
Desmon tersenyum puas melihat perubahan tubuhnya sekarang, akhirnya perut kotak-kotaknya kembali. Selama beberapa bulan ini, dia melakukan gym dan diet ketat. Dan selama itu juga, dia berpisah dengan keluarganya. Seperti kata Desmon sebelumnya dia harus meninjau beberapa proyeknya yang tertunda di berbagai negara di Asia.
Kandungan Nano sudah memasuki bulan ke 7 artinya selama 4 bulan ini, dia berpisah dengan istri dan anak-anaknya.
Dia ingin memberi surprise pada keluarganya nanti saat pulang pasti mereka akan terkejut melihat perubahan tubuhnya seperti sedia kala.
Sementara Lucas yang baru merasakan seminggu menikah harus berpisah selama berbulan-bulan dengan istri tercinta.
"Padahal baru saja aku melepas masa perjakaku!" gerutu Lucas di kamar hotel yang di tempati bosnya.
Saat ini mereka berada di Filipina. Lucas sedang menyusun laporan yang akan diberikan pada bosnya. Dimana disana Desmon terus membanggakan tubuhnya di depan cermin.
"Kau memang tampan!"
"Kau sempurna dan berkarisma!"
"Kau... "
Lucas langsung berdehem. "Bos, jangan terus berbicara pada cermin!"
Akhirnya Desmon menghampiri asistennya itu dan memeriksa laporan. Desmon tersenyum puas selama beberapa bulan ini tidak sia-sia dia berkeliling Asia ternyata hasilnya memuaskan.
"Aku akan memberimu cuti selama setahun setelah kita kembali ke Indonesia!" ucap Desmon kemudian.
"Yang benar, Bos?" tanya Lucas tidak percaya.
"Tentu saja, tapi kau harus cari penggantimu yang bisa kompeten seperti kau bekerja selama ini. Terimakasih telah menemani perjalanan hidupku sampai di titik ini!" sahut Desmon dengan tulus.
__ADS_1
Mendengar itu, Lucas langsung menangis. "Baru kali ini Bos Desmon mengucapkan terimakasih padaku!"
"Kau pantas mendapatkannya dan berbahagialah bersama istri Ichi Ochamu!"
"Ini bukan kalimat perpisahan kan, Bos? Aku tidak dipecat kan?"
Desmon menepuk pundak asistennya itu. "Kau sudah seperti keluarga sekarang!"
*****
Setelah semua pekerjaannya selesai, hari itu juga Desmon segera kembali ke Indonesia tanpa mengabari kepulangannya karena dia ingin memberi kejutan.
Sesampai di bandara, Desmon berpisah dengan Lucas. Dia kembali ke mansion seorang diri.
Sementara di mansion, Nano tengah berenang dengan perutnya yang membesar. Si kembar dengan siaga mengawasi mama mereka karena mendapat pesan dari sang papa sebelum pergi. Mereka harus menggantikan tugas menjaga mama mereka selama kepergian Desmon.
"Mama.... orange juice-nya sudah siap!" teriak Raka supaya mamanya ke tepi kolam renang.
"Thanks," ucap Nano saat dia sudah di tepi kolam renang. "Dimana Riki?"
"Dia sedang sibuk di kamar, kami sedang memulihkan data-data orang yang dicuri saat IMEI mereka dibaca oleh pihak tidak bertanggung jawab!" jelas Raka.
"Aku akan membantunya, Ma!" pamitnya lagi.
Itulah yang dilakukan si kembar, kehidupan mereka selalu penuh tantangan. Untuk itu, Desmon tidak akan memaksa mereka jika memang mereka tidak mau mewarisi perusahaan yang dia miliki.
Sampai akhirnya Desmon sampai di mansion, diam-diam dia mencari istri dan anak-anaknya. Dia bertanya pada pak Li, dan pak Li memberitahu jika Nano saat ini berada di kolam renang.
Tanpa babibu lagi, Desmon langsung saja kesana. Dia melihat saat ini, Nano duduk di pinggir kolam renang dengan perut buncitnya.
__ADS_1
"You so beautiful and sexy, darling!" ucap Desmon kagum.
Mendengar suara suaminya, tentu saja Nano terkejut bukan main. Dia langsung menoleh kearah suaminya dan dirinya semakin terkejut karena melihat tubuh suaminya yang kembali sixpack. Seketika Nano langsung insecure, karena berat badannya naik drastis sekarang.
"Aku gendut ya?" tanya Nano kemudian.
"Nggak, darling!"
"Nggak karena aku gendut?"
"Nggak, nggak gendut!"
"Tapi aku jelek kan?"
"Nggak, kau cantik, cantik banget, darling! Seperti putri Indonesia!"
"Kok cuma putri Indonesia bukan miss Universe?"
"Kau sangat cantik, cantik banget sampai gak karuan cantiknya!"
"Kau bohong! Sekarang lihat aku baik-baik!"
Desmon melihat Nano dengan seksama, tapi justru itu disalah artikan oleh Nano yang sedang sensitif.
"Kenapa lihatnya begitu?"
"Loh, tadi katanya disuruh liatin!"
"Tapi gak gitu juga, kau seolah-seolah melihat betapa tebalnya lemak yang menempel di tubuhku!"
__ADS_1
Desmon langsung diam seribu bahasa lalu dia mencoba mengalah. "Iya darling, aku memang salah! Salahin aja suamimu terus, aku pasrah!"