Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Beautiful CEO - Insting Singa Jantan


__ADS_3

"Ingin makan?" tawar Leo karena Kimchi terus memandangi wajahnya tanpa berkedip. "Kau pernah makan mie cup?"


"Pernah tapi duluuuuu___" jawab Kimchi yang masih dalam posisinya.


"Maka menjauhlah!" ucap Leo dengan sedikit mendorong tubuh Kimchi.


Kimchi menjauh dan melihat keturunan Samyang yang berada di tempatnya. Sementara Leo membuka lemari yang isinya adalah stok makanan siap saji termasuk mie cup. Dia tinggal memasukkan air panas dan tunggu mienya mengembang.


"Bagaimana kalau kita melepaskan keturunan Samyang?" usul Kimchi. "Mereka juga berhak bebas!"


"Biarkan seperti itu dulu nanti kalau mereka bertelur baru dilepas!" jawab Leo yang sudah siap dengan dua mie cup ditangannya.


Leo duduk di lantai dan punggungnya menyender disisi ranjang diikuti oleh Kimchi.


"Hemm__ aku sudah lama tidak memakan mie seperti ini!" ucap Kimchi yang keenakan.


"Habiskan, setelah itu aku antar pulang!" sahut Leo dengan menyuapkan mie ke mulutnya.


"Bolehkah malam ini aku menginap?" tanya Kimchi tanpa dosa. "Aku ingin melihat wajahmu untuk menjadi inspirasiku!"

__ADS_1


"Inspirasi?" tanya Leo tidak mengerti.


Rupanya Kimchi ingin mengerjakan pekerjaannya dengan melihat Leo supaya semangatnya membara. Karena Leo sudah mengantuk dia membiarkan saja Kimchi bertindak sesuka hatinya.


Kimchi membawa tas ransel yang isinya laptop, dia segera mencolok flashdisk dari Aries untuk memeriksa proyek mereka. Sesekali Kimchi melirik Leo yang sudah tertidur pulas disana.


"Kau pasti bisa menjadi suamiku," batin Kimchi dengan semangat.


Waktu sudah menunjukkan pukul 3 dini hari tapi Kimchi masih sibuk dengan pekerjaannya. Dia harus merancang semuanya dengan detail setelah itu dia harus mencari investor supaya mereka mau menanam saham pada proyeknya. Untuk itu, Kimchi harus menyiapkan presentasi yang bagus.


Tapi matanya tidak bisa diajak kompromi, Kimchi tertidur dengan posisi duduk dengan laptop yang masih menyala di pangkuannya.


Tanpa ragu Leo membantu Kimchi untuk menyelesaikannya pekerjaan gadis itu. Leo membuat presentasi yang menarik disana.


Sampai fokusnya teralihkan oleh sebuah nama 'Aries Osborn' dan Leo mengingat perkataan Kimchi jika gadis itu akan dijodohkan dengan Aries.


Akhirnya Leo mencari informasi mengenai Aries dan Leo merasa insecure seketika karena dirinya dan Aries sangat jauh berbeda.


"Ck, Kimchi! Bagaimana kau justru memilihku! Kau memang gadis bodoh!" decak Leo kemudian.

__ADS_1


Leo mendekati Kimchi yang tertidur dengan wajah cantik yang damai dalam mimpinya. Pria itu tersenyum dengan menarik selimut supaya menutupi tubuh Kimchi. Tidak lupa dia juga memberikan kecupan di kening gadis itu.


"Apa yang harus aku lakukan, Kimchi," gumam Leo.


Pria tampan itu terus memandangi wajah Kimchi dan selalu terbayang kelakuan Kimchi yang selalu menyerangnya. Sampai dia merasakan desiran aneh dalam dirinya.


Jantungnya berdebar kencang apalagi saat melihat Kimchi tersenyum kecil dalam mimpinya.


"Langit__ bisakah kau turunkan hujan? Aku ingin kaya tanpa ngepet!" batin Leo.


Dan keesokan harinya, saat Kimchi terbangun dia terkejut bukan main karena dia kesiangan bangun sementara hari ini dia ada rapat penting.


"Pagi," sapa Leo yang sudah tampan.


Leo tersenyum kearah Kimchi, senyuman yang belum pernah dilihat oleh Kimchi selama ini. Apalagi saat Leo mendekatinya dan memberikan kecupan bibir untuknya membuat wajah Kimchi merah padam.


"Morning kiss," ucap Leo.


"Apa insting singa jantanmu sudah keluar?" tanya Kimchi kemudian.

__ADS_1


__ADS_2