Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Papa Hamil Meresahkan


__ADS_3

Lucas menghela nafasnya panjang saat panggilan dari bosnya terputus. Dia memaklumi jika saat ini Desmon pasti ngidam, untung dia semalam tidak ikut melakukan misi karena Desmon memang menyuruhnya pulang dan istirahat. Mengingat Desmon yang mengambil cuti, tentu saja membuatnya bekerja lebih ekstra lagi.


"Dimana aku harus membeli nasi goreng itu," gumamnya.


Bahkan dia saat ini baru bangun dari tidurnya sampai akhirnya dia teringat satu nama dan ingin meminta bantuannya.


Ocha yang saat itu akan bersiap ke toko menerima panggilan dari Lucas tentu saja gadis itu senang bukan main. Setelah mendapat nomor ponsel Lucas dari si kembar waktu itu, Ocha mulai memberanikan diri mengejar-ngejar Lucas.


"Hallo, handsome! Kau pasti merindukan aku ya! Pagi-pagi udah mau dengar suaraku kan!" ucap Ocha saat menerima panggilan dari Lucas.


"Aku butuh bantuanmu!" sahut Lucas kemudian.


"Bantuan apa? Dengan senang hati aku melakukannya!"


Dan Lucas meminta Ocha untuk membuatkan nasi goreng sesuai pesanan bosnya.


"Aku akan membuatkannya, sampai bertemu di rumah sakit! Aku juga minta imbalan!" ucap Ocha setelah mendengar permintaan Lucas.


"Baiklah, asal jangan kuras saldo rekeningku!"


Setelah selesai melakukan panggilan dengan Ocha, Lucas bersiap membersihkan diri dan akan menunggu Ocha di rumah sakit.


*****

__ADS_1


Di rumah sakit, Lucas menunggu kedatangan Ocha di Lobby ruangan VVIP dimana Nano dirawat. Sampai beberapa menit kemudian, seorang gadis dengan senyum cerianya mendatangi Lucas yang ditangannya memegang kotak tupperware.


"Sudah jadi nasi gorengnya, dimasak dengan api bersuhu 150 derajat celcius, telur setengah matang dengan dua kuning telur, acar disisi kanan dan kiri tanpa wortel, yang terakhir memakai kerupuk unyil!" ucap Ocha memperlihatkan kotak tupperware itu.


"Thanks, setelah ini aku akan mentraktirmu!" sahut Lucas dengan tangan ingin mengambil kotak tupperware tapi Ocha menjauhkan kotak itu begitu saja.


"Bukan itu imbalan yang aku inginkan!"


"Lalu apa?"


"Kita jadian, kita pacaran, kita falling-falling in love-an!"


"Jadi, kita jadian di sponsori oleh nasi goreng antimainstream?"


Tak mau menunggu lama, Lucas langsung merebut kotak tupperware dari tangan Ocha. "Kita bicarakan nanti, bos Desmon kelaparan!"


Di dalam ruangan, Nano tengah memperhatikan suaminya memakan jatah makanan yang dia dapatkan dari rumah sakit.


"Ternyata makanan di rumah sakit itu enak ya," ucap Desmon disela makannya.


"Apa lidahmu bermasalah? Semua orang mengatakan jika makanan di rumah sakit itu tidak enak!" sahut Nano yang kesal karena jatah makanannya justru dimakan oleh Desmon.


Sampai akhirnya Lucas dan Ocha masuk kedalam sana dan melihat Desmon yang begitu lahap memakan masakan rumah sakit.

__ADS_1


"Bos, saya sudah membawakan nasi goreng sesuai dengan permintaan bos sebelumnya," ucap Lucas disana.


Desmon menghentikan makannya sejenak lalu menatap Lucas dengan lekat. "Aku sudah tidak menginginkannya lagi!"


"Tugasmu sekarang, cari koki yang memasak makanan di rumah sakit ini! Aku ingin menjadikannya koki pribadi di mansion!" perintah Desmon kemudian.


"Tapi, Bos..."


"Tidak ada kata tapi!"


Yang mana membuat Lucas memberikan kotak tupperware pada Ocha kembali. "Kita tidak jadi pacaran!"


"Kok gitu?" tanya Ocha memelas.


"Selama bos Desmon masih ngidam dan aneh, aku tidak bisa pacaran! Itu akan mengganggu waktu kencan kita!"


Ocha menatap kotak tupperware-nya dengan berkaca-kaca mengingat perjuangannya membuat nasi goreng yang ada didalamnya.


"Makanan, makanan apa yang bikin lesu?" tanya Ocha kemudian.


"Makanan apa?"


"Kerang!"

__ADS_1


"Kenapa kerang?"


"Kerang perhatian dari gebetan!"


__ADS_2