Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Beautiful CEO - Rahasia Leo


__ADS_3

Leo berusaha melepaskan pelukan Kimchi supaya bisa bertatapan dengan gadis itu. Leo tersenyum melihat wajah Kimchi yang semakin cantik saat dewasa. Ternyata tingkahnya dari kecil sampai sekarang tidak jauh berbeda.


"Mereka itu keturunan ke-15 dari Samyang! Setiap tahun aku membuat Samyang untuk kawin supaya menghasilkan keturunan setelah itu aku akan mengambil dua berudu untuk aku pelihara!" jelas Leo.


"Kau benar-benar merawatnya dan membudi dayakan kodok?" tanya Kimchi yang kagum dan masih tidak percaya.


"Karena hanya mereka temanku dan bisa membuatku bertahan sampai sekarang!" jawab Leo dengan menarik Kimchi supaya duduk di ranjang yang ada di kamar kost itu.


Leo menggenggam tangan Kimchi dan berkata lagi. "Terimakasih telah memberiku Samyang waktu itu! Aku selalu mengingat kata-katamu jika kau suka dengan singa yang kuat! Dan aku selalu termotivasi karena hal itu!"


"Itu perkataanku waktu masih kecil, bagaimana mungkin bisa menjadi motivasi?" tanya Kimchi yang perasaannya campur aduk antara heran, senang, bingung dan berdebar karena tangannya yang digenggam oleh Leo.

__ADS_1


"Mamaku meninggal sebulan setelah kau kembali ke Indonesia," jelas Leo.


"A_apa? Bibi Susi meninggal?"


Dan Leo bercerita kehidupan yang selama ini dia jalani. Leo lahir tanpa seorang ayah, Susi yang tidak tahan dengan cemooh orang dan juga keluarganya yang tidak mau menerima kehadiran Leo akhirnya memutuskan pergi ke Paris untuk mencari keberadaan ayah Leo.


Susi kala itu bekerja di salah satu pub di Bali dan malangnya waktu itu dia diperkosa oleh seorang bule blaster Perancis-Korea. Bule itu mabuk berat dan tanpa sadar memperkosa Susi sampai dia hamil Leo. Berbekal sebuah kartu nama Susi membawa Leo ke Paris untuk mencari ayahnya, ternyata ayah Leo seorang pria sudah beristri. Dia juga tidak mau mengakui Leo sebagai anaknya.


Akhirnya Susi dan Leo luntang luntung di Paris, dengan sisa uang yang ada Susi menyewa sebuah rumah petak kecil untuk dia tinggali bersama anaknya. Susi bekerja apa saja termasuk masuk ke agen jasa pengasuh dan disewa oleh Desmon kala itu.


"Kenapa menangis?" tanya Leo dengan menghapus airmata Kimchi.

__ADS_1


Kimchi ikut merasakan kesedihan yang Leo alami sampai meneteskan air matanya.


"Kenapa waktu itu tidak bilang pada papaku? pasti papaku akan membantu!" ucap Kimchi kemudian.


"Mama selalu mengajariku untuk tidak minta-minta pada siapapun. Untuk itu aku berjuang hidup sendiri bekerja apa saja supaya bisa mengurus kepulanganku ke Indonesia. Kau tahu sendiri kan mengurus semua surat-surat itu tidak mudah dan butuh biaya besar apalagi aku harus membayar sewa rumah dan makan sehari-hari!" jelas Leo.


"Bagaimana sekolahmu?" tanya Kimchi penasaran.


"Aku tidak pernah sekolah, aku belajar semua secara otodidak!" jawab Leo lagi. "Aku berharap setelah pulang ke Indonesia bisa bertemu dengan nenek kakekku tapi ternyata mereka juga sudah meninggal!"


"Hanya Samyang dan keturunannya yang aku punya selama ini!"

__ADS_1


Mendengar itu, Kimchi membelai wajah Leo. "Sekarang ada aku juga!"


"Kau memang seperti namamu yang STRONGGG! Dan aku menyukainya!"


__ADS_2