
Sup itu sangat harum aromanya, itu adalah sup kesukaan Sella Ji dulu, matanya menatap sekilas, dia ternyata memesan makanan yang disukainya?
“Kamu pesan yang kamu suka saja, aku akan memesan sendiri.” Sella Ji berkata kepadanya terburu-buru.
Bryan Gong tidak mendengarkannya, malah melanjutkan memesan beberapa menu, semua adalah makanan kesukaan Sella Ji dulu, hati Sella Ji terasa seperti diremas, lelaki itu ternyata mengingat semuanya?
Setelah selesai memesan, Sella Ji sudah tidak perlu memesan lagi, dia mengambil secangkir teh, matanya telah basah, dia tidak ingin lelaki itu menyadarinya, lalu melihat ke luar jendela, sambil memandang jauh ke luar, dan sekuat tenaga mengedipkan matanya, untuk menahan air matanya.
Bryan Gong juga memegang cangkirnya, sambil minum, sambil memandangi samping wajah Sella Xia yang indah, dalam matanya ada perasaan cinta yang tak dapat ditahan.
Tepat pada saat itu, Sella Ji mendengar di luar pintu ada orang yang tertawa, suara tertawanya yang tidak asing membuat hatinya tegang, adalah milik Christy Lan.
“Makanan disini benar-benar sangat enak, kalian harus coba ikan disini, dimasak sangat segar dan lembut.” Suara Christy Lan terdengar sangat tajam dalam ruangan, dia sepertinya membawa beberapa temannya, dan sedang bertanya kepada pelayan.
“Tempat di dekat jendela masih ada?”
“Maaf, nona, tempat di dekat jendela semuanya telah dipesan.”
Karena terhalangi oleh sebuah pilar, Sella Ji hanya mendengar suara Christy Lan, namun tidak melihat orangnya, saat itu, hatinya tegang, benar-benar licik diluar dugaan, Christy Lan juga membawa beberapa temannya makan disini.
Dia menatap Bryan Gong di seberangnya sekilas, sepertinya Bryan Gong tidak mendengar, ia melanjutkan meminum teh dalam cangkirnya.
Saat itu, seorang perempuan dari sampingnya mendekat, seperti sedang mencari tempat duduk, pandangannya tajam, sekali melihat Bryan Gong, wajahnya langsung bahagia, sepertinya pergi memberi tahu Christy Lan.
Hati Sella Ji mendengus, masih ketahuan kah?
Seperti yang diduga, Christy Lan mendengar sahabatnya berkata, Bryan Gong ada disini, dia sudah sangat bahagia, dia barusan dari belakang pilar mendekat dengan langkah terburu-buru, ketika melihat seorang lelaki dan wanita duduk di dekat jendela, wajah penuh senyuman Christy Lan langsung membeku, memperlihatkan ekspresi yang sangat tidak enak.
Sella Ji mengangkat kepalanya, langsung bertatapan dengan Christy Lan, kebencian di mata Christy Lan hampir tak dapat dibendung, ia juga tanpa sadar mengepalkan tangannya, namun, mempertimbangkan Bryan Gong disini, dia harus menahan kemarahannya, lalu berjalan mendekat dengan tersenyum.
__ADS_1
“Kak Bryan, kebetulan sekali! Kamu juga makan disini!” Christy Lan bertanya dengan senang.
Bryan Gong menganggukkan kepala.
“Ini bukannya nona Xia?” Christy Lan bertanya dengan sedikit tidak ramah.
Sebelumnya bertemu di pesta makan malam, jadi Sella Ji dan Christy Lan juga tidak bisa berkata tidak mengenal satu sama lain.
“Halo, nona Lan.” Sella Ji yang juga berpura-pura sudah lama tidak bertemunya, menyapanya.
“Kalian ada hubungan apa!” Christy Lan bertanya terus terang dengan berani, matanya melihat Bryan Gong ketika bertanya.
Hati Sella Ji sedikit mengeras, saat itu jika memprovokasi Christy Lan bukanlah hal yang baik, tepat ketika ia hendak menjawab “teman,” lelaki di seberangnya malah menjawab dengan santai, “Pacarku.”
Kalimat itu membuat kedua wanita itu tersentak sepenuhnya, Sella Ji langsung melupakan apa yang hendak dikatakannya, otaknya mengulang kembali kata-kata lelaki itu, pacarku... pacarku...
Sella Ji langsung tak ingin berbicara.
Mata Christy Lan terpancar tatapan dingin, Sella Xia ternyata mengubah namanya, lalu apakah setelah mengubah namanya, ia bisa kembali ke sisi Bryan Gong?
Ternyata seperti itu harapannya, dia ingin memohon kembali dengan Bryan Gong, benar-benar tak tahu malu, omongannya tidak dapat dipercaya, ia sudah berkata seumur hidupnya tidak akan muncul di sisi lelaki itu, ini baru tiga tahun, dia langsung kembali secepatnya.
