
Gerakan pelan Sella Ji itu bahkan mengejutkan lelaki yang berada di sampingnya, bulu mata Bryan Gong yang tebal itu pun bergemetar sejenak, tatapan bergemilangnya tertuju tajam kepadanya, sedangkan tatapan Sella Ji yang gugup itu akhirnya bertemu dengan tatapannya.
Sella Ji langsung menarik kakinya dari kaki lelaki tersebut dalam sekejap, wajahnya terlihat sedikit memerah, benar-benar memalukan.
Bryan Gong tersenyum,”Aku tidak keberatan kamu bersandar.”
Dalam sekejap, tangannya yang sedang terletak pada pinggangnya itu langsung menariknya, tubuhnya pun langsung menempel dengan tubuh lelaki itu.
Pupil Sella Ji terlihat melebar lagi, ia menelan ludahnya, Bryan Gong melihat penampilannya yang terkejut itu benar-benar menggemaskan, ia lalu menundukkan kepalanya dan mengecup bibir merahnya sejenak,”Sudahlah, ayo bangun!”
Setelah selesai berbicara, ia kemudia melepaskan tangannya, Sella Ji merasa malu hingga wajahnya memerah, ia beranjak duduk dari lengannya, lalu teringat kembali akan posisi tidur mereka kemarin malam, ia kemudian bertanya dengan sedikit tertegun,”Pada pukul berapa kamu tidur kemarin malam?”
“Ada apa?” Bryan Gong beranjak duduk, jubah mandinya yang berwarna putih itu terlihat sedikit longgar dan memperlihatkan dadanya yang kokoh itu.
“Kita...,”Sella Ji tidak dapat menahan wajahnya yang memerah dan merasa sedikit sulit membuka mulutnya.
Bryan Gong mengerti mengenai apa yang hendak ia tanyakan, ia kemudian tersenyum,”Hal yang berada dalam pikiranmu itu tidak pernah terjadi, aku juga bukan merupakan orang seperti itu.”
Sella Ji merasa lega, karena ia sendiri juga sebenarnya bukanlah orang seperti itu!
“Baiklah kalau begitu!”
“Apa maksudmu baiklah kalau begitu? Kamu sudah menjadi miliku, hal itu tetap saja akan segera terjadi,”ucap Bryan Gong dengan sangat tegas.
Sella Ji yang baru saja turun dari tempat tidur itu hampir saja terjatuh ketika mendengar ucapannya ini, ia langsung menggenggam tempat tidurnya dan tidak berani melihat ekspresi wajah lelaki tersebut, namun ia juga tidak bisa mengelak perkataannya, karena ucapannya itu sepertinya memang sebuah fakta.
Karena ia juga sudah bersiap-siap untuk menikah dengannya, sehingga hal tersebut tentu saja akan terjadi.
Namun untuk sementara waktu itu, ia tetap saja masih belum bisa menyingkirkan rasa malunya mengenai apa yang terjadi dengannya.
Mereka berdua pun kini hanya bisa mengenakan kembali pakaian mereka kemarin, lalu turun ke lantai bawah, asisten Bryan Gong, Robert Ye, sudah membawakan bahan bakar, mengisi penuh tangki bahan bakar mobil bryan Gong, lalu mereka bertiga akhirnya pulang ke area kota.
Di sepanjang perjalanan pulang menuju ke area kota, Bryan Gong teringat akan sesuatu, lalu berpaling ke arah Bryan Gong,”Apa yang terjadi pada kakakmu?”
__ADS_1
“Ada apa dengan kakakku?” Sella Ji kembali bertanya kepadanya, kakaknya tidak mungkin menyinggungnya bukan!
“Dia akan segera beranjak umur tiga puluh tahun! Mengapa ia masih belum menemukan kekasih? Atau menikah?” Bryan Gong bertanya mengenai permasalahan yang sudah ingin ia selesaikan sejak kemarin malam.
Sella Ji tersenyum,”Kenapa? Untuk apa kamu mengkhawatirkan hal ini?”
“Aku tentu saja khawatir, lagipula dia juga tidak mempunyai hubungan darahmu, kalian juga tinggal dibawah atap yang sama, aku merasa tidak tenang.”
Sella Ji langsung meliriknya tajam,”Jangan sembarangan berpikir, kakaku adalah seorang lelaki yang baik, ia juga hanya menjagaku dan menganggapku sebagai adiknya, apa yang sedang kamu pikirkan?”
“Kalau begitu, katakan mengapa ia masih belum mencari seorang kekasih?”
“Karena ia terlalu sibuk dengan pekerjaannya, sibuk hingga ia tidak mempunyai waktu untuk berkencan,”Sella Ji sendiri bahkan merasa kurang percaya dengan alasannya sendiri, sepertinya ia masih mempunyai waktu untuk berkencan!
Bryan Gong tentu saja juga tidak percaya, ia mengendus pelan,”Aku tidak percaya, atau kakakmu tidak menyukai wanita?”
Wajah Sella Ji kembali memerah oleh karena ucapannya ini,”Jangan sembarangan berpikir! Kakakku adalah lelaki normal, dia mungkin hanya belum menemukan tipe yang ia sukai saja!”
Bryan Gong pun tersenyum,”Kalau begitu, tipe apa yang ia sukai? Aku akan memperkenalkannya kepadanya.”
