh karna tersandung, tidak ingin Novi terluka dan bersedih apa lagi sampai Novi mengeluarkan air matanya.
Saat Novi dengan sengaja di dorong oleh temannya dan terjatuh, Danil dengan penuh amarah membalas temannya Novi dengan memarahinya dan juga mendorongnya pelan tidak sampai jatuh karna saat itu lawannya adalah anak yang masih kecil, tapi akibatnya Danil mendapat tamparan keras dari orang tua anak itu.
Sekarang pria kecilnya sudah sah menjadi suaminya, pria yang sangat di cintainya, pria kecil yang Novi sayangi yang pernah pergi tanpa kabar, sempat rasa itu menghilang, tapi kini rasa itu hadir kembali bahkan melebihi dari yang Novi rasakan dulu.
Bahkan dengan Toni dulu pun tidak seperti ini. Ada rasa yang membuncah di hati Novi melihat sikap tegas Danil, juga perlakuannya yang penuh dengan cinta dan kasih sayang terhadapnya, walau begitu dingin dan arogan terhadap orang lain.
__ADS_1
" Apa udah puas memandangi wajah tampan mas by? " Danil membuka matanya melihat wajah cantik natural Novi.
" Mas udah bangun? " Novi malah balik bertanya.
" Sebenarnya mas nungguin kamu menyentuh bibir mas dengan bibir kamu, kayak gini" Danil mengecup bibir Novi singkat.
" Ih mas ssshhhh" Novi ingin duduk tapi bagian inti tubuhnya terasa sangat perih.
" Maafkan mas ya by" Danil dengan pelan mengangkat tubuh polos Novi dan menggendongnya, sedangkan Novi bagai patung tidak bergerak sama sekali karna merasakan sesuatu yang keras di bawah sana.
Setelah mengisi air hangat untuk Novi, Danil dengan susah payah menahan hasrat dan sakit, Danil membersihkan diri dengan membelakangi Novi.
" Kasihan mas Da pasti sangat sakit, tapi akan aku coba mengurangi rasa sakitnya, walau badanku rasanya remuk semua" ucap Novi dalam hati.
Perlahan Novi turun dari bathtub dan melangkah mendekati Danil.
" Novi menginginkanmu mas" Novi berbisik di telinga Danil dan memeluknya dari belakang.
" Tapi Novi ingin mas" Danil berbalik menatap Novi, terpampang tubuh indah Novi yang membuat hasratnya kian tak terkendali.
Di satukan bibir tebalnya dengan bibir tipis Novi dengan hasrat yang membuncah, di cumbu nya setiap inci tubuh Novi. Hasrat dan cinta melebur menjadi satu menghasilkan suara manja penuh nikmat.
Tanpa sadar Danil melakukan penyatuannya dengan tergesa dan kasar membuat Novi merasakan perih di bagian inti tubuhnya.
" Mas" ucap Novi bergetar.
" Maaf by" Danil tersadar dan cepat menyelesaikan kegiatannya di atas tubuh Novi dengan perlahan.
Danil selalu merasa bersalah dan takut akan terus menyakiti istrinya, bahkan setelah melakukan kegiatan panasnya pun Danil hanya diam.
" Mas... " Novi memeluk tubuh kekar Danil dari samping dan di balas oleh Danil dengan mendekapnya erat.
__ADS_1
" Maaf kan mas by" Danil mengeratkan pelukannya menciumi kepala Novi berulang kali.
" Mas selalu minta maaf sama Novi padahal mas gak ada salah lo.. " Novi mendongakkan kepalanya, melihat Danil dengan senyumnya yang sangat manis membuat Danil juga ikut tersenyum.
" Maaf by tadi mas"
" ssuuutt... " Novi mengarahkan jari telunjuknya di atas bibir Danil dan mendekatkan bibirnya ke telinga Danil.
" Novi sangat menikmatinya mas, Novi suka mas melakukan itu sama Novi, jadi jangan berpikir lagi kalau mas menyakiti Novi, tapi mas harus melakukan itu hanya dengan Novi jangan dengan yang lain" bisik Novi dengan suara yang sangat lembut.
" Aduh... Aku kayak wanita penggoda aja, tapi gak apalah kan sama suami sendiri" ucap Novi dalam hati.
" Mas akan selalu menyentuhmu dan hanya kamu... Kamu udah mulai nakal by" Danil menyentil kening Novi pelan.
" Hahaha nakal sama suami sendirikan gak apa - apa mas" Novi tertawa lepas membuat Danil gemas dan mengecup bibirnya singkat.
" I love you by... Jangan pernah tinggalkan mas ya by... Jangan pernah tinggalkan mas apapun yang terjadi" Danil mengeratkan pelukannya di tubuh Novi.
" Novi gak akan pernah meninggalkan suami Novi yang tampan juga gagah ini" Novi menepuk dada Danil pelan sambil tertawa renyah.
" I love you by, mas mencintaimu, sangat mencintaimu, mas akan berusaha membuatmu bahagia by" ucap Danil tulus.
" Love you too mas, Novi juga mencintaimu, sangat sangat mencintaimu mas" Novi juga berucap dengan hati yang tulus.
" Mas tau kamu menahan sakit karna mas by, mas sangat beruntung memilikimu by" ucap Danil dalam hati.
" Aku akan menahan rasa perih ini mas, aku yakin rasa sakit yang mas rasa sangat menyiksa mas dan mas gak akan pernah membuat aku tersakiti, aku yakin karna aku merasakan cinta yang sangat luar biasa darimu untukku mas, aku sungguh beruntung memilikimu mas" ucap Novi dalam hati.
" Ayo by kita ke dokter" Danil melihat wajah Novi yang cantik natural tanpa make up.
" Ayo mas"
__ADS_1