
Ia tidak bisa melakukannya, kedua, gadis ini mengatakannya dengan saat mudah, ia tidak akan mungkin semudah itu mengurangi rasa bencinya terhadap permasalahan tiga tahun yang lalu, ketiga, ia memang ingin menjadi musuhnya.
“Sella Xia, kamu benar-benar cukup berani, darimana asal keberanianmu untuk berbicara denganku seperti itu?” Ucap Bryan Gong dengan sikap dingin.
Sella Xia tersenyum,”Aku sudah mengganti namaku, aku bukan bernama Sella Xia, tetapi Sella Ji.”
“Apakah kamu sudah menikah?” Bryan Gong terkejut, hingga pikirannya mengosong untuk beberapa detik.
Mengikuti marga suaminya?
Sella Ji perlahan meninggikan alisnya,”Tidak!”
“Siapa lelaki tadi itu bagimu!”Bryan Gong merasa sedikit menyesal setelah menanyakannya, mengapa ia harus melakukan kesalahan dengan menanyakan permasalahan mengenai dirinya?
Pada saat Sella Ji hendak berbicara, suara gugup dan juga lembut terdengar memanggilnya dari belakangnya,”Sella!”
Jayce Ji berjalan menghampirinya, berjalan ke sisinya dengan sikap melindunginya, ia kemudian mengangkat tatapannya dan saling bertatapan dengan mata Bryan Gong yang dingin itu.
Sepertinya ada pertengkaran yang tidak berbayang diantara kedua lelaki itu untuk beberapa detik.
“Kak, aku ingin memperkenalkannya kepadamu sejenak, ini adalah Tuan Bryan Gong,”Sella Ji memperkenalkannya dengan sopan.
“Apakah dia adalah kakakmu?” Bryan Gong menajamkan tatapannya dan merasa kurang percaya bahwa Sella Ji ternyata mempunyai seorang kakak?
“Kita tidak memiliki hubungan darah,”Jayce Ji memberitahunya.
Kalimat singkat ini memberikan maksud yang cukup besar, Bryan Gong langsung mengerti ketika mendengarnya, terutama ketika Jayce Ji bersikap melindungi Sella Ji, perasaannya itu tidak hanya sesederhana perasan antarsaudara.
“Dia adalah...,”Sella Ji berencana untuk menjelaskannya kepadanya sejenak.
Namun ia langsung memotongnya dengan sikap dingin,”Aku tidak tertarik untuk mengerti permasalahan dirimu, kamu hanya perlu ingat untuk membayar mengenai permasalahan jasku saja,”setelah selesai berbicara, ia kemudian berjalan beberapa langkah dan menambahkan,”Lakukan sesuai dengan apa yang kukatakan.”
Setelah selesai berbicara, bayangan Bryan Gong kemudian menghilang keluar dari pintu.
__ADS_1
Sella Ji menatap dirinya yang pergi, tatapannya terlihat sedikit tidak rela, Jayce Ji yang berada di sampingnya itu melihat segalanya.
Setelah Bryan Gong pergi, Sella Ji merasa seperti baru saja selesai berperang, kepalanya terasa sedikit kelalahan dan pusing, ia kemudian menepuk dahinya.
“Ada apa? Apa lagi yang ia ucapkan hingga membuatmu terluka?” Jayce Ji menatapnya dengan rasa sakit hati.
Sella Ji menggelengkan kepalanya,”Bukan, aku tidak berani mengadapinya.”
“Apakah kalian pernah berkencan sebelumnya?” Tebak Jayce Ji.
Sella Ji tersenyum sedih sejenak,”Betul, kita berkencan selama setengah tahun, selanjutnya aku melukainya karena suatu hal, sehingga aku merasa sangat bersalah kepadanya.”
Jayce Ji mengerutkan alisnya, ketika ia mendengarnya berbicara seperti ini, ia tentu saja tidak terkejut, karena majalah yang berada dalam genggamannya itu menungkapkan segalanya, mengungkapkan bahwa lelaki ini memiliki kedudukan yang sangat penting dalam hatinya.
“Sella, apakah kamu masih ingin kembali dengannya?” Jayce Ji perlahan bertanya kepadanya.
Sella Ji terkejut sejenak, ia langsung mengangkat kepalanya dan menatapnya, lalu tersenyum sedih,”Kak, apa yang sedang kamu bicarakan! Permasalahan aku dengannya sudah berlalu, bagaimana mungkin?”
Jayce Ji tidak mempercayai ucapannya begitu saja, sebagai seorang lelaki, ia dapat merasakan bahwa Bryan Gong masih memenuhi pikirannya, sedangkan tatapannya terhadap punggungnya itu terlihat masih sulit melepaskannya, masih ada cerita yang mungkin akan terjadi diantara mereka. Tatapan Jayce Ji terlihat mendatar, ia sudah pernah berjanji kepada Tuan Besar Ji bahwa ia harus membuatnya hidup dengan bahagia untuk seumur hidupnya, apapun permasalahannya, ia tidak akan pernah memaksanya, ia juga tidak akan terlalu mencampuri kehidupannya, ia akan membiarkannya terbang bebas seperti seekor kupu-kupu, ia hanya akan bertanggung jawab untuk melindunginya saja.
“Sudah selesai! Ayo pulang! Aku kira kamu juga sudah kelelahan.”
