
“Bolehkah kami masuk?“ tanya Leo pada nenek Libra.
“Masuklah!“ ucap nenek Libra mempersilahkan Leo dan Kimchi masuk kedalam rumahnya.
Keduanya masuk dan duduk di ruang tamu, nenek Libra ke belakang sebentar untuk membuatkan minuman untuk mereka.
Beberapa menit kemudian, minuman itu sudah jadi dan nenek Libra membawanya ke ruang tamu untuk diberikan pada tamunya.
“Tidak usah repot-repot, Nek,“ ucap Kimchi tak enak hati.
“Aku tidak merasa direpotkan!“ sahut Nenek Libra.
Leo dan Kimchi meraih gelas mereka dan meminum teh yang dibuat nenek.
“Apa saya boleh tahu kenapa nenek tidak mau menjual rumah ini?“ tanya Leo sambil menaruh gelasnya lagi ke meja.
“Bagaimana kalau dinaikkan 4 kali lipat dari harganya, pasti nenek bisa membangun rumah lagi yang jauh lebih bagus!“ bujuk Kimchi.
Nenek Libra terkekeh mendengar penuturan Kimchi. “Tidak semua bisa kau beli dengan uang gadis muda! Apa dia kekasihmu?“ tanyanya balik.
__ADS_1
“Iya dia kekasihku!“ jawab Kimchi.
“Apa kau mencintainya?“ tanya nenek Libra lagi.
“Aku sangat mencintainya!“ jawab Kimchi tanpa ragu.
Mendengar itu, Leo langsung menggenggam tangan Kimchi dan mereka saling pandang dengan tersenyum mesra.
“Kalian mengingatkanku pada kakek!“
Nenek Libra berdiri dari tempatnya untuk mengambil album foto lalu memberikannya pada Leo dan Kimchi.
“Dulu aku dan kakek hanya pedagang cireng, kami berjualan di sekolah-sekolah SD hanya memakai sepeda. Kami tidak punya rumah hanya kontrakan kecil yang kami sewa, setiap hari kami selalu menyisihkan sepuluh ribu rupiah untuk kami tabung supaya bisa membeli rumah bekal masa tua kami nanti!“
Nenek Libra mulai menangis mengingat kakek dan Kimchi langsung mendekat untuk memeluknya.
“Jangan menangis, Nek!“ ucap Kimchi.
“Mungkin bagi orang kaya sepertimu itu semua tidak berarti tapi bagi kami orang kecil itu sangat berharga. Mungkin kau bisa membelinya tapi kau tidak akan bisa membeli kenangan dan perjuangannya!“ ucap nenek Libra lagi.
__ADS_1
Kimchi kehabisan kata-kata tidak bisa berbicara lagi sampai Aries menyusul kesana untuk melihat pemilik rumah yang tidak mau menjual rumahnya.
“Bagaimana Kimchi?“ tanyanya.
“Aries sepertinya kita harus membicarakan lagi masalah proyek kita!“ sahut Kimchi.
“Apa maksudmu?“
Kimchi menceritakan apa yang dialami oleh nenek Libra pada Aries tapi pria itu tidak habis pikir dengan jalan pikiran Kimchi.
“Kita juga punya kontraktor dan pegawai Kimchi, mereka semua juga berjuang untuk keluarga mereka! Pikirkan itu juga, kau akan merelakan proyek besar hanya untuk nenek tua?“
“Kau selama ini selalu diremehkan oleh pemegang saham! Sekarang waktunya menunjukkan powermu, Kimchi!“
“Apa karena pacar miskinmu itu sekarang pikiranmu tambah sempit?"
Aries berbicara dengan begitu angkuh membuat Leo naik pitam. Leo berdiri dan mencengkram jas mahal Aries sampai membenturkan badan pria itu ke dinding.
“Jangan bicaramu! Kau berbicara sesuka hatimu karena kau tidak pernah berada di posisi kami!“ bentak Leo.
__ADS_1
“Aku berbicara realistis dan Kimchi pasti juga sependapat denganku!“ sahut Aries.
Aries lalu menatap Kimchi yang kebingungan. “Jadi bagaimana Kimchi? Kalau kau memilih nenek tua dan kekasihmu, aku akan mencabut saham dan mengundurkan diri dari proyek ini! Dan lihat bagaimana perusahaanmu akan mengalami kerugian besar!“