Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Hero yang lucu


__ADS_3

Rico menunggu di stasiun check-in hewan peliharaan di bandara, beberapa saat kemudian seorang petugas bandara keluar dengan membawa sebuah kotak besi tempat hewan peliharaan, didalam sana terdapat seekor anjing Doberman yang sangat cantik, sekali anjing itu melihat Rico , dia langsung berdiri dan dengan senang menghampirinya.



Rico ersenyum ramah “Hero akhirnya kamu sampai.” Setelah selesai bicara dia berjalan kearah kotak itu, dan melepaskan ikatan talinya, Hero si anjing besar itu langsung menyerang Rico , dengan senang mencium dan menjilatinya, seperti teman lama yang sudah lama tidak bertemu, Rico tersenyum dan mengelus kepala anjing itu “Sudah, ayo kita pulang! Pemilikmu pasti sangat merindukamu.”



Hero seperti mengerti apa yang di katakan oleh Rico , diapun langsung menarik Rico dari depan, sepertinya dia sangat tidak sabar untuk mencari pemiliknya.



Rico hanya tersenyum di belakang, memegang talinya dan membawanya ke sebuah mobil, Hero dengan tenang duduk di kursi belakang bagian tengah, matanya yang besar itu melihat kearah luar jendela, sepertinya dia sangat penasaran dengan Negara yag asing ini.



Mobil Rico langsung berjalan ke villa Bryan .



Saat ini Bryan baru bangun tidur, bagi kaum pria setiap mereka baru bangun tidur pasti ada respon yang normal, dan hal ini juga dirasakan oleh Bryan , anehnya dulu dia tidak merasakan hal apa-apa.



Tapi saat ini dia tiba-tiba teringat dengan hal yang dilakukannya terhadap Sella , dan hal ini membuat respon dalam dirinya semakin kuat, dia menepuk dahinya, merapikan rambut hitamnya yang berantakan dan tidak bisa mengatakan apa-apa.



Sella yang berada di kamar sebelah juga sudah bangun dari tidurnya, dia hari ini ingin keluar unntuk melakukan pemotretan pakaian modern, dan sudah membuat janji pagi ini pasti bisa menyelesaikan pemotretan ini.



Ketika Sella kelaur dari kamarnya, dia melirik kamar Bryan sekilas, dalam hatinya berpikir, apa dia sudah bangun?



Sella mengenakan pakaian yang baru dia beli, pakaian ini membuat aura dalam tubuhnya semakin bersih dan rapi, bahkan dia terlihat seperti anak orang kaya. Ketika Sella ingin turun kebawah, tiba-tiba terdengar suara tarikan pintu dari kamar belakang, Sella dengan memegang pegangan tangga menoleh ke belakang, dia melihat Bryan yang mengenakan pakaian formal, dia mengenakan kemaja putih dan celana hitam panjang, tubuhnya sangat tegap sehingga celana hitam yang dikenakannya membuatnya terlihat sangat menawan.



Dia benar-benar melihat standar pria berkaki panjang yang legendaris.



“Tuan, selamat pagi!”


__ADS_1


“Pagi!” Bryan juga menyapanya.



Saat ini Sella tidak berhentinya mendengar suara gonggongan anjing, selain itu suaranya terdengar sangat menyeramkan, Sella langsung mendongakkan kepala melihat kearah pintu utama, datang darimana anjing itu!



Jadi ketika dia baru saja melihat kearah ruang tamu, dia langsung melihat seekor anjing besar yang menyerang disana, karena dia berlari dengan cepat, hampir saja dia terpeleset di lantai, anjing itu langsung mengonggong lalu berlari ke arah tangga.



Yang berarti dia sedang berlari kearah Sella .



“Aaaah….” Sella sangat terkejut, dia pun langsung memutar badan dan berlari dari sana, karena dia tidak tahu harus bersembunyi dimana, dia pung langsung berlari ke belakang Bryan , namun Bryan dengan senang memanggilnya “Hero!”



Satu detik kemudian, anjing besar yang tadinya dalam keadaan yang menyeramkan, sekarang langsung melompat ke pelukannya Bryan , wajah anjing itu berada di pundak Bryan , lalu diapun mengeluarkan suara rendah yang terdengar sangar senang.



