Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
D.C Lagi Diet


__ADS_3

Jeni pulang ke apartemennya dengan kekesalan di hatinya, dia sangat menyesal dulu hanya mengusir Nano dan tidak mencari informasi mengenai Nano lagi.


"Seharusnya, aku melenyapkan dia!" pekiknya dengan melepas wajah buatan yang dia pakai.


Jeni melepas wajah buatan itu dan menaruhnya pada wadah kaca supaya wajah buatan itu terus lembab. Lalu dia melepas seluruh bajunya karena dia ingin berendam di bathup sambil memikirkan rencana selanjutnya.


Disisi lain, si kembar yang jaringannya mendapat laporan pencurian data langsung memblokir akses pencurian itu. Mereka me-reboot sistem komputer mama mereka dan mengirimkan video Sinchan di komputer mamanya tersebut.


"Bagaimana apa berhasil?" tanya Raka pada adiknya yang masih sibuk mengamankan data toko mamanya.


Riki mengangguk. "Sudah Kak, sepertinya ada pengkhianat di toko mama! Alamat IP persis di toko mama jadi pasti pencuri data itu orang dalam!"


"Aku juga berpikir seperti itu, kita harus mencari tahu siapa itu!" sahut Raka.


Setelah semua selesai, mereka segera turun ke bawah menuju meja makan karena mereka sudah ditunggu makan malam.


Tapi di meja makan kurang satu anggota keluarga yang mana membuat si kembar bertanya. "Dimana papa?"


"Papa kurang enak badan jadi istirahat di kamar," sahut Nano dengan menuangkan nasi pada piring kedua anaknya.


"Apa papa demam?" tanya Raka cemas.


Nano mengangguk. "Papa sudah minum obat, tidak perlu khawatir!"


Justru kalimat mamanya itu membuat Raka semakin cemas, dia mengajak adiknya untuk segera menyelesaikan makannya setelah itu memeriksa keadaan papanya.


"Apa kakak yakin?" tanya Riki saat kakaknya mengeluarkan alat eksperimen mereka.

__ADS_1


"Aku yakin papa terkena racun lebah jadi kita harus berusaha mengeluarkannya!" jelas Raka yang sudah bersiap.


Keduanya lalu mendatangi papa mereka di kamarnya. Disana Desmon tertidur dengan bertelanjang dada menampilkan perut buncitnya.


"Ayo kita selamatkan papa buto ijo kita!" ucap Raka dengan mengajak adiknya naik keatas ranjang dengan pelan.


Mereka memeriksa hidung papanya, apakah ada duri dari lebah yang tertinggal di hidung itu. Riki bertugas untuk memegang senter sementara Raka yang memeriksa hidung itu tapi justru fokus mereka teralihkan oleh upil papa mereka.


"Iyuuhhh... Papa jorok! Ayo kita berikan perawatan ekstra!"


Dan Desmon merasa tidurnya terganggu karena kedua anaknya yang bermain dengan hidungnya.


"Apa yang kalian lakukan?" tanya Desmon panik saat alat seperti solder akan ditancapkan ke hidungnya.


"Jangan bergerak, Pa! Kita akan mengeluarkan seluruh upil dihidung, Papa!"


Nano yang baru masuk kamar merasa kaget karena kedua anaknya bermain ekstrim dengan alat yang mereka buat.


"Stop!" ucap Nano. "Papa tidak apa-apa, hanya demam biasa saja bukan karena racun lebah!"


"Sekarang masalahnya upilnya papa, Ma!"


"Biar mama yang bersihkan nanti, tugas kalian buat papa kalian jadi pria sixpack lagi!" ucap Nano.


Yang mana membuat Desmon menatap si kembar dengan menelan salivanya serak. "Kalian tidak akan menyedot lemak papa kan?"


Sesuai tugas yang diberikan mamanya akhirnya si kembar membuat papa mereka menjalani program diet dan olahraga supaya tubuh Desmon kembali seperti semula.

__ADS_1


Keesokan harinya bertepatan dengan hari minggu, si kembar membawa papa mereka supaya berlari mengelilingi taman kota.


"Ayo pa, target minggu ini harus turun 5kg!" ucap si kembar memberi semangat.


Desmon yang baru berlari keliling sebanyak 7 kali itu mengatur nafasnya yang masih terengah.


"Papa, tidak kuat lagi! Lebih baik papa buat pabrik susu kental manis selama berjam-jam daripada begini," ucap Desmon kemudian.


Bersamaan dengan itu, ada penjual bakso keliling yang terdengar bunyi kentongannya.


"Bakso... Bakso... "


Indera penciuman Desmon menajam mencium aroma kuah bakso yang menggoda, dia langsung berteriak memanggil tukang bakso.


"Bakso.... pesan 10 porsi!"


Dan si kembar langsung menahan tukang bakso itu supaya tidak mendatangi papa mereka atau program diet Desmon akan gagal.


"Abang tukang bakso, jangan jangan kemari! Papaku mau beli.... "


"Abang tukang bakso, cepat dong pergi!


"Papaku sudah tidak tahan lagi!"


Disana Desmon sudah mengelap liurnya berapa kali.


"Lupakan definisi CEO sombong, arrogant, dingin karena itu semua tidak ada pada diri Desmon Cullen!"

__ADS_1


__ADS_2