Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Gladi Resik


__ADS_3

"Klek!"


Kunci berhasil dibuka oleh si kembar empat, dengan cepat Edward meraih topeng yang di dalam sana dengan hati-hati. Tapi saat Edward membolak-baliknya tidak ada apapun.


"No clue," ucap Edward disana.


Mr. P mendekat dan meraih topeng itu. "Ada kain?"


Edward yang perfectsionis dan hidupnya selalu simetris itu memberikan sapu tangan kesayangannya. "Ini daddyku membelinya dari Polandia, Mr. P! Jadi tolong menggunakannya dengan sepenuh hati!"


Seperti tidak mendengar perkataan Edward itu justru Mr. P malah memakai sapu tangannya untuk menggosok topeng.


"No! No! No!" pekik Edward histeris.


Saat topeng itu digosok ternyata ada clue selanjutnya dan si kembar meraih topeng itu untuk membacanya.


"Berlututlah di dalam museum yang penuh kebajikan dan dengarkan suara tetesan air!"


"Masuklah ke istana yang tenggelam monster chthonic menunggu!"


"Tenggelam dalam air semerah darah di laguna tanpa bintang!"


Dengan segera Mr. P langsung berlutut dan menempelkan telinganya di lantai museum untuk mendengarkan tetesan air yang dimaksud.


"Pastikan semua tenang dan tidak ada suaranya!" pintanya.


Pasukan bocil diam dan menjauhi tempat itu. Sementara Mr. P terus mendengarkan apa yang ada di dalam sana.

__ADS_1


"Aku mendengarkan tetesan air!" ucapnya lagi.


Mr. P menegakkan badannya dan menyuruh pasukan bocil menaruh topeng ke tempatnya semula sementara dirinya mencari penjaga museum lagi.


"Iya, ada yang bisa saya bantu lagi, Pak?" tanya penjaga museum.


"Aku mendengar tetesan air saat menempelkan telingaku di lantai," jelas Mr. P.


"Oh, itu pasti tetesan air yang mengalir ke pusat kota!"


"Pusat kota bagian mana saja?"


"Kami mengambil sumber air dari sumur bor dan kebetulan akan ada acara konser musik di gedung seberang sana! Mereka menggunakan banyak air dan memakai air dari museum ini salah satunya!"


Mr. P segera menghampiri pasukan bocil dan mengajak mereka menghampiri gedung yang dimaksud.


Di gedung itu tampak sangat ramai karena malam nanti akan diadakan konser musik.


Pasukan bocil mulai mencari informasi dan mereka menemukan fakta bahwa konser itu dibentuk laguna dengan air dibawahnya dan panggung di atasnya.


"Tenggelam dalam air semerah darah di laguna tanpa bintang!"


Mereka membaca cluenya dan memang air yang dipakai di konser itu berwarna merah sesuai dengan iklannya.


"Mereka membentuk laguna labirin!"


"Dan mereka membuat bioaerosol untuk menyebarkan virusnya!"

__ADS_1


"Virusnya akan menyebar ke udara!"


*****


Disisi lain, sebuah kelompok yang mendukung penemuan dari Bobi tengah mempersiapkan diri memecahkan virus tersebut.


Mereka bertugas untuk memastikan virus itu tersebar, untuk itu mereka menjadi sponsor untuk konser musik yang akan digelar.


"Bagaimana persiapannya?" tanya ketua kelompok pada anak buahnya.


"Persiapan sudah mendekati 100℅ Bos!"


"Bagus, ayo kita mulai!"


Mereka mempersiapkan senjata mereka dan ketua kelompok mengambil alat pemicu gelombang supaya kantong virus pecah tepat di waktu yang ditentukan.


Mereka menyebar sesuai formasi yang diatur, untuk memantau situasi.


Sementara ketua kelompok masuk ke tempat acara mencari crew yang bertanggung jawab untuk acara tersebut.


"Para penyanyi sedang gladi resik, Tuan!" lapornya.


Lalu dia menunjuk panggung disana. "Ada Ayu Ting Ting, Inul Daratista, Nella Karisma dan... "


"Via Vallen!"


*****

__ADS_1


Dukung juga cerita ini ya kak, kategori pacarku bukan manusia



__ADS_2