
Leo meraih tangan Kimchi yang menyentuh pipinya dan berusaha menjauhkannya. Sebenarnya dia senang bertemu dengan Kimchi tapi dia juga sadar akan posisinya.
"Pakai celanamu! Setelah itu aku antar pulang, sepertinya hujan sudah reda!"
"Dan setelah ini, aku harap kita tidak bertemu lagi!"
Mendengar perkataan itu keluar dari mulut Leo tentu saja membuat Kimchi keheranan.
"Kenapa begitu? Kau tidak senang bertemu denganku? Aku bahkan setiap tahun selalu meminta liburan ke Paris pada orangtuaku, supaya bisa bertemu dan bermain bersamamu!"
"Waktu itu usiaku 5 tahun dan mencarimu! Coba bayangkan saja!"
Kimchi tampak marah disana membuat Leo tidak enak hati dan berusaha membujuk gadis itu.
"Aku menceritakan hidupku supaya kita tahu batasan jika kita memang dua orang berbeda! Status kita berbeda jauh Kimchi, kau terlahir dari keluarga terhormat sedangkan aku hanya anak haram! Lebih baik jangan berteman denganku!"
Karena Kimchi tidak mau memakai celananya, dengan terpaksa Leo yang memakaikannya.
"Leo!" pekik Kimchi yang malu karena seorang pria memakaikannya celana.
"Makanya pakai sendiri!" sahut Leo yang sudah berhasil memakaikan celana training pada Kimchi.
Lalu Leo mengambil sebuah jaket dan memberikannya pada Kimchi. "Pakailah! Udara malam sangat dingin apalagi habis hujan!"
__ADS_1
Kimchi tidak mau menerima jaket itu dan tidak mau memakainya justru dia membaringkan dirinya diatas ranjang.
"Aku tidak mau pulang dan aku akan tidur disini!" ucapnya.
"Jangan seperti anak kecil begitu, Kimchi!"
"Kenapa aku tidak boleh bertemu denganmu lagi? aku sangat senang tahu kau adalah kakak singaku!"
"Temanmu banyak Kimchi, aku hanya penjual martabak! Bahkan pertemuan pertama kita aku sedang mengantar pesanan martabak karyawan kantormu!"
"Lantas kenapa kalau kau penjual martabak?"
"Rasanya janggal seorang putri CEO seperti dirimu berteman denganku!"
"Terus?"
"Aku ingin kita pacaran!"
Seketika Leo langsung terdiam, bagaimana mungkin mereka berpacaran sementara mereka baru saja bertemu hari ini.
"Jangan bilang kau menolakku!" ucap Kimchi yang melihat Leo diam.
Lalu Kimchi menarik tangan Leo sampai pria itu ikut terbaring diatas ranjang. Dan dengan cepat Kimchi langsung naik ke perutnya.
__ADS_1
"Kau tidak punya pilihan selain menerimaku jadi pacarmu, Tuan Leo!" ucap Kimchi penuh penekanan.
"Kimchi!" Leo langsung membalik badannya dan otomatis Kimchi terjatuh dan Leo segera mengukungnya dengan kedua tangan Kimchi yang dia kunci.
"Jangan lakukan hal itu padaku! Sekarang kau hanya punya satu pilihan yaitu pulang!" ucap Leo tak mau kalah.
Kimchi berusaha melepaskan diri, dia mengeluarkan jurus bela diri yang dia kuasai selama ini.
Kedua kaki Kimchi melingkar dipinggang Leo lalu dia menekannya dan memutarnya yang membuat posisi Kimchi duduk diatas perut Leo lagi.
"Jangan meremehkan kemampuanku!" ucap Kimchi dengan menahan tubuh Leo supaya tidak bisa membalik badannya lagi.
"Aku akan pulang jika kita resmi pacaran, bagaimana?"
Leo mendengus kesal disana. "Apa kau melakukan ini pada setiap pria yang ingin kau jadikan pacar?"
"Tentu saja tidak! Ini pertama kali dan hanya denganmu saja!" jawab Kimchi.
Lalu dia menunduk dan berbisik ditelinga Leo. "Ini namanya dari samyang jadi sayang!"
Karena Leo tidak ingin cari masalah dengan ibu kost akhirnya Leo mengangguk saja. Dia ingin cepat mengantar Kimchi pulang ke rumahnya.
"Asyik, pacarku adalah singa tampan! Woar!"
__ADS_1