Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Kenyataan Yang Tidak Diinginkan


__ADS_3

  Christy Lan mencibir, “Aku adalah orang yang hidup dalam keluarga kaya, aku sudah terbiasa dengan hal-hal seperti ini, kamu sebagai contohnya, aku tidak melihat sesutu yang biasa, kamu tidak hidup dalam keluarga kaya, tentu saja kamu tidak tahu.”



 



   Hati Sella Xia benar-benar panik dan kacau, masa depan yang dia impikan, tentu bukan seperti yang dikatakan Christy Lan.



 



   “Nona Lan, terima kasih kamu sudah menolong ibuku, tapi, aku dan Bryan tidak bisa berpisah.” Sella Xia berkata dengan tegas sambil menggertakkan gigi, perkataan Christy Lan, benar-benar membuatnya panik, tapi, dia masih memiliki pemikiran untuk menginginkan masa depan yang indah.



 



   Christy Lan yang melihat dirinya mengatakan begitu banyak alasan, dia tidak bisa menasihatinya, lalu ekspresi wajahnya juga berubah menjadi sedikit tidak enak dipandang, “Sella Xia, kamu sama sekali bukan orang dalam tingkatan kami, jika kamu ingin memanfaatkan abang Bryan untuk masuk ke dalam masyarakat kelas atas, kamu benar-benar bodoh.”



 



   “Maaf…aku masih memiliki urusan…” Sella Xia tidak ingin berbincang dengannya pagi, karena perkataanya benar-benar bisa mengguncangnya dengan mudah, dan dia tidak suka seperti ini.



 



   “Tunggu, aku memanggilmu datang ke sini, bukan demo membujukmu untuk meninggalkan abang Bryan, tetapi ada urusan lain yang ingin dibicarakan.” Christy Lan memanggilnya.



 



   Sella Xia tercengang sebentar, dan mengetahui apa yang dimaksudnya, lalu dia berkata dengan tenang, “Mengenai uang 200 juta rupiah tersebut, aku akan mengembalikkannya padamu secepatnya.”



 



   “Tidak perlu terburu-buru, sekarang aku tidak kekurangan uang.” Christy Lan juga merasa yakin di dalam hatinya, karena dia tahu, pada akhirnya, Sella Xia akan melakukan apa uang dikatakannya.



 



   Christy Xia kembali duduk, Christy Lan menatap wajahnya yang putih, lalu dia bertanya sambil menyipitkan mata, “Nona Xia, apakah kamu mencintai ibumu?”



 



   Sella Xia mendongak, dan menunjukkan ekspresi tenang, “Tentu saja aku mencintai ibuku.”



 



   “Sangat bagus! Aku juga sudah melakukan sedikit penyelidikan, dan mengetahui bahwa kamu dan ibumu selalu saling bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup.” Christy Lan tersenyum.



 



   “Kamu…kenapa kamu melakukan ini?” Sella Xia sedikit marah.



 



   Christy Lan mendengus, “Tentu saja aku harus melakukan sedikit tugas, jika tidak, aku tidak bisa memahamimu, dan untuk apa aku mengajakmu keluar ?”



 



   “Sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan ?” Sella Xia sedikit gugup, tujuan Christy Lan hari ini membuat dia tidak bisa paham.



 



   Christy Lan memanggil pelayan, lalu berkata kepadanya, “Apakah kamu bisa memberikan kita sebuah ruangan kosong.”

__ADS_1



 



   “Bisa nona, kami memiliki ruangan kosong di sini.”



 



   “Baik, terima kasih.” Christy Lan berkata, lalu berdiri dan berkata kepada Sella Xia, “Ada beberapa hal, yang lebih mudah untuk kita bicarakan di dalam ruangan.”



 



   Sella Xia menatapnya dengan sedikit tercengang, dan pada saat ini, pelayan sudah membawa nampan untuk membawakan makanan ringan dan minuman mereka masuk.



 



   Mereka duduk di dalam ruangan, setelah pelayan pergi, di sini menjadi sebuah ruangan pribadi kecil, Sella Xia mengerutkan alis, melihay Christy Lan yang berada di depannya, “Sebenarnya apa usng ingin kamu katakan padaku?”



 



   Christy Lan tersenyum, “Aku baru saja mengatakannya bahwa aku pernah melakukan penyelidikan terhadap kamu dan ibumu, dan aku lumayan mendapatkan manfaat, kamu pasti tidak tahu siapa ayahmu, kan! ”



 



   Ekspresi wajah Sella Xia berubah, “Kenapa kamu bisa menyelidiki kita seperti ini? Ini adalah pelanggaran hukum.”



 



   “Oh! Jika aku termasuk melanggar hukum, maka saat ibumu masih muda dan menjadi seorang prostitusi, apakah tidak termasuk melanggar hukum ?” Nada bicara Christy Lan menunjukkan ejekan yang kuat.



 




 



   Ekspresi wajah Chisty Lan juga terlihat tidak terlalu enak dipandang, lalu dia mencibir, “Hal yang dilakukan ibumu baru pantas untuk disebut tercela, dan kebetulan aku mengetahui masalah yang dilakukan ibumu saat masih muda.”



