Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Sekonyong-Konyong Koder


__ADS_3

Keesokan harinya, dinginnya suasana puncak membangunkan Nano yang tanpa busana. Dia menoleh kesamping dan melihat bagaimana Desmon masih terlelap dalam tidurnya.


"Morning....," lirih Nano tanpa ingin membangunkan suaminya.


Nano turun dari ranjang lalu membersihkan dirinya, dia melihat ada beberapa baju di lemari dan segera memakainya. Dia turun ke bawah untuk memasak tapi ternyata penjaga villa sudah menyiapkan sarapan.


"Hallo, Nyonya. Saya penjaga villa," ucapnya memperkenalkan diri.


Nano mengangguk dan tersenyum simpul, di meja sudah tersedia aneka makanan tapi Nano enggan memakannya karena ingin menunggu suaminya bangun. Jadi dia hanya meminum segelas jus dan berjalan ke arah balkon dimana pemandangan puncak yang indah terlihat disana.


Tapi pikirannya tiba-tiba mengarah pada kedua anaknya. "Bagaimana jika mereka mencariku!"


Nano kembali masuk dan menggunakan telepon yang ada di villa untuk menghubungi mansion.


"Hallo," jawab Pak Li di mansion.


"Pak Li, ini aku! Bagaimana...."


Kalimat Nano menggantung karena tiba-tiba telepon itu diambil seseorang dan langsung menutup panggilan Nano. Yang mana membuat Nano menoleh dan ternyata Desmon pelakunya.


"Aku ingin menghabiskan waktu hanya berdua denganmu, darling. Jika kau menghubungi mansion yang ada mommyku yang rempong akan kesini dan mengganggu waktu kita!" jelas Desmon kemudian.


Belum sempat Nano menjawab, tubuhnya tiba-tiba diangkat suaminya dan Desmon membawa Nano masuk kedalam kamar lagi.


"Kita akan melakukannya lagi? Kita bahkan belum sarapan!" tolak Nano saat Desmon mulai mencumbu dirinya.


"Satu ronde saja, setelah itu kita jalan-jalan! Aku ingin membuat bayi kita menjadi manis karena aku siram terus dengan susu kental manisku!" bujuk Desmon yang ingin birahinya tersalurkan di pagi hari. Apalagi suasana dingin membuat dia tidak ingin melepaskan istrinya.

__ADS_1


"A... hmmmp!" Nano ingin protes tapi bibirnya langsung dibungkam oleh Desmon.


Akhirnya Nano tak berdaya, dia pasrah dengan apa yang dilakukan suaminya setelah ini.


*****


Nano menggerutu kesal karena melewatkan sarapannya, iya sih memang main satu ronde. Tapi satu ronde bagi Desmon, lima ronde bagi Nano.


"Aku ingin pulang jika kau terus menggempurku," ucap Nano kesal dengan menyuapkan makanan ke mulutnya.


Desmon terkekeh mendengarnya. "Setelah ini, aku akan sibuk bekerja dan ke luar kota bahkan ke luar negeri! Jadi aku ingin membuat kenangan yang tak terlupakan untuk kita berdua, darling!"


"Benarkah? Seberapa lama?"


"Hm, bisa beberapa bulan! Setelah Lucas menikah, aku harus meninjau berbagai proyek yang tertunda!"


"Hanya sementara, darling. Sebelum kau melahirkan, aku ingin menyelesaikan semua pekerjaanku!" bujuk Desmon.


Nano berusaha memahami dan setelah mereka selesai makan. Mereka berjalan-jalan di perkebunan teh yang ada disana. Melihat perkebunan teh itu, membuat mood Nano langsung kembali lagi.


"Jadi katakan, apa sampai detik ini kau bahagia menjadi istriku dan hidup bersamaku?" tanya Desmon dengan memeluk Nano dari belakang sambil berjalan.


"Aku bahagia!" jawab Nano singkat. "Walaupun banyak tantangan yang menghadang!"


"Tapi anak kembar jenius kita selalu membantu kita selalu bersama!" sahut Desmon merasa bersyukur gen 7 tahun sekali bersemayam pada kedua anaknya.


"Aku pikir, aku tahu penyebab si kembar menjadi sejenius sekarang," ucap Desmon lagi.

__ADS_1


Nano langsung berhenti dan membalik tubuhnya supaya bisa bertatapan dengan suaminya. "Apa itu?"


"Mungkin proses pembuatannya!" jawab Desmon percaya diri.


Mendengar itu, Nano langsung mengerucutkan bibirnya karena dia tidak tahu sama sekali proses pembuatan si kembar.


"Apa kau ingin tahu prosesnya, darling? Aku akan memperlihatkannya, kau hanya perlu gaya pasrah!"


"Kita akan melakukannya lagi? Kenapa kau tidak pernah merasa lelah?"


"Karena aku sekonyong-konyong koder padamu, Nano-Nano!"


"Dapat bahasa darimana itu?"


"Um, sebenarnya aku sedikit menguasai bahasa Jawa!"


"Oh iya?"


Desmon langsung berdehem mengatur suaranya dan mulai bernyanyi lagu bahasa Jawa yang dia kuasai.


Cintaku sekonyong-konyong koder


Karo kowe wong ayu sing bakul lemper


Lempermu pancen super resik tur anti laler


Yen ra pethuk sedino neng sirah nggliyer

__ADS_1


__ADS_2