Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Beautiful CEO - Demi Ubur-ubur


__ADS_3

“Bolehkah aku ikut?“ tanya Aries mencoba sok akrab pada Kimchi dan Chacha.


“Temanmu menumpahkan kopi dan baju ku kotor karenanya!“ protes Aries yang membuat Chacha cengengesan di sana.


“Aku reflek, Kimchi!“ ucap Chacha lirih.


Bayangan saat Aries mau melecehkan dirinya waktu itu tentu saja masih membekas di ingatan Kimchi. Gadis itu memang sudah memaafkan Aries tapi untuk berteman sorry dorry ikan dori, Kimchi tidak akan mau.


“Kau yang bertanggung jawab pada kambing cabul ini!“ ucap Kimchi pada Chacha dan berlalu pergi.


“Kimchi jangan tinggalkan aku!“ teriak Chacha mencoba mengejar Kimchi tapi bajunya ditarik oleh Aries membuat gadis itu tidak bisa bergerak.


“Mau kemana kau?“ Aries menarik baju Chacha sampai punggung gadis itu membentur dadanya.


Sontak membuat Chacha membalik badannya dengan kesal. “Jangan berani menyentuhku!“


“Kau harus tanggung jawab gadis mungil!“ ucap Aries menuntut.


“Aku tidak mau tanggung jawab kecuali ada kambing beneran ada di sini!“ tegas Chacha.


Dan sedetik kemudian...


Mbek! Mbek!


Terdengar suara kambing yang berada di sisi jalan, di sana ada mobil pick up tengah mogok yang mengangkut banyak kambing.

__ADS_1


“Ada kambing beneran, Njir!“


*****


Hari demi hari Kimchi lalui seperti tanpa gairah, Kimchi sibuk dengan urusan kantor begitu pula Leo yang berada di Paris.


“Kimchi, makan yang benar!“ tegur Nano karena putrinya itu hanya mengaduk-ngaduk makanannya.


“Aku merindukan kak singaku!“ keluh Kimchi kemudian.


“Masih belum bisa dihubungi?“ tanya Desmon menyela percakapan istri dan anaknya.


Kimchi menggeleng. “Perbedaan waktu yang membuat kami jadi begini!“


“Bersabarlah! Leo pasti sibuk mengurus pemindahannya kemari, itu tidak gampang apalagi dia berurusan dengan keluarga Beaufort yang belum sepenuhnya menerimanya!“ bujuk Nano.


Gadis itu berdiri mendekati Desmon dan mencium pipinya. “Aku berangkat dulu, Pa. Ada proyek besar, Papa harus membantuku kalau aku mengalami kesulitan!“


“Of course, my Princess!“ sahut Desmon.


Kimchi pindah mencium Nano setelah itu pergi meninggalkan rumah menuju ke kantornya. Di depan rumah sudah ada Yumna sang asisten yang setia menunggunya.


“Mari Nona!“ ucap Yumna.


Tertinggal Desmon berdua dengan Nano di meja makan.

__ADS_1


“Darling, ternyata jadi pengangguran tidak enak, ya! Setelah sarapan aku bingung harus melakukan apa,“ ucap Desmon yang mulai bosan dengan hari-harinya kecuali bercinta dengan istrinya.


Nano terkekeh. “Aku hari ini mau ke toko, siangnya aku akan shoping bersama mommy Malika!“


“Oh iya, mommy membeli tiket VIP untuk menonton konser BTS jadi aku akan berangkat ke Los Angeles!“ pamit Nano yang membuat Desmon syok seketika.


“Astaga, ternyata semakin tua jiwa Army mommy tidak memudar juga!“ ucap Desmon yang tak habis pikir. “Aku juga ikut Darling, aku ingin melihat setampan apa Jungkook kalau dari dekat!“


*****


Kimchi merenggangkan otot-ototnya setelah berkutat di layar komputer dan memeriksa laporan hampir seharian.


“Aku melewatkan jam makan siangku!“ gumam Kimchi melihat arloji dipergelangan tangannya.


Saat dia ingin meminta Yumna membelikan dia makanan, saat itu juga ponselnya berdering.


“Kak singa!“ seru Kimchi segera menerima panggilan tersebut.


“Kimchi!“ panggil Leo. “Maafkan aku jarang menelpon karena aku sangat sibuk sampai tidak punya waktu untuk istirahat!“


“Kau jahat! Hiks__“ Kimchi tidak bisa membendung air matanya.


“Don't cry, okay! Aku sekarang menyempatkan waktu untuk mewarnai rambutku, apa kau mau melihatnya?“ bujuk Leo mengalihkan panggilan menjadi panggilan video.


__ADS_1


“Bagaimana?“


Kimchi terkesiap melihat perubahan pacarnya. “Demi ubur-ubur, aku akan melamarmu, kak singa!“


__ADS_2