
Mendengar bujukan Kimchi, akhirnya Leo tersulut emosi juga. Dia berdiri dari tempatnya duduk dan meminta Kimchi untuk pergi.
"Pulanglah! Mulai sekarang, jangan temui aku lagi!" ucap Leo dengan tegas.
"Jadi kita putus?" tanya Kimchi memastikan.
"Aku tidak pernah menganggap kita pacaran, aku terpaksa setuju karena kau yang memaksaku! Dan sekarang kau begitu merendahkanku, apa semuanya kau ukur dengan uang?"
Setelah berkata seperti itu, Leo berlalu meninggalkan Kimchi tapi diluar dugaan tiba-tiba Kimchi memeluknya dari belakang.
"Jangan putusin aku!" pinta Kimchi.
"Lepaskan, Kimchi!" Leo berusaha melepaskan tautan tangan gadis itu tapi Kimchi justru semakin menekan kuat tubuhnya.
Dari kejauhan Leo melihat rekannya datang dan itu membuat Kimchi merenggangkan pelukannya, Leo segera melepaskan dirinya dan mendatangi rekan kerjanya itu.
"Aku ada urusan sebentar, aku sudah membuat adonannya! Setengah jam aku kembali lagi!" pamit Leo.
Kimchi yang masih masih mematung di tempatnya terkesiap saat Leo menariknya ke parkiran motornya.
"Pakai ini!" titah Leo dengan memberikan Kimchi sebuah helm.
__ADS_1
Kimchi memakainya dan naik ke motor Leo dengan melingkarkan tangannya ke perut Leo dengan erat karena dia yang tidak terbiasa naik motor.
Ternyata Leo membawa Kimchi ke sebuah taman supaya Leo bisa bicara berdua dengan gadis itu tanpa gangguan.
"Waktumu hanya beberapa menit untuk mengubah keputusanku!" tegas Leo.
Kimchi mengatur nafasnya dan mulai bercerita. "Kau tahu aku punya 2 kakak kembar, 'kan?"
Leo mulai mengingat-ngingat saat Kimchi di Paris 15 tahun lalu dan dia teringat saat Kimchi turun dari mobil bersama dua anak laki-laki kembar.
"Iya, aku mengingatnya!" jawab Leo kemudian.
Lalu dia menatap Leo dengan mata berkaca-kaca. "Aku sudah mengorbankan masa remajaku dan untuk kali ini aku tidak mau menuruti kemauan orangtuaku! Jadi bagaimana kalau kita kawin lari?"
"Kenapa kau tidak membuktikan pada orangtuamu jika kau mampu! Kau pikir dengan kawin lari atau aku menghamilimu, masalah akan selesai? Tidak Kimchi, itu akan menimbulkan masalah baru lagi!" sahut Leo memberi peringatan.
"Aku sudah mencobanya berulang kali, aku memang tidak berbakat dalam hal ini!" ucap Kimchi tak mau kalah.
"Jadi kau akan menyerah?" tanya Leo lagi.
Leo meraih tangan Kimchi dan menatap lekat gadis itu. "Aku tahu, kau pasti bisa! Karena kau STRONGGG!"
__ADS_1
"Hahaha___" Kimchi tertawa lepas mendengar Leo mempratekkan kata strong yang dia ucapkan.
"Aku akan membantumu!"
"Itu artinya kau akan belajar mencintaiku, 'kan?"
"I think so___"
Tanpa aba-aba Kimchi mendekat dan mengecup bibir Leo singkat.
"I love you!" ucapnya. "Setelah ini aku ingin kau yang mengucapkan kalimat itu!"
Leo memaku ditempatnya merasakan bibirnya dikecup oleh seorang gadis. Selama ini dia memang tidak pernah dekat dengan gadis manapun, oleh karena itu dia merasa kaku jika dekat dengan seorang gadis.
Sementara Kimchi memegang bibirnya sendiri dengan tersenyum tipis. "Akhirnya bibirku lepas masa perawannya!" batinnya.
*****
Cerita ini itu menceritakan proses pendewasaan Kimchi dan proses bagaimana dia berhasil menjadi seorang CEO ya guys....
Jangan tanya si kembar, mereka gak akan ada ceritanya😅 biarkan mereka menikmati hidup mereka yang penuh dengan rumus-rumus.
__ADS_1