
Terdengar suara beberapa suara make-up dari luar pintu, kelihatannya beberapa wanita ini sedang membenarkan riasannya, setelah selesai, mereka semua pergi, dalam sebentar kamar mandi menjadi tenang kembali. Sella mendorong pintu, wajah kecil nya memucat, dia menatap wajahnya di kaca, benar, dia mengenakan gaun malam yang mewah, matanya tidak dapat menipu orang lain, di matanya tidak mencermin kan kepercayaan diri dan penampilan seorang Nona keluarga kaya, dia masih orang dari kalangan bawah, dia tidak pantas bersaing dengan siapa pun di sini.
Dia tidak pantas di bandingkan dengan wanita wanita tadi, apa lagi dengan Nona Lan yang di samping Bryan .
Tiba-tiba Sella memikirkan sebuah ide, jika dia pergi malam ini, bukan kah pendamping Bryan malam ide menjadi Nona Lan? Jika seperti ini, ada wanita seperti itu di sisinya, akan sangat serasi.
Memikirkan hal itu, Sella segera ingin melakukannya. Lagi pula, dia di sini, hanya akan menjadi lelucon bagi orang lain. Sama seperti para wanita tadi, mereka diam-diam menertawakannya, dan jika dia muncul di jamuan malam, hanya akan menjadi objek pertunjukan mereka.
Sella menghela nafas, menatap dirinya sendiri yang di kaca, dia memang tidak bisa bersosialisasi dengan orang-orang di sini, sekarang, dia lebih suka pulang ke rumah!
Kebetulan! Dia akan kembali sekarang!
Sella memegang sebuah tas kecil, di sana da ponsel dan dompetnya.
Sella keluar dari kamar mandi, dan melihat aula perjamuan sangat ramai, dia segera dari samping menyelinap keluar, berjalan ke arah pintu utama, berusaha untuk tidak menarik perhatian.
Sella juga melihat kerumunan di kejauhan, di samping Bryan ada Nona Lan yang menemaninya, kelihatan nya, di sini sudah bukan urusannya lagi!
Karena Sella pendek, di tambah lagi aula perjamuan sekarang ramai, semua sedang memperhatikan pelelangan.
Sella Xia begitu saja berjalan ke pintu, dia memandang Bryan untuk terakhir kalinya, dan dia berjalan keluar dengan yakin.
Sella dengan langkah besar berjalan menuju lift, dan pengawal tidak menghentikannya. Dia memasuki lift.
Menekan sampai lantai dasar, Sella merasa lega, tempat seperti ini tidak cocok dengannya.
Jadi, dia merasa lega bisa berjalan keluar.
Waktu Sella Xia keluar dari aula waktu masih pagi, dia juga tidak berpikir untuk segera pulang!
Dia tahu bahwa pemandangan malam di dekat tempat ini sangat bagus, jadi dia tidak boleh melewatkannya ketika dia sudah di sini.
Dia berjalan di sepanjang jalan di sebelah hotel, dan setelah memikirkannya, lebih baik dia mengatakannya ke Bryan , kalau tidak, dia akan menunggunya di aula.
Sella berpikir untuk meneleponnya, tetapi dia khawatir, jadi dia memutuskan untuk mengirimkan pesan.
"Tuan Muda Gong, maaf, aku pergi dulu. Kamu minta lah Nona Lan menjadi pendamping mu! Jangan khawatir kan aku, aku bisa pulang sendiri.”
__ADS_1
Setelah menulisnya, dia lalu mengirimnya, kemudian dia bisa tenang kembali ke rumah.
Di dalam aula perjamuan malam.
Bryan Gong memang sedang menunggu Sella , bahkan sedang memikirkan untuk mencari nya ke dalam kamar mandi, Dia takut Sella sesat!
Saat ini, ponsel di dalam saku nya bergetar, dia mengulurkan tangan, membuka pesan yang masuk.
Sella Xia yang mengirim kan nya, Setelah membaca pesan ini, wajah tampan Bryan tampak suram. Apa? Dia di sini menunggu nya, dan dia malam pulang sendiri?