 



   “Kamu mengatakan omong kosong.” Tangan Sella Xia yang diletakkan di atas meja langsung mengepal membentuk tinju, yang menunjukkan kemarahan di dalam hatinya.



 



   Tatapan mata Christy Lan tertuju pada pemandangan jalanan di luar jendela, lalu dia berkata dengan lembut, “Kelihatannya, tidak ada hal yang bersifat realita yang bisa diperlihatkan padamu, kamu sama sekali tidak tahu apa yang sudah dilakukan ibumu saat masih muda, jangan-jangan ibumu juga tidak memberitahumu, aku membantunya membayar uang sebesar 200 juta rupiah tersebut sebelumnya, sebenarnya aku melakukannya dengan maksud tertentu ! ”



 



   Sebenarnya Sella Xia tidak terlalu paham, ibunya juga tidak mengatakan apa-apa, dan hanya mengatakan bahwa dia berhutang pada orang itu.



 



   Christy Lan lanjut berkata, “Itu karena ada orang yang mencari masalah dengan ibumu, dan ada orang yang sedang mengancamnya.”



 



   “Apa yang kamu katakan ?” Sella Xia terdiam.



 

__ADS_1



   “Karena di tangan orang tersebut ada sesuatu yang bisa mengancam ibumu, 你ibumu diancam hingga harus memberinya uang, jika tidak memberinya uang, maka orang tersebut akan menyebarluaskan sesuatu mengenai ibumu, dan membuat nama baik ibumu memburuk.” Christy Lan mencibir.



 



   Sella Xia benar-benar malu, mengenai hal yang dikatakan Christy Lan tersebut, ibunya sama sekali tidak pernah mengatakannya padanya.



 



   “Apa yang mengancam ibuku?” Sella Xia bertanya sambil menggertakan gigi.



 



   Christy Lan mendengus, “Orang itu bernama Nando Li, pada saat masih muda dia pernah berhubungan dengan ibumu, dan pria ini sangat aneh, dia merekam beberapa video, saat berhubungan dengan ibumu, sekarang, dia mengambil rekaman tersebut untuk mengancam ibumu dan meminta uang.”



 



   “Kamu mengatakan omong kosong…kamu sembarangan berbicara…tentang hal yang tidak ada, ini benar-benar merupakan hal yang tidak mungkin.” Sella Xia hampir kehilangan akal, dia tidak bisa tahan untuk berteriak pada Christy Lan.



 



   Christy Lan sama sekai tidak terkejut dengan kemarahannya, dia berharap Sella Xia semakin kehilangan akal, semakin marah, dengan seperti ini, baru bisa membuktikan bahwa dia peduli terhadap ibunya.



 



   “Tidak…kamu diamlah…aku tidak mengizinkanmu untuk menghina ibuku.” Sella Xia benar-benar sudah kehilangan akal sehat, karena dia benar-benar tidak bisa tahan dengan orang lain yang menuduh ibunya seperti ini.



 



   Christy Lan yang melihat ekspresinya ini, dia pun tersenyum mengejek, “Kamu boleh pulang untuk bertanya pada ibumu, coba tanya kepadanya, ketika masih muda, apakah dia sering merayu suami orang lain.”



 



   “Kamu diam !” Sella Xia menghentikannya dengan marah.



 



   Christy Lan tersenyum dengan bangga, ”Bahkan jika aku diam, juga tidak bisa mengubah kenyataan ini, mungkin, ibumu tidak pernah memberitahumu tentang hal ini, tapi tidak berarti hal ini tidak ada !”



 



   “Jika kamu mengajakku datang ke sini hanya demi merendahkan ibumu, maka kedepannya aku tidak akan bertemu denganmu lagi.” Setelah selesai berbicara, dia langsung berdiri dan hendak pergi.



 



   “Tunggu…” Christy Lan berdiri sambil memanggilnya, di saat yang bersamaan, dia mengeluarkan sebuah IPAD dari dalam tasnya dan menyerahkannya padanya, “Jika kamu tidak percaya dengan perkataanku, maka kamu lihat sendiri saja ini ! Itu pun jika kamu sanggup melihatnya.”



 



   Wajah Sella Xia langsung memucat seperti kertas, dia melihat IPAD yang diserahkan Christy Lan kepadanya, dia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk menerimanya.



 



   “Terimalah ! Lalu lihat ! Kamu tidak percaya dengan semua perkataanku, tapi, di sini ada faktanya, ini adalah bukti dari pria itu dalam mencancam ibumu untuk meminta uang, dan aku menghabiskan uang sebesar 1 milyar rupiah untuk membeli sesuatu yang ada di tangannya, sekarang, bukti ini ada di tanganku.”



 


__ADS_1


   Hati Sella Xia bergetar, perkataan Christy Lan membuatnya tahu bahwa di dalam IPAD ini, pasti ada sesuatu, tetapi dia tidak berani melihatnya. “Ada apa ? Apakah kamu tidak berani melihatnya? Atau kamu sudah percaya dengan perkataanku?” Christy Lan tersenyum.


__ADS_2