Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Dalam hati sedikit perih


__ADS_3

Sekarang, semua orang tahu bahwa pria tampan ini menyukai orang seperti Sella .



Dan wanita yang baru saja berbicara itu terkejut dan langsung duduk memegang dada, dia merasa bahwa aura pria itu terlalu kuat, sehingga dia tidak punya keberanian untuk berbicara dengannya.



Sella juga tertegun di peluk pergi oleh Bryan , dan jantungnya berdetak dengan cepat, apakah Bryan Gong sungguh-sungguh dengan apa yang dia katakana tadi?



Dia menyukai dia yang seperti ini?



Seperti dia ini?



Bryan juga berpikir bahwa wanita di sebelahnya akan sangat senang, tetapi ketika dia menatapnya, dia menyadari bahwa wajah Sella terlihat bodoh, sepasang mata besar beberapa kali berkedip, seperti sedang memikirkan sesuatu.



“Apa yang kamu pikirkan?” Tiba-tiba tangan Bryan gatal, dia mengulurkan tangan dan mencubit pipi nya.



Sella seketika menatapnya dan menggelengkan kepalanya, "Tidak ... tidak ada yang dipikirkan ..."



Bryan tidak percaya, dia tersenyum, "Katakan apa pun yang kamu pikirkan! Aku tidak akan memakanmu."



Sella seperti di beri semangat, dia menggigit bibirnya dan bertanya dengan berani, "Baik akan aku katakan, Apakah perkataan mu tadi itu sungguh-sungguh? Kamu menyukai yang …. seperti aku ini?”



Setelah selesai berbicara, dia segera menurunkan matanya, menatap jari-jari kakinya, dia sangat tegang sampai mengaitkan jari-jari tangannya.



Bryan sedikit memicingkan matanya, ternyata dia memusingkan kalimat ini?



"Ya, aku suka wanita seperti kamu, dibandingkan dengan wanita yang menggoda ku tadi, aku lebih menyukai wanita seperti mu.” Kata Bryan menjelaskan.



Ketegangan di mata Sella Xia, berangsur-angsur berubah menjadi kecewa, ternyata, dia salah paham tentang yang di katakannya tadi.



Ternyata dia lebih menyukainya dibandingkan wanita yang menggodanya tadi.



Dan bukan jenis suka seperti yang dia pikirkan.



Kekecewaannya, tidak luput dari penglihatan Bryan , perlahan-lahan jantungnya berdetang kencang, sebenarnya, perkataannya tadi, bukanlah seperti yang di jelaskannya barusan.

__ADS_1



Tapi, mungkin karena harga dirinya sebagai seorang pria! Dia tidak terbiasa berinisiatif mengatakan pada seorang wanita.



“Oh!” Sella tersenyum “Begitu ternyata!”



Bryan Gmenatap senyumnya yang tiba-tiba cerah, dan hatinya sedikit nyeri, Apakah dia tidak sedih lagi?



Saat ini, pintu emas di kedua sisi terbuka, terlihat sesosok tinggi dan menawan berjalan keluar dari belakang.



Seseorang dengan gaun malam berbentuk putri duyung yang berwarna biru gelap, membuat wanita yang berjalan masuk seperti seorang putri duyung dari lautan luas, kecantikannya membuat orang terkejut dan terpesona.



Bahkan Sella Xia, melotot melihatnya, ternyata masih ada wanita secantik ini.



Bryan sedikit terkejut, dengan tenang menatap wanita yang menjadi pusat perhatian, kemudian wanita itu menatapnya dan langsung berjalan menghampirinya.



"Tuan Muda Gong, aku tidak menyangka kamu ada di sini. Aku sangat senang bertemu denganmu di sini." Wanita itu tersenyum dan menyapa Bryan .



Bryan sedikit menganggung, termasuk meresponnya.




“Tuan Muda Gong, Ini adalah?” Christy baru menyadari Sella di samping Bryan Gong, karena berdiri di samping Bryan , tidak bisa tidak menarik perhatiannya.



Namun, dari segi usia, Sella lebih kecil dari nya, jadi, dan menurutnya wanita ini juga biasa saja.



Tapi begitu dia menatap wajah Sella , matanya menatap dia dengan pandangan permusuhan.



