Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Nano Menghilang


__ADS_3

Si kembar langsung menghubungi mamanya karena khawatir tapi ponsel Nano tidak aktif. Lalu si kembar beralih menghubungi Ocha untuk menanyakan keberadaan mama mereka.


"Mama di rumah sakit?" tanya Raka saat mendapat jawaban dari Ocha disana.


"Iya bu bos ke rumah sakit ibu dan anak, sepertinya kalian akan punya adik," ceplos Ocha.


"Adik?" gumam Riki yang ikut mendengarkan kakaknya berbicara di sambungan telepon.


"Apa nama rumah sakitnya?"


Setelah mendapat nama rumah sakit ibu dan anak itu, si kembar langsung menuju kesana diantar oleh Mr. P dengan menggunakan mobilnya.


Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi kearah rumah sakit, saat sampai si kembar turun dengan cepat dan menanyakan mama mereka pada resepsionist rumah sakit.


"Nyonya Nano memang mendaftarkan diri sebelumnya ke dokter kandungan tapi dia tidak masuk dalam ruangan dokter," jelas resepsionist disana.


Yang mana membuat Riki membuka tasnya dan mengambil laptopnya. Dia mulai meretas cctv rumah sakit dan melihat rekaman saat mamanya datang ke rumah sakit tersebut.


"Kak...," pekik Riki histeris melihat di rekaman itu Nano tengah mengobrol berdua dengan Jeni lalu pergi meninggalkan rumah sakit itu.


"Kita ke kantor papa!" ajak Raka.

__ADS_1


Si kembar kembali ke mobil dan meminta Mr. P mengantar mereka ke perusahaan Cullen inc.


*****


Di kantor, Desmon terus merasa mual apalagi melihat kumis dia langsung muntah. Akhirnya dia mengumpulkan semua karyawannya dari berbagai departemen khususnya laki-laki.


"Mulai sekarang tidak ada yang boleh memelihara kumis! Wajib cukur kumis dan akan mendapat bonus 10juta oleh bos Desmon!" ucap Lucas menyampaikan amanat dari bosnya.


Tentu saja yang mempunyai kumis langsung berbondong-bondong untuk mencukurnya supaya mendapat bonus.


"Modal cukur kumis dapat bonus 10 juta! Bos Desmon pasti lagi kesambet hantu Uang Kaget!"


"Kalo begini aku gak usah diet, badanku pasti kurus otomatis," gumam Desmon dengan memejamkan matanya sambil berbaring di kamar pribadinya.


Saat hendak terlelap, tiba-tiba suara si kembar membuatnya terjaga karena si kembar berteriak dengan nyaring masuk ke kamar pribadinya itu.


"Papa!"


Desmon langsung membuka matanya dan melihat si kembar sudah naik keatas ranjang disana.


"Kalian tidak sekolah?" tanya Desmon yang heran kedua anaknya sudah pulang sekolah.

__ADS_1


"Itu tidak penting, mama dalam bahaya!" ucap mereka.


Mendengar itu, Desmon langsung mendudukkan badannya. "Apa maksud kalian?"


Si kembar lalu menjelaskan penyelidikannya tentang Silvia Jang yang sebelumnya ingin mencuri data toko. Dan Desmon terkejut saat mendengar jika Silvia Jang adalah Jeni yang dia cari selama ini.


"Dan mama membawa adik, kita harus menyelamatkan mama!" ucap si kembar dengan memeluk papa mereka.


Desmon semakin terkejut mendengar ucapan kedua anaknya. "Mama kalian hamil?"


"Kemungkinan seperti itu karena mama memeriksakan diri ke dokter kandungan sebelum hilang," jelas si kembar.


Desmon meraup wajahnya kasar karena menjadi suami yang tidak peka, seharusnya dia curiga kenapa buah dada istrinya semakin menggoda dan membesar.


"Seharusnya aku curiga," gerutu Desmon.


Dengan segera dia membawa si kembar keluar untuk mencari dimana Nano berada.


"Kita cari mama, cari petunjuk sekecil apapun itu!" ucapnya.


Lalu dia membatin. "Tunggu susu kental manisnya papa! Pasti kalian akan selamat!"

__ADS_1


__ADS_2