Kisah Asmara Bryan

Kisah Asmara Bryan
Asmara mengetuk hati


__ADS_3

Sebelumnya dia hanya berhutang kepada Bolton Liu sebanyak 650 juta, tapi sekarang, ternyata dia telah berhutang lagi dua Milyar, Dolores sekarang hanya bisa menangis tapi sayangnya tidak bisa menyelesaikan masalah.



“Bagaimana? Aku harus bagaimana?”Dolores memegangi kepalanya dan mulai bergumam.



Dolores menaiki sepeda listriknya pulang, sepanjang perjalan telah beberapa kali dia hampir jatuh. Akhirnya dia sampai di rumah, dia sendiri hampir luluh lantak.



Sella sedang membaca di kamar, mendengar suara pintu di buka langsung berpikir, pasti mommynya pulang. Dia melihat waktu di ponsel, sudah pukul 11.30.



Dia segera bangkit menyambutnya, membuka pintu lalu melihat sosok mommynya yang lelah, dengan ragu maju berkata, “Mom, sudah pulang.”



Dolores terkejut, tidak disangka anaknya di rumah.



“Se... Sella, kenapa kau disni?”Dolores terkejut, takut anaknya mengetahui apa yang sudah dilakukannya.



Sella bergeming sebentar, menebak kenapa ibunya begitu pucat melihatnya, dengan perhatian bertanya, “Mom, mommy tidak apa-apakan? Kenapa pucat sekali?”



Dolores memaksakan Senyuman berkata, “Aku tidak apa-apa! Aku hanya lelah, ingin istirahat di kamar.”



“Mom, bisakah lain kali jangan berjudi lagi, kita jalani hidup dengan tenang ya?”Sella memohon di belakangnya, kata-kata ini diungkapkan sebulan sekali, tapi walaupun dia mengiyakan, tetap saja dia tidak berubah.



Dolores menoleh melihat anaknya, saat ini, dia sangat ingin mengurangi judinya, tapi, walaupun dia ingin menjalani hari-hari dengan tenang, setelah malam ini dia tidak akan bisa lagi.



“Iya! Mama sanggupi, mama tidak akan berjudi lagi!”



Bibir Sella Xia membentuk sebuah senyuman,dengan senang ia menghampiri dan memeluknya, “Ma, terima kasih, kita pasti bisa baik-baik saja!”



Dolores memeluk anaknya, tapi di wajahnya sama sekali tidak ada senyuman, di pikirannya kali ini adalah bagaimana ia harus membayar dua milyar ini?



Dolores benar-benar kebingungan, dia sama sekali tidak bisa mengembalikan dua milyar itu, di tangannya hanya ada beberapa puluh ribu saja, sama sekali tidak bisa menutup hutang.



Tapi sekarang ini, Dolores tidak berani mengungkapkannya kepada Sella Xia, karena dia takut mengejutkan dia.



“Ma, besok kita jalan-jalan saja! Aku sudah dapat gaji, aku belikan baju ya!”Sekarang Sella Xia lebih mampu, dia ingn menjadi anak yang berbakti untuk ibunya.


__ADS_1


Kalau sebelum malam ini, Dolores mendengar itu pasti sangat senang, tapi sekarang hutang dua milyar itu memenuhi otaknya, bagaimana bisa senang?



“Baiklah, kita bicarakan lagi besok! Mama lelah sekali, ingin tidur. Kau juga tidurlah. “



“Iya! Baiklah!” Sella Xia mengangguk, melihat ibunya masuk ke kamar, dia menghela nafas, berpikir, selanjutnya dia harus membuatnya mengurangi judi, lalu hidup tenang bersama-sama.



Tapi Sella Xia terlalu polos, karena menunggu mereka masih saja menjadi sebuah tanggung jawab yang besar.



Malam ini, Dolores memegangi kepalanya, duduk di kasur, sama sekali tidak bisa tidur. Hatinya ditutupi oleh ketakutan, bahkan dia terpikirkan ingin mati.



Dia menyesal, sangat menyesal.



Dua juta, menjual properti pun masih belum cukup untuk membayar dua juta!



Subuh.



Sella Xia turun membeli sarapan lalu naik lagi, dia mengetuk pintu kamar ibunya, hendak memanggil mamanya untuk makan. Tapi setelah mengetuk masih tidak ada respon, akhirnya dia menyiapkan sarapan lalu pergi bekerja.



