Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Beautiful CEO - It's my DREAM


__ADS_3

“Kau terlambat gadis mungil!“ ucap Aries sampai mendengus beberapa kali saat melihat Chacha akhirnya sampai juga. Bahkan dia sudah menghabiskan tiga gelas minuman sambil menunggu gadis itu.


Aries meminta Chacha untuk jadi teman kencannya satu hari sebagai bentuk tanggung jawab karena menendangnya tempo hari.


Entah apa yang ada dipikiran Aries, biasanya lelaki itu tidak mau membuang waktunya seperti ini.


“Sorry, Kimchi terus mencegahku untuk bertemu denganmu!“ jelas Chacha memberi alasan.


“Ck, pasti Kimchi mengira aku masih seperti yang dulu!“ decak Aries dengan wajah masam. “Aku sudah berubah!“


“Berubah jadi Ultramen?“ celetuk Chacha sambil melihat jam di pergelangan tangannya. “Sepertinya film nya sudah akan di mulai!“


Aries mengangguk. “Aku sudah membeli tiketnya sekarang giliranmu membeli popcorn dan minum untuk kita bawa ke studio!“


“Kok aku?“ protes Chacha.


“Ingat tanggung jawabmu, mungil!“


Chacha memutar bola matanya malas, untung cuma sehari saja kencan dengan CEO kere itu.


Akhirnya, keduanya masuk ke dalam bioskop untuk menonton film bersama. Sebelum masuk ke studio yang sudah dibuka, Chacha membeli pop corn dan minuman untuk dibawa masuk.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari ternyata Kimchi mengikuti mereka berdua, Kimchi tidak akan membiarkan sahabatnya dilecehkan oleh Aries dan juga Kimchi harus memastikan jika Chacha tidak boleh terpesona oleh Aries.


Setelah Chacha masuk ke studio dengan cepat Kimchi memesan tiket, beruntung masih ada banyak kursi kosong.


“Saya pilih tempat duduk paling atas!“ pinta Kimchi saat membeli tiket.


Kimchi masuk dengan memakai topi dan juga jaket tebal ditambah celana jeans serta sepatu kets. Penampilannya sangat jauh berbeda dengan penampilannya sehari-hari membuat Chacha tidak mengenali Kimchi saat masuk.


Saat film sudah dimulai, Chacha begitu fokus menonton. Sesekali tangannya meraih popcorn yang berada di tengah antara dia dan Aries.


“Aaaa.... So sweat!“ jerit Chacha dalam hati saat melihat adegan mesra di film. Tangannya meraih popcorn bersamaan dengan Aries yang juga ingin mengambil popcorn membuat tangan mereka berdua beradu. Otomatis keduanya langsung bertatapan.


Chacha merinding karena wajah Aries yang begitu dekat dengannya. “Ti... tidak, uang cash ku tidak cukup tadi," ucapnya, memberi alasan.


"Alasan yang sedikit masuk akal.“ Aries terkekeh.


Dan hal itu membuat Kimchi yang di atas sana merasa marah karena menurut penglihatan gadis itu, Aries mencoba mencium Chacha.


“Dasar kambing cabul!“ umpatnya dalam hati.


Saat film selesai, Aries membawa Chacha untuk dinner di salah satu restaurant langganannya. Chacha yang menjadi teman kencan sehari, menurut saja. Toh, besok dia akan memulai hidup normalnya kembali.

__ADS_1



“Apa tidak ada nasi?“ tanya Chacha yang melihat hidangan di depannya.


Aries mengernyit. “Tidak ada orang yang memakan steak memakai nasi!“


“Huh, aku pasti tidak akan kenyang. Enakan juga ayam lalapan di pinggir jalan, apalagi makannya sambil di cocol sambel terasi!“ ucap Chacha mengutarakan pendapatnya di depan sultan seperti Aries.


“Sambel terasi? Aku pernah mendengarnya tapi belum pernah memakannya!“ ungkap Aries.


“Fix, hidup mu pasti membosankan!“ pungkas Chacha begitu saja.


Aries mengangguk. “Ya, kau benar. Apa lebih baik kita makan sambel terasi saja?“


“Terus ini steak gimana, kita makan yang ada aja!“ sahut Chacha sambil mengiris steaknya dan dengan lahap memakan steak itu sampai tanpa sadar mulutnya belepotan.


Dengan sigap Aries mengelap bibir Chacha karena memang lelaki itu duduk di sebelah Chacha. Mendapat perlakuan seperti itu, Chacha jadi salah tingkah.


Kimchi yang melihat adegan itu juga tidak terima, dia ingin juga seperti itu dengan Leo. Pasti jika Leo yang melakukan hal itu padanya, Kimchi akan mencium pacarnya habis-habisan.


“It's my DREAM, not hers!“ gumam Kimchi yang duduk tak jauh dari Aries dan Chacha.

__ADS_1


__ADS_2