Tidak disangka, wanita pendiam disamping Bryan ini, wajahnya terlalu polos dan cantik, yang termasuk membuat pria menyukainya, membuat wanita yang melihat nya merasa berbahaya.



"Halo! Namaku Sella Xia, teman Tuan Muda Gong.” Sella memperkenalkan dirinya.



Entah kenapa, dia tidak ingin wanita ini salah paham tentang nya dan Bryan , dalam pandangan Sella Xia, wanita ini cocok denga Bryan Gong.



Bryan mendengar Sella memperkenalkan diri sebagai temannya, Dia mengerutkan alis dengan sedikit tidak senang, lalu menatap Christy Lan berkata, “ Dia adalah pendamping ku malam ini.”

__ADS_1



Christy Lan sedikit cemburu. Dia mengulurkan tangan ke Stella Xia, “Halo, nama ku Christy Lan, Tuan Muda Gong adalah teman sekelas kakak ku, dan aku juga adik kelasnya.”



Sella Xia tidak terkejut dengan perkenalan dirinya, dia pikir, Christy Lan ini adalah Nona besar yang kaya, kalau seperti itu, dia dan Tuan Muda Gong pasti ada hubungan kekeluargaan, ini juga sangat normal.



“Aku pergi sebentar, aku ke kamar mandi sebentar.” Sella benar-benar ingin ke kamar mandi, dan pada saat yang sama, dia tidak ingin menjadi nyamuk antara Bryan dan Christy .



Dia merasa ada yang ingin di bicarakan mereka berdua, jadi dia merasa tidak nyaman di sana.



Setelah berbicara, dia tidak menunggu Bryan mengatakan sesuatu, dia berjalan pergi sendirian, dan bertanya dengan pelayan di sana di mana kamar mandi, dan kemudian dia pergi ke sana.



Begitu dia pergi, Christy tidak tahan untuk tidak berjalan ke arah Bryan , mengangkat sepasang mata nya, menatapnya sambil tersenyum, "Kamu telah kembali, mengapa kamu tidak menghubungi aku dan kakakku? Aku bahkan tidak tahu kamu telah kembali!"



Bryan dan kakak laki-laki Christy adalah sahabat baik, tapi Bryan Gong terus menghindari Christy .



"Baru saja kembali, perusahaan lebih sibuk, tunggu ada waktu aku akan mencari kakak mu.” Bryan menjawab nya.



Christy tersenyum senang, "Baiklah! Kamu juga bisa menemuiku untuk bermain! Belakangan ini aku juga akan di Tiongkok!”



Di kamar mandi, Sella Xia melihat tidak ada orang di dalam, jadi dia mendorong salah satu pintu dan masuk ke dalam.



Tidak berapa lama kemudian, dia mendengar ada suara langkah kaki, kemudian, terdengar suara mencibir, “Apakah kamu melihatnya barusan? Di sisi pria tampan tadi ada seorang wanita yang sangat cantik, membuat waita bergaun putih tadi tersingkirkan.”



"Ya! Wanita itu tidak seperti dari dunia kita, seperti terlempar kemari.”



"Dia bahkan tidak sebanding dengan kita, apalagi dibanding kan dengan Nona Besar Lan, Aku rasa pria tampan itu akan segera di menangkan oleh Nona Lan.”



"Siapa pria tampan itu! Kenapa aku belum pernah melihatnya di jamuan malam lainnya! Tapi sungguh sangat tampan."



"Tidak peduli siapa itu? Jangan kamu pikirkan lagi, kita bahkan tidak ada kesempatan mendekatinya, ditambah lagi sekarang, di sisinya telah ada Nona Lan. Apakah kalian melihat mata nya Nona Lan? Matanya berbinar menatapnya!”



"Bukan? Aku merasa bahwa keluarga pria tampan ini pasti melampaui keluarga Lan."


__ADS_1


"Sekarang, aku merasa sudah jauh lebih baikan, Wanita itu dikalahkan oleh Nona Lan, aku sangat senang.” Sella Xia yang berada di salah satu kamar mandi terdiam, dia mendengar suara ejekan dari luar kamar mandi, dan hatinya terasa nyeri.


__ADS_2