Saat Sella Xia turun, mobil yang ada disamping, ada orang yang memotretnya, memotret wajahnya dengan jelas.




“Pose ini oke juga, kalau bisa dilelang atau diurus orang lain, siapa tahu tidak perlu tahunan. Kalau ikut dengan bos besar, satu tahun pun sudah terkumpul dua juta.”



Sella Xia sedang menuju halte bus, tapi dia tahu ada orang yang sedang mengawasinya.



Dolores baru bangun di siang hari, baginya saat bangun adalah hal yang menyiksanya. Dia berbaring di ranjang, beberapa kali bolak balik badan, kepalanya sakit sekali, sama sekali tidak terpikirkan cara apapun.



Tapi, dia hanya punya waktu satu minggu untuk memikikan caranya, dia hanya bisa mengulur setiap harinya!



Hari ini Sella Xia keluar kota, baru saja sampai di tempat kerja, manajernya langsung menariknya berkata, “Sella, aku ada berita bagus yang baru saja datang, sutradara yang aku kenal menyukaimu, dia ingin tanya padamu apa kamu ingin berakting atau tidak.”



“Apa?” Sella Xia mengerjap-erjap matanya.



“ Jadi seniman! Dia bilang kau sangat cocok menjadi pemeran utama sinetron baru mereka, kalau kau setuju dia langsung memberimu kontrak jadi seniman. Kau harus tahu, menjadi aktris bisa untung banyak sekali!”

__ADS_1



Sella Xia berpikir, lalu geleng kepala berkata, “Aku hanya murid, tidak punya waktu untuk akting.”



“Tapi, sutradara itu bilang, kapan pun kau setuju bisa langsung mencarinya. Dia akan memberimu kontrak kapanpun.”



Sella Xia merasa terhormat, smabil tertawa berkata, “Sampaikan terima kasihku kepada sutradara, sementara ini aku tidak ada rencana kesana, aku foto baju saja.”



Sella Xia keluar, didalam sebuah kafe dengan sangat profesional memotret beberapa pasang baju. Waktu sudah siang, ponselnya berdering. Saat dilihat, ternyata Bryan Gong.



Saat menjawab telepon, dia tidak bisa menahan senyum manis di bibirnya, “Halo!”



“Makan siang bersama yuk!”



“Siang? Tapi aku sedang di luar, jauh dari pusat kota.” Sella Xia takut bisa membuang waktunya.



“Tidak apa-apa! Kirim alamatmu, aku akan menjemputmu.”Bryan tidak keberatan menjemputnya.



Sella Xia tertawa, “Baiklah, aku akan kirimkan.”



Theresa asistennya yang ada disampingnya, dengan nada iri berkata, “Pacar gantengmu mencarimu ya!”



Sebenarnya Sella Xia ingin bilang bahwa Bryan Gong bukan pacarnya, tapi saat kata-kata sudah di ujung mulut, tidak bisa di ungkapkannya, lalu hanya bisa tertawa mengiyakan.



Pokoknya orang yang di sebelahnya tidak tahu apa hubungan mereka berdua, dia juga merasa tidak perlu menjelaskan, kalau bisa, dia juga ingin menjadi pacar Bryan Gong.



Tapi logikanya, dia juga harus mau, kalau tidak sewaktu-waktu dia akan menyingkir dari sisinya.



Asal hubungan berdua bahagia, dia tidak akan menolaknya.



“Benar pacarkan! Sebelumnya kau bilang bukan, aku sudah bilang kan! Saat kau pingsan kemarin, dia begitu tegang, aku bisa melihatnya, dia pasti menyukaimu.



“Dia.. dia tegang?” Sella Xia saat itu pingsan sebentar, sama sekali tidak tahu apakah dia tegang atau tidak.



“Dia sangat tegang.”kata Theresa yang melihatnya.

__ADS_1



Tiba-tiba ada sedikit rasa yang manis mengalir di jatinya, apa benar? Dia tegang untuknya? Sebenarnya semua yang dilakukan Bryan Gong untuknya, dia benar-benar merasa Bryan Gong menyukainya. Karena dia merasakan kebaikan yang berbeda untuknya.


__ADS_2