
Sebenarnya selama ini si kembar terus mengawasi adiknya. Mereka yakin Kimchi bisa menangani semua tanpa bantuan mereka tapi saat melihat data perusahaan yang sudah tidak sehat membuat si kembar memutuskan pulang ke Indonesia.
“Sepertinya kali ini Kimchi memerlukan bantuan kita, Kak,“ ucap Riki dengan memperlihatkan data perusahaan.
Raka mengangguk. “Sepertinya kali ini kita harus bertindak! Persiapkan kepulangan kita!“
Mereka segera menyelesaikan pekerjaan mereka supaya bisa secepatnya kembali ke Indonesia.
Sesampai di Indonesia, mereka disambut oleh kedua orangtuanya dengan suka cita karena setahun ini memang keduanya tidak pulang.
“Mama sangat merindukan kalian,“ ucap Nano dengan memeluk kedua anak laki-lakinya bergantian.
Begitu juga dengan Desmon memeluk dan menepuk punggung keduanya. Dia tidak menyangka sekarang si kembar sudah berusia 27 tahun.
“Bagaimana pekerjaan kalian?“ tanyanya.
“Seperti biasa. Dimana Kimchi?“
“Kimchi sedang meninjau lokasi proyeknya!“
Akhirnya si kembar menunggu adiknya pulang. Mereka tidak sabar bertemu dengan Kimchi karena merindukan adik perempuannya. Dan saat melihat Kimchi turun dari mobilnya dengan lesu, si kembar berteriak memanggil adiknya itu.
“Kimchi!!!“
“Kakak___“ Kimchi berlari dan memeluk kedua kakak kembarnya.
Kimchi menumpahkan semuanya di pelukan kedua kakaknya, gadis itu terisak karena merasa tidak berguna selama ini.
__ADS_1
“It's okay, Kimchi!“
“Aku hanya bisa menyusahkan, Kak!“
“No__ kami yang tidak bisa selalu ada untukmu dan kami juga menyerahkan tanggung jawab kami padamu!“
“Aku tidak bisa, Kak!“
“Kau lupa motto hidupmu, Kimchi? STRONGGG!!!“
Ketiganya lalu tertawa bersama mengingat masa kecil mereka. Sampai akhirnya Kimchi menceritakan apa yang terjadi hari ini pada kedua kakaknya.
“Aku tidak mau bekerja sama lagi dengan Osborn Corp dan berdiri sendiri sekarang, aku butuh investor baru dan juga aku tidak mungkin pindah lokasi karena lokasi itu paling strategis! Masalahnya ada di nenek Libra, apa aku terlalu egois kak?“ tanya Kimchi dengan mengeluarkan air matanya lagi.
Si kembar saling beradu tatap dengan tersenyum penuh arti karena mereka merasa tahu solusinya.
“Ternyata kami datang di waktu yang tepat, Kimchi! Sepertinya untuk masalah nenek Libra akan teratasi!“
Si kembar lalu memberitahu Kimchi penemuan revolusioner mereka. Mereka membuat penemuan tentang teknologi Virtual Reality dimana pengguna alat itu bisa menggambarkan apa yang ada dipikiran mereka.
Keesokan harinya, mereka pergi ke rumah nenek Libra untuk meminta nenek itu memakai Virtual Reality ciptaan mereka.
“Aku cukup membayangkan saja?“ tanya nenek Libra memastikan.
“Iya benar, Nek!“ jawab si kembar.
Nenek Libra mulai memakai alat itu dan membayangkan masa-masa dulu bersama kakek saat masih hidup.
__ADS_1
“Libra__“ panggil seorang pria tua dengan senyuman manisnya.
Pria tua itu merentangkan tangannya yang disambut nenek Libra dengan derai airmata. Dia sangat merindukan suaminya.
Sementara si kembar dan Kimchi yang mengamati semuanya dari layar laptop juga ikut merasakan haru dimana pasangan lanjut usia begitu mesra disana.
“Aku jadi mengingat Oma dan Opa!“ ucap Kimchi.
“Bagaimana setelah ini kita ke mansion mereka?“ usul si kembar.
Kimchi mengangguk. “Tapi aku ingin ke kost pacarku!“
“Kau sudah punya pacar Kimchi?“
“Namanya Leo, dia seperti singa jantan yang perkasa tapi sekarang kami sedang berselisih karena Aries!“
Kimchi mulai sedih karena sejak tadi malam dia mencoba menghubungi Leo tapi tidak bisa karena ponsel pacarnya itu tidak aktif.
“Aries? jadi itu biangnya!“ si kembar mulai memberi perhitungan pada pria sombong itu.
Di layar laptop tampak nenek Libra duduk berduaan dengan kakek, tampilan di layar komputer tampak seperti taman hijau yang luas.
“Aku selalu ingin mengatakan sesuatu yang selama ini aku pendam!“ ucap nenek Libra tertunduk.
“Sebenarnya aku beberapa kali kredit panci tanpa sepengetahuanmu! Hiks___“
*****
__ADS_1
Btw Virtual Reality itu gak halu ya, emang beneran ada di Korea. Coba lihat di youtube kak, dijamin nangis bombay🤧