
“Hero, kembali! Berhenti kata ku!” Bryan Gong memerintahkannya dari belakang, kali ini dia tidak mempedulikan keanggunannya lagi, dan berlalu mengikuti Hero.
"Guk ... Guk ..." Hero tidak menyerang siapa pun, dia hanya terus berlari ke depan, seolah-olah seseorang membuatnya tertarik ada di depan.
Ketika Sella Xia sedang pemotretan, dia mendengar ada anjing yang menggonggong di belakang nya, dan itu sangat keras, dia menoleh melihatnya, bahkan fotografer dan asisten juga tertegun melihat ke arah anjing yang menggonggong keras.
Kemudian, mereka melihat ke arah mana anjing besar itu berlari, itu tepat ke arah mereka, di lihat dari posturnya, anjing itu menyerang kemari dan akan menggigit orang, ini membuat fotografer dan asistennya terkejut.
Mereka bergegas menyingkir ke samping, bahkan tidak sempat membawa barang-barang yang tertinggal di bawah, saat ini mereka telah menyingkir beberapa meter, mereka baru menyadari, anjing itu menuju ke Sella Xia.
"Sella …. cepat menyingkir! Bahaya! Ada anjing gila mengamuk!” teriak asisten itu, dia hampir pingsan, kakinya lemas.
Sella Xia juga terkejut, tetapi ketika dia melihat anjing besar itu berlari ke arahnya, kejutan di matanya langsung berubah menjadi ketidak percayaan.
Dan lagi pengunjung yang lain berlari ketakutan, dia berpikir, anjing besar siapa yang tidak dijaga dengan baik? Ternyata keluar dan menggigit orang lain, maka bergegas menyingkir yang jauh.
"Guk guk ..." Hero melompat dengan semangat, menuju arah Sella Xia. Ketika tidak ada yang berani melihat kejadian berdarah ini, terlihat anjing besar yang galak, tidak menggigit Sella Xia, tetapi bersemangat bermanja dengannya.
Menggonggong lagi, dan menjilatinya, dan Sella Xia tertawa memeluknya, memanggil namanya dengan terkejut, "Hero, mengapa kamu di sini?"
"Hero, benarkah itu kamu?" Sella tersenyum cerah.
"Guk Guk …” Hero langsung menyapanya dengan gembira.
Asisten, fotografer dan pengunjung di samping bernafas lega, ternyata anjing besar ini tidak menggigit orang tetapi melihat seseorang yang di kenalnya!
Ini benar-benar mengejutkan.
Sella Xia membelai kepala Hero dengan gembira, dan kemudian dia langsung memikirkan sesuatu,Hero ada di sini, lalu, apakah Bryan juga ada di sekitar sini?
Dan Sella Xia mendongak, dia terlihat sosok ramping mendekat, jika bukan Bryan Gong, siapa lagi?
__ADS_1
Sinar matahari sore seperti telah kehilangan warna nya di depan pria ini.
Sella Xia memeluk Hero, menatap pria itu yang mendekat, perutnya nyeri, nafasnya terengah-engah. Setelah malam itu, dia tidak menyangka begitu tiba-tiba bertemu dengannya setelah seminggu.
Dia belum siap.
Sella Xia merasa jantungnya berdetak sangat kuat, membuatnya tidak tahu seharusnya bagaimana di depan pria ini, bahkan dia sadar, anjing yang dipeluknya adalah miliknya, dia segera melepaskan Hero, takut dia akan menyalahkannya.
Bryan Gong juga tidak menyangka, yang membuat Hero melepaskan tali nya bukan karena ada sesuatu yang menyenangkan, tapi karena Dia ada di sini!
Hero ternyata membawanya ke depan Sella Xia, tiba-tiba ekspresi wajah Bryan Gong menjadi suram.
Pertama karena Hero tadi tidak patuh, kedua juga karena dia bertemu dengan orang yang tidak ingin dia temui.
Sella Xia menurunkan matanya, masih tidak dapat menahan untuk membelai Hero.
Bryan Gong berjalan menghampiri dan menyalahkan Hero, "Kenapa kamu lari? Bukannya sudah ku bilang tidak boleh lari sembarangan?”
