Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Gabungkan Kekuatan


__ADS_3

Mr. P terus melihat gambar yang ditinggalkan Bobi mencoba mencari petunjuk lain dari gambar itu tapi dia belum juga mendapatkannya. Sampai si kembar datang ke markasnya dengan berlari dan berteriak.


"Mr.P.... Mr. P....," teriak si kembar. "Kami punya solusinya!"


"Apa solusinya?" tanya Mr. P.


"Jeruk nipis!"


Mr. P mengernyit tidak mengerti sampai si kembar mengambil gambar itu dan membaliknya. Lalu mereka memeras jeruk nipis setelah itu mereka mengambil cotton bud untuk mengoles kertas gambar memakai air perasan jeruk nipis.


"Lakukan dengan pelan dan hati-hati!" ucap Raka memperingati saat adiknya akan mengoles gambar itu.


"Siapkan hair dryer-nya, Kak!" sahut Riki.


Riki sudah mengoles kertas itu menggunakan cotton bud yang sebelumnya dicelup pada air jeruk nipis sementara Raka sudah bersiap dengan hair dryer ditangannya untuk memberi hawa panas. Dan benar saja saat kertas itu dioles oleh jeruk nipis dan diberi hawa panas timbul tulisan yang tersembunyi.


"Kebenaran hanya dapat dilihat melalui mata kematian!" ucap si kembar membaca tulisan yang tersembunyi itu.


"Jadi itu clue selanjutnya?" gumam Mr. P.

__ADS_1


Lalu si kembar memperlihatkan sebuah simbol yang berada di bawah tulisan tersembunyi.


Mr. P mengambil gambar itu dan mengamatinya. "Iblis berkepala tiga memakan manusia, tiga mulut mengisyaratkan betapa efektifnya wabah menghabisi populasi! Ini gambaran wabah hitam dalam abad pertengahan!"


Dengan segera dia mencari wadah kaca yang khusus dia buat untuk menyimpan virus. Wadah kaca itu sudah dilapisi oleh teknologi pengunci supaya virus tidak bisa lepas jika sudah masuk kedalam sana.


"Ayo kita cari petunjuk lainnya, berarti sekarang mengarah pada abad pertengahan!" ajak Mr. P pada si kembar.


Mereka keluar dari markas tersembunyi tapi saat sampai diluar mereka terkejut karena pasukan bocil sudah berada disana dengan memakai pakaian serba hitam lengkap dengan kaca mata hitamnya.


"Jadi mau melakukan misi tanpa kami?" tanya Edward sebagai pemimpin pasukan bocil.


Mendengar itu A I U E O langsung berkata. "Sudah kami duga, karena Cerca Trova ada di lukisan Vasari, Battle of Marciano! Ayo kita ke galeri orangtua kami!"


Akhirnya mereka pergi ke galeri orangtua A I U E O yang notabene mereka adalah seniman. Disana banyak koleksi lukisan dari pelukis ternama dari berbagai dunia.


Saat sampai mereka semua segera mencari lukisan Vasari, Battle of Marciano. Di lukisan itu digambarkan ada peperangan dari abad pertengahan dan salah satu gambar itu ada penunggang kuda yang membawa bendera dengan tulisan Cerca Trova.


"Kebenaran hanya dapat dilihat melalui mata kematian!"

__ADS_1


Si kembar lalu berkata clue selanjutnya. Dan mereka semua memikirkan apa maksud kalimat tersebut.


"Mata kematian?"


"Mata siapa?"


Mereka masih berpikir sampai Red membawa laptopnya dan memutar video tentang Bobi yang sedang berpidato tentang virusnya.


"Kami melacak dan mengumpulkan informasi mengenai Bobi, dia sepertinya mempunyai kelompok yang mendukung penemuan virusnya. Mereka akan menggunakannya sebagai senjata biologis," jelasnya.


"Berarti ada kelompok yang akan memastikan virus itu tersebar!"


Lalu tampilan video beralih pada layar besar di belakang Bobi yang menampilkan rancangan virus itu yang membentuk berupa cairan merah yang dibungkus plastik.


"Oh my God! Jika virus itu pecah 95 persen populasi Bumi akan terinfeksi dalam 4-7 hari!"


"Dia memang ilmuwan psikopat!"


Pasukan bocil langsung berdiri dari tempat mereka dan berkumpul. "Kita akan menjadi penyelamat Bumi jika berhasil menemukan virus itu!"

__ADS_1


Mereka semua mengepalkan tangan mereka dan menyatukan jadi satu. "Gabungkan kekuatan!"


__ADS_2