Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Doa Istri


__ADS_3

"Bagaimana jika papa mundur? apakah bisa?" tanya Desmon saat akan melakukan tantangan selanjutnya.


"Kalau kita menyerah, berarti aplikasi ini akan terus ada! Dan akan memakan korban lagi" jelas si kembar.


"Korban lagi?" tanya Desmon yang masih belum paham.


Lalu si kembar memutar video yang dikirimkan Red pada klan ubur-ubur mereka.


"Ternyata permainan ini sudah ada dari tahun lalu, dan sempat menelan korban tapi disembunyikan. Red berhasil meretas sistemnya dan berhasil menemukan sebuah video tantangan yang menelan korban!"


Desmon melihat itu dan melihat bagaimana seorang player yang jatuh dari atas gedung. Ada timbul rasa takutnya tapi jiwa pahlawannya lebih besar untuk saat ini.


"Kami sedang mempelajari aplikasi ini, jadi kami butuh bantuan papa!"


Desmon mengacak rambut kedua anaknya bergantian. "Makan apa aku dulu bisa menghasilkan bibit seperti kalian berdua!"


"Baiklah, ayo kita naikkan ranking kita!"


Tangan Desmon meraih ponselnya dan merekam wajahnya yang tampan.


"Oke WATCHER! Apa tantangan selanjutnya?"


Tak lama sebuah notifikasi tantangan masuk.


"Pergilah ke store Gucci!"

__ADS_1


Tantangan kedua dimulai, Desmon segera mendatangi store Gucci yang berada di mall Plaza Indonesia.


Sesampai disana, Desmon membaca petunjuk lainnya.


"Pakai setelan jas berwarna hitam!"


Desmon segera memilih setelah jas berwarna hitam dan memakainya di ruang ganti. Setelah dia tampak gagah dia keluar dari ruang ganti dan merekam dirinya secara langsung.


"Pip pip pip, papa tampan ada disini!" ucap Desmon kemudian.


"Jadi begini tantangannya?"


Tak lama petunjuk lainnya masuk.


"Buka setelan jasnya dan kembalikan pada tempatnya!"


"Astaga....," geramnya.


Tidak ada pilihan lain, dia membuka setelan jas itu dan menyisakan celana boxernya saja. Dia mengembalikan setelan jas pada tempatnya membuat dia ditertawakan oleh pegawai toko karena perutnya yang membuncit.


"GGB, ganteng ganteng buncit!"


Begitulah yang terdengar disana. Dengan menahan malu, Desmon keluar dari store Gucci dan dirinya menjadi perhatian paparazi yang merekam aksinya.


"Seorang D.C bertelanjang di mall, memalukan!" gerutunya.

__ADS_1


Rupanya itulah tantangan kedua sebenarnya, dan sesuai peraturan Desmon terus merekam dirinya yang disiarkan secara langsung.


Disisi lain, Nano merasa kesepian karena mertua, suami dan kedua anaknya tidak ada.


"Apa aku keterlaluan?" gumam Nano. "Sepertinya waktu marah sudah selesai!"


Nano ingin mengambil ponselnya untuk menghubungi suaminya dan memintanya pulang. Tapi saat dia akan mendial nomor ponsel Desmon, panggilan dari Ocha masuk membuatnya mau tidak mau menerima panggilan itu.


"Bu bos....," pekik Ocha saat panggilannya sudah terjawab.


"Kebiasaan, Cha! Telingaku sampai sakit loh ini!" gerutu Nano.


"Apa tuan Desmon ngidam aneh lagi?" tanya Ocha.


"Memangnya kenapa?" tanya Nano balik.


"Jadi bu bos tidak tahu?"


"Tahu apa?"


Ocha segera mematikan panggilan dan mengirimkan link aplikasi yang lagi ramai saat ini. Nano mendownload dan atas saran Ocha, dia mendaftar sebagai WATCHER disana.


Mata Nano membulat melihat suaminya tengah berlarian di mall dengan hanya memakai celana boxer.


"Oh ya Tuhan, apa yang dilakukan suamiku!" gumam Nano.

__ADS_1


Refleks dia langsung mengusap perutnya yang mulai membuncit.


"Tolong jangan menurun gen papamu, Nak! Amit amit jabang D.C!"


__ADS_2