Siapa yang menyuruhnya pergi? Apakah dia mengizinkannya pergi?
Christy Lan di samping terus mengawasi Bryan , melihat raut wajahnya yang tidak enak di lihat, dia langsung bertanya dengan khawatir, "Tuan Muda Gong, ada apa denganmu? Apa ada masalah?”
"Tidak! Aku ada urusan, aku pergi dulu.” Kata Bryan , berbalik dan berencana untuk pergi.
"Hei, mengapa kamu pergi? Jamuan malamnya belum secara resmi dimulai!" Christy Lan segera berbalik dan menghentikannya.
Dia sangat berharap Bryan tetap di sini!
Dan wajahnya tetap tidak enak di lihat, hatinya sedang kesal, Kemana pergi nya Sella Xia?
Bryan masuk ke dalam lift, dan menelepon Sella Xia.
Sella berdiri di dekat jembatan kosong pada saat ini, menatap sungai Jiang yang mengalir, mengagumi pemandangan malam di sampingnya, yang luar biasa indah.
Ponselnya berdering, dan kebetulan saat ini, dia masih memegang ponsel nya, dia terkejut, saat dia melihat Bryan meneleponnya.
Ponsel di tangannya tiba-tiba terpeleset, jatuh ke bawah.
"Ah ..." Sella segera menangkapnya, tapi, dia sedang duduk di samping pagar, mana mungkin menangkap ponselnya.
Dia menatap ponselnya dengan mata melebar, dari atas jembatan langsung masuk ke sungai Jiang, dan dia hanya bisa mendengar nada deringnya masih berdering.
"Ya Tuhan! Apa yang harus aku lakukan?" Sella hampir menangis, seperti hampir gila, kenapa dia begitu ceroboh?
__ADS_1
Juga tidak tahu mengapa Bryan meneleponnya!
Bagaimana jika ada sesuatu yang terjadi!
Sella benar-benar ingin menangis, tapi, tidak bisa menangis, untung tas nya masih di tangannya, jadi, masih ada ongkos untuknya pulang, tapi, malam ini dia tidak dapat menjawab panggilannya.
Di lift, setelah Bryan meneleponnya, tidak ada yang menjawab nya.
Kemudian, setelah beberapa saat, terdengar suara telepon tidak aktif.
Seketika wajah Bryan terlihat suram, dengan langkah besar melangkah keluar aula, penjaga keamanan melihatnya, segera menyerahkan kunci mobil nya, dan memberitahunya arah mobilnya terpakir.
Bryan mengambil kunci mobil nya, dia menggertakkan gigi, menatap jalanan malam, dia sedang berpikir kemana wanita ini pergi?
Dari pesan teks itu, dia juga bisa membaca arti lain!
Apakah wanita ini menyerahkannya kepada Christy ? Jelas jelas pendamping nya adalah dia, ternyata dia begitu berlapang dada menyerahkannya ke wanita lain?
Sella Xia menganggapnya sebagai apa? Dia bilang menyerahkan jadi diserahkan begitu saja kah?
Bryan sangat marah, saat ini, dia benar-benar ingin menemukannya, dan memberi nya pelajaran.
Tetapi di malam yang larut ini, dia tidak tahu dimana mencari wanita bodoh ini.
Ponselnya mati lagi, tetapi ada tempat di mana dia pasti bisa menemukannya.
Itu rumahnya.
Bryan Gong langsung mengendarai mobil ke rumah Sella Xia.
Di jalan, dia masih khawatir tentang dirinya, dia mengenakan gaun malam putihnya malam ini, menambah kecantikannya, bagaimana jika dia bertemu orang jahat di jalanan.
Jantung Bryan semakin berdebar cepat, membuatnya semakin cemas, tadi tidak dapat memastikan keselamatannya.
Ini membuatnya merasa jengkel, wanita yang tidak ada hubungan dengannya, sekarang ternyata mampu membuatnya cemas.
__ADS_1
Dan di mana Sella Xia? Dia sedang naik bus pulang ke rumah. Dan di perjalanan pulang dia diam tidak bersuara, dia terus memikirkan, kenapa Bryan Gong meneleponnya tadi?