Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Beautiful CEO - Bertemu Aries


__ADS_3

Keesokan harinya, seperti biasa pagi-pagi Kimchi harus bersiap pergi ke kantor. Tapi berbeda dari pagi sebelumnya, pagi ini dia berselfie dahulu dan mengirimkannya pada Leo.


Kimchi : Apa aku sudah cantik?


Leo : 👍


Kimchi : Pujilah pacarmu! Apa kau lupa ini hari kedua kita pacaran?


Leo : Iya cantik


Kimchi : Kurang panjang


Leo : Cantiiiiiiiiiiikkkkkkkk


Kimchi terkekeh membaca pesan terakhir dari Leo. Setelah dirasa penampilannya sudah rapi, Kimchi turun kebawah menuju ruang makan dimana mama dan papanya sudah menunggunya.


"Morning!" ucap Kimchi dengan mengecup pipi kedua orangtuanya bergantian.


Setelah itu, Kimchi duduk dengan sarapan yang sudah tersedia di depannya.


Nano melirik kearah Kimchi dan memberi kode supaya Kimchi berbicara pada Desmon setelah perdebatannya kemarin.


"Sorry Pa, aku akan berusaha lagi! Di proyek selanjutnya aku pasti akan bersungguh-sungguh!" ucap Kimchi kemudian.


"Oh iya? papa seperti merasa de javu karena kalimat itu sudah sering kau ucapkan!" sahut Desmon dengan tegas.

__ADS_1


Desmon berusaha lebih keras menghadapi Kimchi supaya putrinya itu belajar dari kesalahan karena dia calon pemimpin Cullen inc nantinya.


"Aku janji kali ini pasti berhasil dan proyek selanjutnya akan sukses karena aku sudah__"


"Ehem!" Nano langsung berdehem dan menyela kalimat yang akan Kimchi ucapkan sepertinya untuk sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hubungan Kimchi dan Leo.


Kimchi seakan tahu kode dari mamanya, seketika mulutnya langsung terdiam. Sepertinya dia harus berbicara pada Nano masalah hubungannya dengan Leo supaya mamanya itu bisa membujuk Desmon agar tidak menjodohkannya dengan Aries.


"Proyek selanjutnya adalah pembangunan pusat perbelanjaan dan untuk proyek ini kita bekerja sama dengan Osborn Corp dan Aries sebagai pimpinannya! Jadi kau harus belajar banyak darinya!" jelas Desmon kemudian.


Kimchi ingin pergi seperti biasanya tapi mengingat perkataan Nano tadi malam, dia menurunkan egonya.


"Baiklah, biar Yumna yang akan mengurus pertemuan dengan Aries!" sahut Kimchi dengan menyebutkan nama asistennya.


Lalu Kimchi dengan cepat menyudahi sarapannya karena dia harus mengambil mobilnya di rumah Chacha.


"Gimana? Gimana?" tanya Chacha kepo tentang hubungan Kimchi dan Leo.


"Aku menembaknya! Dan sekarang kami resmi pacaran!" jawab Kimchi.


"A_apa? Kau menembaknya? Dan kalian jadian? Secepat itu?"


"Kalau ada yang instan, kenapa harus lama-lama! Ayo, aku antar ke kampusmu! Kita bicara lagi di dalam mobil!"


Akhirnya keduanya masuk kedalam mobil dengan Kimchi dibalik kemudi. Sebelum ke kantor, Kimchi mengantar Chacha ke kampus dengan mereka yang membicarakan masalah Aries dan Leo dalam perjalanan.

__ADS_1


"Tunggu!" ucap Chacha meraih ponselnya dan mencari nama Aries di google.


Mata Chacha membulat membaca artikel mengenai Aries di internet.


"Hidupmu memang penuh keberuntungan, bagaimana kau bisa dikelilingi cogan begini!" ucapnya.


"Percayalah jika bisa memilih, aku ingin bisa sepertimu!" sahut Kimchi.


Kimchi melihat kampus Chacha yang dipenuhi oleh mahasiswa dan mahasiswi yang sedang bersenda gurau dengan teman-teman mereka. Seharusnya Kimchi saat ini juga seperti mereka tapi seakan hidupnya tidak punya pilihan.


"Aku masuk dulu!" pamit Chacha yang membuyarkan lamunan Kimchi.


"Oke," sahut Kimchi dengan memasang kaca mata hitamnya dan langsung melajukan mobilnya menuju kantor.


Siang harinya, Kimchi ditemani oleh Yumna, asistennya. Datang menemui Aries yang menunggunya di sebuah resto Jepang yang mempunyai private room. Ternyata saat Yumna mengatur jadwal untuk bertemu Aries, pria itu langsung mengajak bertemu siang itu juga.


"Ini ruangannya?" tanya Kimchi saat Yumna berhenti di salah satu pintu private room.


"Iya Nona, tuan Aries sudah menunggu di dalam!" jawab Yumna dengan membuka pintu.


Di dalam sana, pria tampan dengan gagah duduk menunggu Kimchi bahkan saat duduk pun karismanya terpancar keluar.


Saat melihat Kimchi masuk, dia tersenyum tipis dan dia begitu terpukau dengan kecantikan yang dimiliki oleh gadis itu.


"Selamat datang, Kimchi Nona Cullen!" ucapnya.

__ADS_1


Kimchi bersikap biasa saja, dia duduk dan berkata. "Udah cantik, emosian, gak bisa dibilangi, keras kepala. Itulah aku!"


__ADS_2