Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Pencuri Abal-abal


__ADS_3

Desmon menghela nafasnya saat akan melakukan aksinya mencuri motor. Dia memencet tombol rekam yang tersambung di aplikasi.


"Aplikasi ini sungguh gila! Hal ini bisa menurunkan nilai sahamku!" gumam Desmon dalam hatinya.


Dia berjalan kearah parkiran motor yang ada di mall dengan membawa peralatan yang diberikan si kembar untuknya.


"Apa kalian bisa mendengar papa?" tanya Desmon dibalik chip yang dia pakai.


Si kembar yang mendaftar sebagai WATCHER di aplikasi tentu saja bisa mengawasi papa mereka.


"Cepat, Pa!" teriak si kembar bersamaan.


"Ini baru pertama kalinya papa mencuri!" gerutu Desmon yang sudah duduk di motor besar yang akan dia bobol kuncinya.


"Cari yang paling mudah, motor bebek saja!"


"Setidaknya mencuri harus motor yang keren dong!"


"Tapi itu rumit, di peraturan permainan pihak berwajib tidak boleh terlibat jadi sebelum ketahuan security mall lebih baik cari yang mudah dicuri!" jelas Raka.


Sementara Riki terus mengamati siaran langsung yang sudah berlangsung. Penonton tambah banyak bahkan sampai ribuan tapi anehnya mereka semua berlindung dibalik inisial bukan nama asli.


"Kita harus menghubungi yang lain, karena kita membutuhkan jutaan bootnet untuk bisa masuk ke server pengguna untuk mengetahui identitas asli mereka!" ucap Riki pada kakaknya.


Raka segera menghubungi Edward sebagai pemimpin.


"Hallo, Ed! Kami sudah bergerak, papa kami jadi player!" lapor Raka kemudian.


"What? Papa kalian? Apa papa kalian sanggup?" tanya Edward beruntun.

__ADS_1


"Kenapa kau seperti meremehkan papa kami?"


"Bukan begitu, jika ingin melumpuhkan permainannya harus menjadi player terkuat sampai final dan lawannya adalah ratusan player!"


"Papa kami pasti bisa! Ini bagian dari diet juga jadi Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui! Papa akan menjadi kurus, mendapatkan maaf dari mama dan dia juga jadi pahlawan nantinya!"


Edward mendengus kesal. "Seharusnya daddyku yang terlihat keren!"


"Kak....," panggil Riki karena kakaknya justru membahas hal diluar jalur.


Lalu Raka berdehem. "Cepat panggil yang lainnya, kita harus bersiap karena permainan terus berjalan! Entah tantangan apa selanjutnya!"


"Baiklah, aku akan memanggil yang lain! Hobah...." sahut Edward dengan menutup panggilan dan menghubungi ke-14 anak lainnya.


Kembali pada Desmon yang bermandikan keringat saat ini, karena sedari tadi dia juga belum berhasil membobol kunci motor. Sementara waktu tersisa 2 menit lagi.


"Akhirnya!" batin Desmon dengan memutar gas dan meninggalkan parkiran mall dengan lengkap memakai helm sambil mengarahkan wajahnya pada layar ponsel.


Di siaran langsung ratusan komentar membanjiri aksi Desmon mencuri motor.


"Siapapun pemilik motor ini, aku tidak bermaksud mencurinya! Aku pria baik-baik tapi karena keadaan kepepet aku melakukannya!" ucap Desmon kemudian.


"Anggap aku pencuri yang bersertifikat!" tambahnya.


"Player Berhasil!"


Desmon bernafas lega karena tantangan pertama berhasil.


"Rp 1.000.000,00 masuk ke akun player!"

__ADS_1


Dia pikir semua sudah selesai, tapi saat Desmon berada di pintu keluar mall dia tidak membawa karcis masuk dan surat-surat motor juga tidak ada. Untuk itu, dia turun dan memakirkan motor yang dicurinya di sembarang tempat.


"Aku tidak jadi mencuri!" ucapnya dengan berlari menuju mobilnya dimana si kembar tengah menunggunya.


Sebelum ketahuan dan melanjutkan permainan, Desmon pergi meninggalkan mall dengan kelajuan tinggi.


"Kalian membuat papa menjadi kleptomania!" protes Desmon dengan menyetir mobilnya.


Si kembar hanya bisa menertawakan papanya dan berkata. "Masih banyak permainan selanjutnya, Pa!"


"D.C 008 berada di ranking 199!"


"What?" pekik Desmon.


"Jadi sekarang tugas kita harus bisa menjadikan papa ranking 1!"


"Untuk itu, kita harus bisa membuat siaran langsung tantangan, ditonton oleh WATCHER yang banyak!"


Si kembar berkata bergantian yang mana membuat Desmon langsung menghubungi Lucas.


"Iya, bos!" jawab Lucas.


"Laporkan secara berkala nilai sahamku, aku tidak mau bangkrut karena sebuah permainan!" ucap Desmon kemudian.


*****


Papa D.C sebelum jadi Cut Pat Kai


__ADS_1


__ADS_2