Christy Lan tak dapat tersenyum, dengan wajah kalah ia menatap Bryan Gong berkata, “Bryan, kalau begitu silahkan lanjutkan.” Selesai berkata, dia sekali lagi menatap sinis Sella Ji, lalu membalikkan badan duduk bersama teman-temannya, saat itu, walaupun masakan ikannnya sangat segar dan lembut, dia juga tak akan bisa menikmatinya, dari tempatnya, ia hanya bisa melihat ke arah Sella Ji dan Bryan Gong, penyekat tinggi dalam ruangan itu menghalangi pandangannya, membuat ia tak bisa melihat ekspresi mereka berdua.
Namun tak perlu dilihat ia juga dapat menebaknya, Sella Ji pasti berusaha sekuat teanag untuk menggoda Bryan Gong, Christy Lan mengertakkan giginya, untung saja sebelumnya ia tidak membuang flashdisk itu, kalau tidak, dia benar-benar tidak punya cara untuk mendapatkan Sella Ji.
Tunggu saja! Sella Ji, kamu masih akan membayar harga!
__ADS_1
Selera makan Sella Ji terpengaruh oleh kemunculan Christy Lan tadi, awalnya ia ingin mencarinya untuk berbicara, namun tak disangka, dia malah bertemu duluan ketika makan bersama Bryan Gong, tampaknya, negosiasinya akan menjadi lebih rumit.
Karena ia selalu tidak yakin tempat Christy Lan di hati lelaki itu, ditambah sebelumnya di restoran ini, ia pernah berkata kepada Christy Lan ia akan menyambutnya jika datang ke rumahnya, ini menjelaskan relasi mereka cukup dekat.
Sella Ji mau tak mau bertanya, “Kamu dan nona Lan sangat akbrab! Sebelumnya ia masih bertamu ke rumahmu ‘kan.”
“Dia hanya teman baik adik perempuanku.” Bryan Gong menaikkan matanya, ia ingat rasanya ia pernah membahas ini dengannya, namun sudah tiga tahun, dia pasti lupa.
Setelah Sella Ji selesai mendengarkan, tiba-tiba merasa lucu, tiga tahun sebelumnya Christy Lan sangat percaya diri bahwa bisa bersamanya, namun tiga tahun setelahnya, dia ternyata hanya menganggap Christy Lan sebagai teman adik perempuannya, Christy Lan benar-benar tidak menyerah atas cinta bertepuk sebelah tangannya.
Sella Ji meletakkan sumpitnya, dia berkata, “Aku ke toilet sebentar.”
Sekarang Christy Lan ada disini, kalau begitu, dia tidak perlu pergi ke perusahaan keluarganya mencari dia, ia percaya ketika ia pergi ke toilet, Christy Lan pasti akan mengikutinya.
Sella Ji bangkit berdiri, ketika melintasi ruangan, matanya dan Christy Lan bertatapan, raut wajah Christy Lan berubah, dia melihat Sella Ji berjalan menuju toilet, ternyata benar, ia meletakkan sumpitnya, lalu berbicara sebentar kepada temannya, lalu mengikutinya berjalan ke arah toilet.
Sella Ji mendengar suara sepatu hak di belakangnya, langsung tahu bahwa ia mengikutinya.
Dia juga tidak betulan ingin pergi ke toilet, setelah masuk ke dalam, ia melihat di dalam sepi tidak ada orang, lalu ia berdiri di depan salah satu wastafel, otomatis mencuci tangan.
Di belakangnya, pintu di dorong dengan kuat, Christy Lan dengan marah masuk ke dalam.
Baru masuk, ia langsung mengancam dengan kata-kata kasar, “Sella Ji, sebenarnya apa yang hendak kamu lakukan?”
Sella Ji mengambil selembar tissue untuk mengelap tangannya, menaikkan mata melihatnya, “Aku hendak melakukan apa, tidak ada hubungannya dengan nona Lan.”
Christy Lan tidak menyangka nada bicaranya sekuat itu, ia tersentak sesaat, lalu tersenyum dingin berkata, “Kamu jangan lupa di tanganku ada benar apa, tiga tahun lalu aku menyuruhmu pergi, kamu masih tidak pergi, tampaknya kamu ingin aku memyebarkan keluar benda yang ada ditanganku?
__ADS_1
Hati Sella Ji terasa diremas, dengan tenang ia berkata, “Christy Lan, aku bicara baik-baik, tolong berikan benda ibuku kembali.” “Dari mana datangnya kepercayaan diri aku akan mengembalikannya padamu? Siapa yang merebut Kak Bryan-ku, aku akan tidak sungkan kepadanya.” Christy Lan berkata dengan wajah penuh kemarahan.