Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Satu Jam Saja


__ADS_3

Ketua kelompok pemecah virus kehilangan jejak Desmon, dia mengumpat kesal karenanya. Sementara di tempat acara begitu riuh karena ada salah satu crew yang ditemukan tak bernyawa dan crew itu yang bertanggung jawab pada acara malam ini.


"Cepat panggil ambulance!" teriak crew yang lain.


"Tapi jaringan komunikasi kita bermasalah!"


Melihat kejadian itu, ketua kelompok pemecah virus mencari anak buahnya. Sepertinya rencana mereka ada yang berusaha menggagalkan.


Setelah mendatangi anak buahnya, dia berkata. "Ada para kutu-kutu yang ingin menggagalkan rencana kita! Cepat cari yang lain dan amankan virus, jangan sampai mereka menemukannya!"


Mereka tampak mencari anggota yang lain dan berusaha mengamankan virus, jika memang keadaan semakin tidak kondusif dengan terpaksa mereka akan melepas virus lebih cepat.


Disisi lain, Mr. P memberi komando jika dia dan pasukan bocil akan masuk kedalam dan mencari virus sementara Dasmon serta lainnya bertugas mengalihkan musuh.


Mr. P sudah memegang tempat kaca untuk memasukkan virus kedalam sana. "Lindungi kami, apapun yang terjadi karena ini demi kelangsungan hidup planet ini!"


Pasukan bocil juga berpamitan dengan daddy dan papa mereka.


Setelah mereka masuk kedalam, barulah Desmon dan Pandawa Lima mempersiapkan diri mereka.

__ADS_1


"Ayo kita perlihatkan kemampuan kita!" ucap Desmon dengan gayanya yang diangguki oleh kelima pria lainnya.


Sementara Pasukan bocil dan Mr. P saat ini tengah mencari pilar dengan ukiran Medusa.


"Terlalu banyak pilar dan warna airnya merah jadi kita akan susah mencarinya!" ucap si kembar.


"Biar kami yang berenang mencarinya," ucap Triple L kompak. "Tapi bagaimana rupa Medusa itu?"


"Wanita dengan tubuh ular dan rambutnya dipenuhi dengan ular juga!" jelas Edward.


"Oh, ternyata mirip Nyi Blorong ya? Kenapa tidak bilang seperti itu!" gerutu mereka yang bersiap meluncurkan diri ke air.


"Hati-hati, jangan sampai kalian menyentuh kantong virus!" ucap Mr. P memberi peringatan.


Mereka terus berenang dan mencari dimana pilar Medusa berada.


Tit! Tit! Tit!


Tiba-tiba suara itu terdengar disana yang mana itu adalah alat pendeteksi adanya bom aktif dari alat si kembar empat.

__ADS_1


"Kak, sepertinya ada bom aktif di tempat ini!" ucap Black pada kakaknya, Red.


"Ayo cepat kita cari, bawa Pink dan Green juga!" sahut Red dengan gusar.


Mr. P langsung membagi tugas. "Choco dan Chip, kalian harus meyakinkan semua crew untuk mengevakuasi tempat ini dan suruh mereka memanggil polisi!"


"Baik, Mr. P!" balas ChocoChip kompak.


Kini sisa Edward, si kembar dan A I U E O yang sedang memantau keadaan Triple L yang belum juga menemukan pilar Medusa.


Tak lama kepala ketiganya menyembul keluar dan menunjuk kearah salah satu pilar. "Disana, virusnya di dalam kantong plastik!"


"Oke, tenang! Jangan terlalu dekat kita harus hati-hati saat memasukkannya ke tempat virus!" ucap Mr. P memberi peringatan.


Mr. P mengambil tempat virus tersebut dan ikut masuk kedalam air tapi saat separuh jalan tiba-tiba lengannya terkena tembakan tanpa suara.


"Argh!" Mr. P menggeram dan bersamaan dengan itu sistem komunikasi sudah kembali lagi.


"Kak, jaringanku diretas!" ucap Riki dengan memegang tabnya. "Aku butuh daya yang kuat untuk memulihkannya!"

__ADS_1


Belum sempat Raka menjawab adiknya dari arah lain Red berteriak. "Bomnya adalah pemicu virus itu! Waktu kita kurang dari satu jam!"


__ADS_2