“Aku harus mengetahui terlebih dahulu tipe yang ia sukai.”
“Aku... Aku benar-benar tidak tahu wanita bagaimana yang ia sukai,”Sella Ji menggigit bibirnya, sudah tiga tahun berlalu, namun ia masih saja belum mengerti mengenai diri Jayce Ji, karena ia umumnya menghabiskan sebagian besar waktunya di perusahaan, setelah kakeknya pergi, ia baru pindah dan memulai kehidupan bersama denganya.
Ia hanya tahu bahwa dia adalah orang yang mudah diajak bergaul, sangat perhatian, bertempramen baik, sabar, dapat menyayangi orang lain, namun ia benar-benar tidak tahu wanita bagaimana yang ia sukai.
Bryan Gong menajamkan tatapannya, ia tentu saja tidak akan menyerah begitu saja, ia harus mencarikan seorang wanita untuk mendampingi Jayce Ji, setidaknya untuk memikat hatinya.
Namun, Jayce Ji juga merupakan seorang bos dari sebuah perusahaan, walaupun identitas dirinya itu tidak dapat dibandingkan dengan dirinya sendiri, namun Ji’s Corp. memiliki anak perusahaan yang tersebar di seluruh dunia, sehingga kekuatannya tentu saja tidak bisa disepelekan, Ji’s Corp. juga dapat terhitung sebagai sebuah perusahaan berskala besar.
Sella Ji kemudian lanjut berkata kepada Bryan Gong,”Kamu sebaiknya jangan sembarangan memperkanlkan kepada dirinya, aku yakin kakakku tidak senang dengan seorang pasangan yang dikenalkan kepadanya, ia pasti akan merasa sangat kesal.”
“Kenapa?”
__ADS_1
“Aku hanya merasakannya saja!”
Bryan Gong hanya bisa menuruti perkataannya, hal ini tentu saja tidak dapat dilakukan begitu saja, orang-orang seperti Jayce Ji ini tidak senang berkencan buta. Setelah mengantar Sella Ji sampai ke depan pintu utama Ji’s Corp., Bryan Gong kemudian membawa Robert Ye pulang ke Gong’s Corp., Sella Ji kebetulan melewati pintu sebuah ruang pertemuan ketika berjalan kembali ke raung kerja CEO, ia melihat kakaknya sedang berbincang dengan beberapa petinggi eprusahaan, ia sedang mengenakan satu set jas yang berwarna gelap, wajahnya terlihat cukup tegas, ketika berada di depan hadapan Sella Ji, kedewasaannya itu sedikit berkurang, tatapannya kemudian terlihat cukup cerdas dan gemilang.
Sella Ji diam-diam juga menghela nafasnya, ia juga mengkhawatirkan pernikahan kakaknya!
Kapan kakaknya dapat menemukan orang yang ia cintai?
Sella Ji juga diam-diam merasa gugup sejenak, ia kemudian kembali ke ruang kerjanya dan lanjut membaca dokumen.
Bryan Gong membawa Robert Ye kembali ke ruang kerjanya, ia kemudian bertanya kepada Robert Ye yang sedang merapikan dokumen,”Apakah ada gadis hebat disisimu?”
Robert Ye langsung terkejut sejenak, apa maksud CEO Gong ini? Apakah ia ingin menyingkirkan Nona Ji dan mencari wanita lain?
“Tuan Muda Gong, apa yang kamu maksud dengan wanita hebat?”
“Wanita dengan tampilan yang menawan, lalu memiliki latar belakang pendidikan dan keluarga yang juga tidak buruk seperti itu,”Bryan Gong mengelus dagunya dan mulai berpikir serius.
Robert Ye menajamkan tatapannya dan berpikir, pikirannya tiba-tiba teringat akan seorang kandidat, namun ia langsung mengelaknya, walaupun gadis itu cantik, namun ia sepertinya tidak terlalu hebat! Karena gadis itu adalah adik sepupunya yang ceria dan menggemaskan.
Adik sepupunya benar-benar gadis yang sangat menawan.
“Apakah ada?” Bryan Gong berpaling dan meliriknya tajam ketika melihatnya tidak menjawabnya.
Robert Ye langsung berkata,”Ada satu, ia benar-benar sangat cantik, namun aku tidak tahu apakah Tuan Muda Gong tertarik atau tidak.”
Bryan Gong langsung tersenyum ketika mendengarnya,”Apa yang sedang kamu pikirkan! Bukan untukku, aku cukup dengan seorang Sella, aku berencana untuk memperkenalkannya kepada orang lain.”
“Kepada siapa?” Robert Ye langsung bertanya penasaran.
“Memperkenalkannya kepada kakak Sella, Jayce Ji.”
Robert Ye langsung teringat akan penampilan Jayce Ji, lelaki yang sungguh luar biasa, namun ia kira adik sepupunya yang menggemaskan seharusnya bukanlah tipe wanita yang ia sukai.”
__ADS_1
“Apakah ada gadis seperti itu disisimu? Cantik saja juga tidak apa-apa,”Bryan Gong berencana untuk harus mencobanya. “Adikku baru saja tamat kuliah dan sedang mencari pekerjaan, aku tidak tahu apakah dia mempunyai takdir dengan Tuan Ji atau tidak,”Robert Ye juga merasa kurang yakin.