Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Next Mission


__ADS_3

Desmon menunggu laporan dari Lucas dengan gusar, dia tidak ingin berjauhan dengan istrinya begini. Rasanya dia sangat menyesal hidupnya sempat kehilangan arah.


Ini bermula saat dirinya kuliah dulu pernah ditolak oleh cewek yang dia taksir sampai dia sakit hati dan pada akhirnya dia menjadi seorang cassanova untuk membuktikan jika dirinya memang perkasa.


"Rasanya aku ingin menjadi Doctor Strange supaya bisa memutar waktu!" gumam Desmon yang tengah merenung di teras rumah.


Kebetulan Mang Asep lewat dan melihat Desmon yang duduk termenung sendirian disana.


"Kenapa Tuan sendirian disini? Dimana si kembar?" tanyanya.


"Mereka meninggalkanku!" jawab Desmon lirih.


Mang Asep mengernyit tidak mengerti sampai Desmon berkata lagi. "Ini semua terjadi karena burung!"


"Jadi Tuan suka main burung?" tanya Mang Asep lagi.


Bersamaan dengan itu, notifikasi ponsel Desmon berbunyi dimana sebuah pesan email masuk. Dengan cepat Desmon membaca email masuk yang berasal dari Lucas. Matanya membulat karena tidak menyangka daftar wanita yang tertera disana mencapai ratusan.


"Astaga, jadi selama ini mataku telah melihat tubuh ratusan wanita ini! Aku seperti seorang penjahat kelamin," gerutu Desmon dalam hatinya.


Lalu dia berpamitan dengan Mang Asep. "Mang, saya mau kembali ke mansion, titip rumah ini ya! Sebentar lagi akan ada renovasi besar-besaran!"


"Iya, Tuan!"

__ADS_1


Desmon mengambil kunci mobilnya dan kembali ke mansion mendatangi anak-anak dan istrinya.


*****


Di mansion, kedatangan Nano dan si kembar membuat Malika dan Robert keheranan karena pasalnya Desmon tidak ikut bersama mereka. Tapi keduanya tidak ingin ikut campur urusan rumah tangga anak mereka jadi mereka lebih memilih menanyakan keadaan Nano.


"Apa semua baik-baik saja?" tanya Malika.


Nano mengangguk. "Iya Mom. Aku dan debay di perut baik-baik saja!"


"Semoga kalian selalu diberkati Tuhan. Oh iya, apa kau tahu Oppa Jimin hari ini melakukan photoshot yang sangat keren!" ucap Malika yang jiwa Army-nya kambuh.


Sementara si kembar tengah di ruang santai bersama Robert, dimana si kembar menceritakan jika mereka tengah membuat klan untuk membasmi kejahatan.


"Iya Opa, keren kan!" jawab Raka.


"Dan semua terdiri dari anak kembar!" timpal Riki.


Robert mengelus kepala keduanya dengan kasih sayang. "Kalian pasti akan menjadi orang hebat nantinya!"


Sampai alat penyantera si kembar berbunyi yang menandakan ada keadaan genting di klannya.


"Ayo Kak, kita ke kamar melakukan zoom!" ajak Riki.

__ADS_1


Raka mengangguk dan mengikuti adiknya dari belakang. Mereka masuk ke kamar mereka dan langsung menyalakan komputer dimana Edward dan ke-14 anak lainnya sudah tersambung di zoom.


"Ada apa?" tanya si kembar bersamaan.


Red disana mengirimkan sebuah link pada anggota klan ubur-ubur. "Aku baru menemukan ini!"


Mereka semua tampak membuka link yang dikirimkan Red, dan itu adalah sebuah link dimana adanya sebuah aplikasi permainan.


"Itu adalah aplikasi yang tengah ramai dimainkan saat ini, mereka menyebutnya PLAY or WATCH!" jelas Red.


"Dipermainan itu semuanya disiarkan secara langsung, dimana jika kita menjadi PLAY berarti kita harus menuruti keinginan WATCH yang mana mereka memberi sejumlah uang jika PLAY berhasil melakukan tantangan yang mereka inginkan!"


Lalu Red menunjukkan beberapa video yang memperlihatkan seberapa berbahaya permainan itu. Dimana tantangan itu, nyawa adalah taruhannya. Ada yang disuruh menyeberang memakai tangga dari satu gedung ke gedung yang lain di ketinggian tertentu, ada yang disuruh berbaring dibawah kereta api yang berjalan.


"Astaga, ini aplikasi yang berbahaya!" ucap mereka.


"Maka dari itu, tugas kita untuk bisa melumpuhkan permainan ini! Karena jika tidak pasti akan banyak korban berjatuhan, mereka kepepet pasti akan melakukan apapun demi uang!"


Si kembar mempelajari aplikasi itu dan mereka menemukan keanehan disana.


"Setiap kita mendaftar kita akan membuat server baru jadi akan sulit melumpuhkannya begitu saja. Kita harus bisa masuk kedalam jaringan setiap server pengguna aplikasi tersebut!" jelas si kembar.


Semuanya tampak mengangguk paham. "Baiklah, waktunya beraksi lagi!"

__ADS_1


"Ubur-ubur! Hobah...."


__ADS_2