“Baik!” Sella Ji menganggukkan kepalanya, pada saat ia mengambil ponselnya, ia pun terkejut, ia melihatnya sejenak, ternyata Bryan Gong sudah mengirimkan nomor ponselnya, dengan kata lain, Bryan Gong kini sudah mempunyai nomor ponselnya.
Ia kini juga sudah memiliki nomor ponselnya.
Mereka kini kembali memiliki suatu jalur untuk berkomunikasi.
Apakah ini merupakan sebuah hal baik, atau sebuah hal buruk?
Pada saat Jayce Ji dan Sella Ji melangkah keluar dari pintu utama, Bryan Gong terlihat sedang menggenggam segelas anggur merah di tengah kerumunan yang tidak jauh dari mereka dan menatap mereka pergi dengan sikap dingin.
Sella Ji duduk di dalam mobil, ia masih sedikit merasa bahwa semua itu terasa seperti sebuah mimpi, selama tiga tahun ini, ia bahkan tidak berani mempercayai bahwa ia akan bertemu lagi dengannya.
__ADS_1
Jadi, ia tentu saja gugup seperti anak kecil ketika ia tiba-tiba bertemunya tadi, segala jenis emosi tersakiti muncul pada ekspresi wajahnya, ia bahkan merasa sangat lemah, sambil berpikir, selama Bryan Gong dapat menghilangkan rasa benci yang ia miliki tiga tahun yang lalu, maka ia tentu rela melakukan apa saja.
Sebaliknya, ketika ia teringat kembali akan permasalahan pengembalian biaya jasnya itu, sikapnya yang keras kepala dan tidak masuk akal itu membuat Sella Ji tersenyum, dirinya yang dahulu sangat lembut dan baik, ia benar-benar tidak tahu bahwa ia masih memiliki sisi lainnya.
Ia kira, manusia akan terus berubah seiring dengan berjalannya waktu, ia tidak mungkin akan selalu menjadi seorang lelaki yang lembut dan pengertian itu, bukankah ia sendiri juga sudah berubah? Sudah berubah menjadi lebih kuat.
Di sepanjang perjalanan pulang, Jayce Ji tidak bertanya terlalu banyak mengenai peramsalahan mereka, sebaliknya ia menceritakan tujuannya datang kali ini, setiap proyek perusahaan yang bersangkutan, serta beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam dunia bisnis dan kemampuan berkenalannya.
Ini adalah pertama kalinya Sella Ji berubah menjadi tidak fokus, tangannya terletak di dalam tasnya sambil menggenggam erat ponselnya seakan-akan arti dari ponsel tersebut langsung berubah baginya dalam sekejap.
“Sella, apakah kamu sedang mendengarkanku?” Jayce Ji sudah berbicara cukup lama, namun ia ternyata tidak menjawabnya sedikitpun, ia hanya terus mengiyakannya, tetapi ketika ia kembali bertanya kepadanya, ia juga hanya mengiyakannya, ia pun merasa sedikit lucu.
“Huh! Apa?” Sella Ji ternyata tidak mendengarkannya dengan serius.
Jayce Ji tersenyum, lalu menggelengkan kepalanya dan berkata,”Sudahlah, sepertinya malam ini kurang cocok untuk digunakan membicarakan masalah bisnis denganmu, kita akan membicarakannya lain kali, terus tercengang saja!”
Sella Ji tersenyum bersalah, namun ia benar-benar terus tercengang.
Jayce Ji berpikir, setelah Sella Ji meneruskan usaha keluarganya ini, ia mungkin saja akan menjadi musuh Bryan Gong, tidak tahu mengapa, Jayce Ji merasa kagum terhadap Bryan Gong, tetapi ia tidak ingin ia terus bersikap angkuh terhadap Sella Ji.
“Sella, berjanjilah padaku, kamu tidak boleh melakukan hal yang menyakitkan dirimu lagi kedepannya,”ucap Jayce Ji kepadanya.
Sella Ji bertanya kepadanya tanpa alasan,”Kak, bagaimana aku mungkin melukai diriku sendiri?”
“Kamu mungkin saja akan melukai dirimu melalui perasaan yang tidak irasional.”
“Apakah kamu bermaksud untuk membicarakan aku dengan Bryan Gong? Kak, kamu sudah salah paham, aku sudah tidak akan mungkin bersama dengannya lagi.”
“Mengapa kamu bisa merasa seyakin itu?” Jayce Ji mengerutkan alisnya.
Sella Ji teringat akan segala hal yang ia lakukan di masa lalu, ia kira, bagaimanapun seorang lelaki kekurangan seorang wanita, tetapi mereka tidak akan mungkin mencintai kembali wanita yang sudah pernah melukainya, terlebih lagi jika ia tidak kekurangan!
Ia sudah memperhatikannya, pendamping wanitanya malam ini benar-benar sangat menawan.
__ADS_1
Sudah tiga tahun berlalu, berapa banyak wanita yang sudah mendampinginya? Apakah Christy Lan sudah bersama dengannya? Tanpa alasan jelas, ia berharap ia jatuh cinta kepada wanita mana saja, tetapi tidak Christy Lan. Christy Lan benar-benar tidak pantas untuknya, isi hatinya itu benar-benar sudah terlalu kejam.