Wajah Sella sangat pucat, karena dia bersembunyi di belakang tubuh Bryan , sehingga wajah anjing besar itu menghadap kearahnya, kedua mata anjing yang besar itu langsung menatapnya, hal ini membuat Sella sangat ketakutan, dia sangat khawatir kalau anjing ini akan mengigitnya.




Karena di mata Hero Sella yang bersembunyi di balik tubuh Bryan karena ingin menyakitinya.



“Aaaahhh…” Sella langsung bersembunyi.



Saat ini Bryan berjongkok, memegang kepala Hero, dengan tatapan mata yang tajam berkata “Hero, jangan mengejutkan dia!”



Seolah-olah mengerti apa yang dikatakannya, dia langsung mengeluarkan suara yang tersiksa, menunduk di bawah kaki Bryann , mulut besarnya itu berada diatas kaki Bryan , dengan tatapan yang menyedihkan melihat kearahnya, seperti sedang meminta maaf.



“Apa ini anjing peliharaanmu?” Sella yang berada di samping bertanya.

__ADS_1



“Iya! Namanya Hero, ayo kemari aku perkenalkanmu padanya.”



“Aku… aku tidak berani.” Walaupun Sella menyukai hewan kecil, tapi anjing Doberman dewasa ini tidak terhitung kecil! Selain itu tatapan matanya sangat menyeramkan, hal ini membuat dirinya tidak berani mendekati anjing itu.



“Tidak apa, dia sangat pintar, selama aku memperkenalkanmu maka dia akan tahu kalau kamu adalah temanku, dan dia akan berbuat baik padamu!” Bryan menenagkannya, lalu berbicara kepada Hero “Dia adalah temanku, jadi kamu tidak boleh mengejutkan dan menyakitinya, dengar tidak?”



Gigitan kecil anjing besar di kakinya semakin manja, dengan memasang mata yang terlihat menyedihkan meliaht kearah Bryan , sepertinya dia mengatakan dirinya baru saja sampai, mengapa papa sangat kejam kepadanya!



Hero memiliki bulu pendek yang bewarna hitam dan terang, lalu di bawah keempat kaki dan mulutnya bewarna coklat, bulunya sangatlah indah, dua buah telinga yang tegak keatas menambahkan kesan seram pada anjing itu, jadi siapa saja yang melihatnya pasti akan sangat ketakutan!



Bryan tertawa melihat Sella yang ketakutan di sampingnya, berkata “Jika kamu tidak kemari menyapanya, nanti bagaimana kamu akan tinggal disini?”



Sella mengigit bibirnya, dia hanya bisa sedikit demi sedikit berjalan kearah Bryan , dengan pelan berjongkok, tapi masih sembunyi di balik tubuhnya, dan mengeluarkan tatapan matanya yang polos menatap mata Hero.



Hero ternyata masih curiga kepadanya, jadi sepasang matanya menggantung melihat kearah Sella , sepertinya dia sedang menganalisis apakah dia orang baik atau jahat.



Bryan seketika mengulurkan tangannya kearah Sella , berkata “Kemarikan tanganmu.”



Sella diam beberapa saat, dia melihat tangan yang putih, panjang dan besar itu dihadapannya, lalu dia pun memberikan tangannya yang dua kali lebih kecil itu kearahnya, Bryan memegang tangannya dan membawa kearah kepala Hero, detak jantung Sella seketika berdetak dengan sangat cepat.



Apakah dirinya mau mengelus kepala anjing itu?



Ternyata Bryan membawa tangannya untuk mengelus kepala Hero, dan Hero pun tidak menolak sama sekali, hanya saja kedua mata Hero itu sebentar melihat kearah pemiliknya, sebentar melihat kearah Sella , tapi anjing itu merasa sangat nyaman.

__ADS_1



“Dia tahun ini berumur lima tahun, temanku memberikannya kepadaku, dulu aku memeliharanya di luar negeri, namun karena aku pulang dalam keadaan yang buru-buru jadi aku tidak bisa membawanya, lalu sekarang dia bisa hidup denganku lagi.” Setelah Bryan selesai bicara, dengan lembut melihat kearah Hero, tersenyum “Apa kamu merindukan papa?” Sella yang berada di samping berdeham, tanpa rasa sungkan dia tertawa sambil melihat kearah Bryan dan anjing besar ini, dia benar-benar tidak bisa menahannya!


__ADS_2