Hero segera membungkuk, menggunakan dua kaki depannya memberitahu nya, ‘dia telah menemukan nyonya.’
Ini membuat hati Sella Xia tiba-tiba tertusuk, dia berdiri dan berkata kepadanya, "Kamu jangan menyalahkan Hero, kamu tidak ingin bertemu dengan ku, aku akan pergi.”
Setelah selesai berbicara, Sella Xia berbalik dan berjalan menuju ke sekumpulan orang, asisten menutup mulutnya, tidak menyangka dia akan bertemu kembali dengan pria yang sangat tampan itu, anjing besar itu punya nya, bahkan anjingnya juga sangat tampan.
Bryan Gong menatap Sella Xia yang pergi, dan jantung nya perlahan berhenti.
Dan saat Hero melihat Sella Xia pergi begitu saja, dia mengeluarkan suara tidak rela, kemudian, dia meoleh menggigit celana Bryan Gong, yang berarti dia bergegas mengejar Sella Xia.
“Kita akan kembali.” Bryan Gong selesai berkata, menarik tali anjing nya, dan berjalan menuju mobil.
Hero langsung mengonggong dua kali ke arah Sella Xia, memberitahu nya, mereka akan pergi.
__ADS_1
Sella Xia terdiam, dia menoleh,menatap pria itu pergi, tiba-tiba hatinya sangat sakit, di tambah lagi beban kerja yang berlebihan seminggu ini, membuatnya gula darah nya lebih rendah dan lelah, dia hanya merasa matanya berkunang-kunang, langit berputar.
Dia begitu saja pingsan dan jatuh ke bawah.
"Ah! Sella … Sella …. “Asisten pertama kali melihatnya dan bergegas memanggilnya.
Sella Xia pingsan, Hero sepertinya merasakannya juga. Dia segera menoleh dan menggonggong kea rah Sella Xia, Bryan menoleh searah gonggongannya.
Dan melihat Sella Xia terjatuh ke tanah, dan lagi di sampingnya, di kelilingi wanita dan pria muda, sedang memanggilnya dengan cemas.
Dia pingsan? Hati Bryan Gong cemas, dia melepaskan Hero, dengan kaki panjangnya melangkah ke arah Sella Xia.
Hero lebih cepat sampai dari dia di samping Sella Xia, dengan cemas menggonggong, wajah Sella Xia pucat dan berkeringat dingin, matanya tertutup, di bawah sinar matahari yang redup, seperti bunga yang layu.
Saat Bryan Gong bergegas berjongkok, asistennya menjauh, Bryan Gong mengulurkan tangan menggendong Sella Xia yang pingsan, dia melihat ke samping, ada beberapa taksi berhenti tidak jauh untuk menunggu para pengunjung.
Dan mobil sportnya terlalu jauh, dia hanya bisa mengambil langkah besar memeluk Sella Xia ke arah taksi, Hero di samping juga mengikutinya, sedikit pun tidak lepas dari mereka.
Bryan Gong membuka pintu taksi, Hero dengan sangat mengerti melompat masuk terlebih dahulu, su[ir di depan menolaknya, "Maaf, aku tidak membawa hewan peliharaan."
“Teman ku pingsan, tolong bawa kami ke rumah sakit.” Meskipun Bryan Gong cemas, tetapi suaranya sopan.
"Tapi anjingmu ..."
"Guk Guk ..." Hero mengonggong keras kea rah supir, seolah-olah mengatakan Nyonya nya pingsan, cepat pergi.
Wajah Bryan Gong suram, “Selamat kan nyawa orang, ayo pergi.”
Supir melihat wanita di lengannya pingsan, dia hanya bisa menggertakkan gigi, menyalakan mobil dan langsung pergi ke rumah sakit terdekat.
Sepanjang jalan, Hero juga tidak mengganggu supir mengemudi, Bryan Gong di dalam mobil, baru ada waktu memperhatikan wanita di pelukannya, dia pernah memeluknya, dan kali ini, sepertinya dia kehilangan banyak berat badan!
__ADS_1
Bahkan daging di kedua pipinya tampak kurus, dia sepertinya tidak merasakannya lagi, dan hati Bryan Gong perlahan nyeri.
Kenapa dia sekurus ini? Apakah karena dia?