Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Beautiful CEO - Menepati Janji


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian....


Kimchi semakin sibuk dengan pekerjaannya, hari-harinya hanya di penuhi oleh urusan kantor dan proyek. Saat ini dia tengah meninjau proyeknya yang sudah mencapai 90℅ jadi, gadis itu menatap haru bangunan kokoh yang berhasil dia bangun.


“Ternyata aku bisa!“ gumam Kimchi.


Tinggal sedikit lagi pusat perbelanjaan itu dibuka, berbagai toko dan brand sudah mengantri untuk mengisi tempat dimana mereka akan menjajakan barang mereka.


“Lakukan sesuai yang aku minta!“ perintah Kimchi yang ingin memajukan usaha tradisional supaya menjadi keren.


“Baik, Nona!“


Tentu saja pencapaian Kimchi itu membuat Desmon bangga, sosok anak perempuan yang selalu melawan dan bertengkar dengannya itu tidak ada lagi.


“Aku bisa melepas perusahaan dengan tenang, Darling. Aku bisa pensiun sekarang saat pusat perbelanjaan itu resmi dibuka, aku akan menyerahkan jabatan CEO pada putri kita!“ ucap Desmon pada istrinya.


“Kau benar-benar akan pensiun?“ tanya Nano yang saat ini duduk di pangkuan suaminya.


“Hem, aku ingin menghabiskan masa tua bersamamu!“ sahut Desmon dengan mengecup bibir Nano.


Awalnya sebuah kecupan berubah jadi ciuman yang panas dan liar. Mereka bercumbu di ruang tamu dimana Kimchi yang baru pulang melihat adegan panas orangtuanya.


“Oh my God! Mataku ternoda__“ pekik Kimchi yang membuat Desmon dan Nano salah tingkah.


“Anak cantiknya mama udah pulang? Kedua kakakmu menunggu panggilan darimu!“ ucap Nano kemudian.


Kimchi mendengus kesal mendengarnya karena memang gadis itu sedang marah pada si kembar sebab mereka tidak bisa menemukan Leo dalam beberapa bulan ini.


Tapi dia tetap menghubungi kedua kakaknya itu yang sekarang sudah berada di Amerika kembali.


“Hallo, Kimchi__“ sapa si kembar melalui panggilan video.


Kimchi tidak menjawab karena malas yang mana membuat si kembar tertawa disana.

__ADS_1


“Jadi masih marah pada kami?“


“Tau ah__ kalian menyebalkan!“


“Sebentar lagi kau pasti tidak akan marah lagi pada kami, Kimchi!“


“Sebenarnya apa yang kakak berdua rencanakan!“


“Tunggu saja tanggal mainnya!“


Kimchi menutup panggilan video itu karena semakin kesal. Dia meraih keturunan Samyang yang masih dia pelihara.


“Apa ini waktunya kalian lepas?“ gumam Kimchi yang merasa salah satu dari kedua kodok itu akan bertelur.


*****


Hari dimana pembukaan pusat perbelanjaan tiba, semua kolega bisnis di undang ke acara pembukaan itu. Kimchi datang dengan begitu anggun disana, saat turun dari mobil dia digandeng oleh Desmon dan Nano.


“Kimchi___ Kimchi___“ panggil mereka.


Kimchi melambaikan tangannya kearah mereka dengan senyuman yang menghiasi wajah cantiknya. Sampai Desmon naik ke podium kecil yang disediakan disana.


“Para hadirin yang saya hormati, hari ini pembukaan pusat perbelanjaan Cullen Plaza resmi dibuka dan saya juga mau mengumumkan jika Kimchi Nona Cullen resmi menjadi CEO Cullen inc selanjutnya!“ ucap Desmon yang disambut oleh tepuk tangan yang meriah.


“Selamat sayang!“ ucap Nano sambil memeluk putrinya.


Kimchi naik ke podium dan mengucapkan rasa syukurnya.


“Terimakasih yang sudah mempercayaiku walaupun di usiaku yang masih terbilang muda dan belum banyak pengalaman. Untuk kedepannya saya akan berusaha lebih keras lagi untuk memajukan perusahaan Cullen inc karena aku STRONGGG!!!“


Tiba di acara pemotongan pita, Kimchi memotongnya bersama Desmon disana dengan Desmon yang berbisik.


“Papa bangga padamu, Kimchi!“

__ADS_1


“Terimakasih papa telah mempercayaiku!“


Setelah acara pemotongan pita selesai, semua yang ada di acara itu masuk kedalam dimana perpaduan nuansa tradisional dan modern ada disana.


“Nona, presdir dari Beaufort Company datang kemari!“ lapor Yumna saat Kimchi sedang mempersilahkan para undangannya untuk masuk.


“Oh iya? Dimana? Aku harus mengucapkan terimakasih langsung padanya!“ sahut Kimchi.


“Itu Nona!“ tunjuk Yumna.


Kimchi menoleh kearah yang Yumna tunjuk dimana seorang pria membawa buket bunga mendekat kearahnya. Dan Kimchi sangat mengenal pria itu.


“Kak singaku,“ lirih Kimchi.


Pria yang tak lain adalah Leo itu mendekati Kimchi dengan memberinya buket bunga.


“Selamat Kimchi, aku tahu kau pasti bisa!“ ucapnya.


Tidak ada sahutan dari Kimchi, gadis itu seperti orang bodoh berdiri mematung di tempatnya. Sampai Leo semakin mendekat dan mengusap airmata yang menetes di pipinya.


“Aku kembali untuk memenuhi janjiku! Kau pernah bilang untuk tidak boleh melepasmu apapun yang terjadi dan aku akan memenuhi permintaanmu itu!“ ucap Leo kemudian.


Masih tidak ada sahutan dari Kimchi sampai Leo berkata lagi.


“Aku akan menerkammu seperti singa jantan yang kelaparan!“ ucapnya.


“Aku suka diterkam!“ Kimchi akhirnya bersuara.


*****


Leo Beaufort


__ADS_1


__ADS_2