Kembar Genius Punya CEO Hareudang

Kembar Genius Punya CEO Hareudang
Serabi Lapit


__ADS_3

Di rumah sakit, Nano menunggu kedatangan suami dan kedua anaknya dengan harap-harap cemas. Walaupun diberita dikatakan jika mereka tidak apa-apa tapi tetap saja membuatnya khawatir.


"Tidak perlu khawatir, mereka sedang menuju kemari," ucap Malika mencoba menenangkan.


Nano mengangguk berusaha untuk tenang, dia belum bisa banyak bergerak karena luka bekas operasinya. Dan dia sangat bersyukur memiliki mama mertua seperti Malika yang begitu menyayanginya. Malika memperlakukan dirinya seperti anak kandung sendiri.


"Sebaiknya kau tidur saja, ini sudah larut. Kau harus banyak istirahat, ingat kandunganmu! Karena mommy melewatkan kehamilan dan kelahiran si kembar untuk kehamilanmu sekarang, mommy tidak ingin melewatkannya!" ucap Malika lagi.


"Thanks Mom, aku sangat bersyukur mempunyai mommy mertua yang sayang padaku!" sahut Nano.


"Kami yang bersyukur mempunyai menantu sepertimu yang rame rasanya," celetuk Malika dengan terkekeh.


Malika mendekati anak menantunya itu lalu menarik selimut supaya menutupi tubuhnya.


"Tidurlah, mommy akan menunggu Desmon dan si kembar diluar!" tambahnya.


Akhirnya, Nano menurut. Dia mencoba memejamkan matanya dan berusaha tertidur sementara Malika keluar ruangan mendatangi suaminya.


"Apa Nano sudah tertidur?" tanya Robert dengan memberikan istrinya segelas kopi yang dia beli sebelumnya.


Malika duduk di samping suaminya dan meminum kopinya. Saat ini mereka berada di lobby ruangan VVIP yang memang khusus untuk keluarga pasien.


"Baru saja dia tertidur, Dad!" jawab Malika kemudian.


"Setelah ada Nano dan si kembar, aku merasa hidup kita penuh dengan keberuntungan!"

__ADS_1


"Aku juga merasa begitu, Dad!"


Lalu Robert memperlihatkan ipadnya pada istrinya yang berisi laporan dari Lucas. "Coba lihat Mom, saham Cullen inc langsung naik drastis setelah si kembar dan Desmon masuk berita karena berhasil menggagalkan penyebaran virus!"


"Tuhan memberkati mereka," lirih Malika terharu.


Tak lama terdengar suara si kembar menggema disana. "Oma... Opa!"


"Kami berhasil jadi Boboiboy!"


Keduanya langsung memeluk cucu mereka, Robert memeluk Raka dan Malika memeluk Riki.


"Kalian berdua memang terbaik!"


Melihat interaksi anak dan orangtuanya hati Desmon menghangat, ternyata begini rasanya bahagia.


"Apa kau tidak apa-apa sendirian?" tanya Malika memastikan.


"Tapi kami ingin bersama mama," protes Raka disana.


"Iya benar, Pa. Jadi biarkan kami tidur disini!" timpal Riki.


Desmon menggeleng. "Biar papa yang menjaga mama, kalian istirahatlah dan kembali lagi besok kesini!"


Pada akhirnya mereka mengangguk dan bersiap pulang meninggalkan Desmon dan Nano sendirian. Desmon segera membersihkan dirinya yang sangat lengket bekas pertempuran, dia mengganti bajunya dengan baju santai yang dibawakan Malika untuknya.

__ADS_1


Setelah selesai mandi, Desmon mendekati istrinya yang masih memejamkan mata karena tidurnya yang pulas. Desmon mengecup kening dan mengusap rambut istrinya dengan lembut.


"Setelah ini, tidak ada yang menyakitimu lagi, darling. Kau harus bahagia!" lirih Desmon.


Merasa ada yang mengusap rambutnya, Nano akhirnya terjaga. Saat dia membuka mata wajah tampan suaminya yang dia lihat.


"Aku mengkhawatirkanmu dan si kembar," ucap Nano dengan suara beratnya.


"Kau tidak perlu khawatir, darling. Apa kau lupa, aku D.C 008!" jawab Desmon.


Nano terkekeh mendengarnya, makin kesini dia semakin mengenal Desmon. Walaupun pria itu seperti bunglon kadang bisa serius, kadang bisa konyol tapi hal itu membuat Nano merasa nyaman.


"I love you, D.C!" ucap Nano.


"Oh darling. I love you too!" sahut Desmon dengan mencium bibir istrinya.


Ciuman yang awalnya sebuah kecupan, berubah menjadi ciuman panas yang menggairahkan membuat yang ada dibawah sana menegang seketika.


"Ck, sepertinya aku butuh sabun!" gerutu Desmon dalam hati.


Untuk itu, dia kembali ke kamar mandi untuk melakukan ritual suci memproduksi susu kental manis secara solois. Tapi aneh, saat Desmon sampai di kamar mandi kejantanannya seketika langsung layu. Tentu saja Desmon panik, dia takut terkena kutukan putri malu lagi.


Desmon keluar kamar mandi dan mencium Nano lagi. Dalam tautan ciuman kejantanannya menegang lagi yang mana membuat Nano keheranan.


"Ada apa?" tanya Nano saat ciuman mereka terlepas.

__ADS_1


"Sepertinya keperkasaanku hanya ON bersama serabi lapitmu, darling!" jawab Desmon frustasi.


__ADS_2